in: Featured - News - Tips & Guides | July 4, 2016 | by: Dedy Irvan

Tips: Foto Keluarga dengan Smartphone

2. Pakai tripod atau penopang jika memungkinkan

Mau memotret seluruh keluarga, sementara Anda adalah bagian dari keluarga? Lupakan kata “Nanti pakai photoshop saja!” Anda harus ikutserta di dalam frame pemotretan.

smartphone-bracket

Memakai tripod

Jika ada tripod dengan penjepit khusus smartphone, itu adalah pilihan yang terbaik. Jika hanya ada tripod dan ada yang memiliki tongsis, pinjam tongsis tersebut, buka penjepit kameranya dan pasangkan di atas tripod. Umumnya tripod dan tongsis memiliki ulir pengunci yang sama. Jika memungkinkan, gunakan remote control untuk mempermudah pengulangan foto.

 

Kreatif lah

Jika ada yang memiliki tongsis (biasanya ada saja yang bawa), pakailah tongsis tersebut dan sandarkan ke kursi atau ikat bila perlu. Jika tidak ada tongsis, bisa saja Anda menggunakan buku atau alat bantu lain untuk menyandarkan smartphone dalam posisi yang tepat. Singkat kata, kreatif lah dan lakukan persiapan “akal-akalan” ini sebelum saatnya foto bersama dilakukan.

selfie-stick

We-fie?

Bisa juga, Anda bisa memanfaatkan “tongsis” (atau bahkan dengan tangan saja) dan melakukan we-fie. Akan tetapi, jika masih bisa memilih, gunakanlah kamera selfie (yang menghadap ke pengguna) dengan resolusi 5 minimal 4 megapixel. Jika tidak ada yang memiliki kamera selfie beresolusi baik, baliklah smartphone dan lakukan we-fie dengan kamera utama yang jelas kualitasnya lebih baik. Tentu saja, ini akan membutuhkan percobaan berulang-ulang nantinya.

 

Minta tolong orang lain (di luar keluarga)

Jika tidak ada kemungkinan lain, minta tolong pada orang di luar keluarga adalah pilihan terakhir. Tentu saja, minta lah tolong dengan sopan. Pastikan posisi pemotretan dan mode pemotretan sudah disiapkan dengan matang.

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: , ,

COMMENTS