in: Reviews | June 15, 2017 | by: Yufianto Gunawan

Review Smartphone Lenovo P2: Monster Baterai Baru?

Awal tahun 2016 lalu, Lenovo memperkenalkan smartphone VIBE P1 Turbo yang mengusung baterai besar, 4900 mAh, yang membuatnya memiliki daya tahan yang sangat panjang. Smartphone itu bahkan masih bisa dipandang sebagai salah satu yang menarik hingga saat ini untuk yang mencari smartphone yang siap dipakai lebih dari seharian. Namun, spesifikasi smartphone itu bisa dikatakan cukup tertinggal untuk sebuah smartphone masa kini. Oleh karena itu, Lenovo coba merilis penerusnya, yaitu P2!

Lenovo P2 - 01

Smartphone Lenovo P2 ini sudah tiba di lab. pengujian kami, dan siap menunjukkan kemampuannya. Apakah smartphone ini bisa setidaknya menyamai pendahulunya dalam hal daya tahan baterai? Hal tersebut akam kami ulas dalam artikel review kali ini!

Desain

Bila berbicara dari sisi desain, Lenovo P2 ini memang layak disebut sebagai penerus dari lini VIBE P1. Desain dasar yang digunakan Lenovo untuk smartphone baru ini masih mengusung kemiripan dengan produk pendahulunya tersebut, baik untuk sisi depan maupun sisi belakang. Lenovo juga masih menggunakan ukuran layar yang sama, 5.5″, untuk P2 ini.

Lenovo P2 - 02

Lenovo P2 ini memiliki dimensi 153 x 76 x 8.3 mm, tidak bisa dibilang ringkas untuk smartphone dengan layar 5.5″, tetapi juga tidak terlalu besar. Bila dibandingkan dengan penampang depan smartphone ini, layar 5.5″  yang diusung menawarkan rasio sekitar 71%. Rasio ini bisa dikatakan cukup baik untuk smartphone dari era saat ini.

Sedikit perubahan desain ada di posisi slot SIM dan Micro SD. Bila di P1 Turbo slot bisa diakses dengan melepas penutup di bagian atas smartphone, kali ini, di P2, Lenovo beralih ke tray. Hal ini dilakukan karena Lenovo beralih ke bahan full-metal dengan desain unibody untuk smartphone ini. Namun, mereka tetap mempertahankan desain lengkung untuk sisi belakang, yang membuat smartphone ini terlihat elegan seperti pendahulunya.

Lenovo P2 - 03

Sisi belakang dari smartphone ini terlihat cukup “sepi”. Lenovo hanya menempatkan kamera utama dari smartphone ini dan LED Flash Dual-Tone yang menyertainya di sisi belakang. Tidak ada komponen lain yang terlihat yang ditempatkan di sisi ini.

Terkait tray SIM Card dan Micro SD, Lenovo masih menawarkan desain hybrid untuk tray tersebut. Pengguna mau tidak mau harus memilih antara menggunakan dua SIM Card atau satu SIM Card dan satu Micro SD untuk smartphone ini. Tray ini bisa diakses dari sisi kiri smartphone.

Lenovo P2 - 04

Selain tray SIM Card dan Micro SD, di sisi kirim smartphone ini terdapat sebuah switch. Switch ini merupakan mekanisme yang mengatur aktif tidaknya fitur khusus yang disertakan Lenovo, yaitu One-Key Power Saver, yang membuat smartphone beroperasi di mode yang sangat hemat daya. Fitur ini akan kami ulas singkat di bagian lain dari artikel ini.

Lenovo P2 - 05
Tombol Power, Volume Up/Volume Down
Lenovo P2 - 06
Fingerprint Scanner/Tombol Home, beserta dengan port Micro USB dan speaker

Empat buah tombol fisik tersedia di smartphone ini. Tiga di antaranya, yaitu power, serta volume up/volume down, diposisikan Lenovo di sisi kanan perangkat. Sementara satu tombol lagi diletakkan di sisi depan, di bawah layar, sebenarnya merupakan fingerprint scanner yang berfungsi juga sebagai tombol “Home”. Sayangnya, Lenovo masih memilih untuk menyertakan lagi tombol virtual untuk “Home”, “Back”, dan “Menu” di smartphone P2 ini, bukan menghadirkan tombol fisik yang memanfaatkan area di kiri-kanan tombol “Home” fisik.

P2 ini masih mengusung port Micro USB, di sisi bawah, untuk kebutuhan transfer data dan pengisian ulang daya. Seperti P1 Turbo, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur reverse charging yang tersedia melalui port ini, dengan memanfaatkan konverter ke port USB Type A. Lenovo masih menyediakan port audio 3.5 mm untuk smartphone ini, yang ditempatkan di sisi atas perangkat.

Spesifikasi

Beralih ke sisi spesifikasi, Lenovo masih menggunakan SoC dari keluarga Snapdragon 600 Series untuk P2 ini. Namun, pilihan SoC mereka bukan lagi jatuh pada Snapdragon 615/616 seperti keluarga P1, tetapi pada Snapdragon 625. SoC ini sendiri memang makin populer belakangan ini dan bisa menawarkan performa yang baik disertai dengan efisiensi daya yang terbilang sangat baik. Jadi, wajar bila Lenovo mencoba menawarkan SoC ini untuk smartphone yang ditawarkan sebagai perangkat dengan daya tahan baterai panjang ini.

Lenovo P2 - 07

Menemani SoC tersebut, Lenovo menawarkan RAM 4 GB. Kapasitas ini memang sudah tidak bisa dikatakan besar lagi untuk saat ini, mengingat smartphone dengan RAM 6 GB dan 8 GB sudah muncul. Namun, kapasitas ini masih bisa dikatakan menawarkan kapasitas yang lega untuk pemakaian sehari-hari saat ini.

Sementara untuk storage internal, Lenovo menawarkan smartphone ini dengan storage internal dengan kapasitas 32 GB. Kapasitas ini mungkin akan dirasa kurang besar untuk pengguna yang banyak menyimpan file multimedia di dalam smartphone. Lenovo memang menyediakan opsi penggunaan Micro SD untuk tambahan kapasitas storage hingga 128 GB. Namun, hal itu hanya bisa didapatkan dengan mengorbankan penggunaan SIM Card #2.

Lenovo P2 - 08

Untuk layar, Lenovo kini menawarkan panel AMOLED untuk P2. Penggunaan panel AMOLED membuat smartphone ini menawarkan tampilan yang terlihat sangat baik. Layar 5.5″ di smartphone ini menawarkan resolusi 1920 x 1080 piksel, resolusi maksimal yang didukung oleh GPU Adreno 506 di dalam Snapdragon 625, dan dilindungi dengan Gorilla Glass 3.

Smartphone P2 ini dipersenjatai dengan baterai yang terbilang besar, 5100 mAh. Melihat hasil pengujian baterai smartphone yang pernah kami lakukan sebelumnya, kombinasi Snapdragon 625, layar AMOLED, dan baterai besar umumnya menjadi kunci sebuah smartphone dengan daya tahan yang panjang. Seperti biasa, kami tentunya akan melakukan pengujian lebih lanjut untuk membuktikan apakah hal tersebut benar.

Lenovo P2 - 09
Kamera utama di Lenovo P2

 

Beralih ke kamera, Lenovo membekali P2 dengan kamera utama 13 MP yang dibekali dengan lensa f/2.0, phase-detection auto focus, serta LED flash dual-tone. Sementara untuk kamera selfie, Lenovo menyertakan sensor 5 MP. Kamera utama di smartphone ini dibekali dengan kemampuan perekaman video hingga resolusi 4K (2160p) 30 fps, sementara kamera selfie-nya hanya menawarkan video 1080p 30 fps.

Konektivitas termasuk salah satu hal yang diperhatikan Lenovo di smartphone P2 ini. Mereka menawarkan dukungan untuk WiFi dual-band, dengan dukungan standar 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.1, serta NFC untuk smartphone yang satu ini. 4G LTE pun sudah didukung, tentunya dengan dukungan untuk LTE Band yang digunakan oleh operator seluler di Indonesia. Sementara untuk LTE Cat., smartphone ini hadir dengan dukungan untuk LTE Cat. 6.

Lenovo P2-22

Sensor di smartphone ini bisa dikatakan cukup lengkap untuk kebutuhan standar. Lenovo menanamkan accelerometer, gyroscope, ambient light sensor, proximity sensor, step counter, linear acceleration sensor, dan beberapa sensor lain ke dalam P2 ini. Selain itu, terdapat juga fingerprint scanner seperti yang telah kami bahas sebelumnya.

Sistem operasi yang ada di perangkat yang kami terima untuk pengujian ini adalah Android 7.0. Lenovo menggunakan varian Android 7.0 yang mirip dengan yang mereka gunakan di lini Moto, yang mendekati versi “vanilla” dari Android. Hanya ada sedikit sekali aplikasi tambahan yang disertakan di dalam smartphone yang satu ini.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: , , , ,

COMMENTS