in: News | July 10, 2017 | by: Irham

Hebat! Smartwatch Ini Bisa Isi Ulang Daya Sendiri

Sequent1

Smartwatch adalah salah satu inovasi gadget yang kini mulai digandrungi banyak orang. Lebih dari sekedar pengingat waktu, smartwatch hadir sebagai aksesoris dengan beragam  fungsi mulai dari notifikasi pesan dan email, traker kebugaran, dan aktivitas tubuh lainnya. Namun yang sering menjadi kendala dari Smartwatch adalah masalah baterai, dimana Smartwatch yang hanya memuat baterai berkapasitas kecil, hanya mampu bertahan paling lama 2-3 hari.

Sebuah startup yang sedang mengkampanyekan produk melalui Kickstarter, memperkenalkan teknologi smartwatch terbaru.’ Sequent’ hadir sebagai smartwatch yang memiliki kemampuan untuk mengisi ulang daya dengan sendirinya. Pengguna tidak perlu lagi repot-repot mengisi ulang daya smartwatch mereka dalam waktu singkat. Lalu bagaimana smartwatch Sequent ini bekerja?

Sequent

Smartwatch yang satu ini dapat mengisi daya selama perangkat terus bergerak. Karena Sequent dilengkapi dengan komponen yang mampu mengubah daya  kinetic menjadi  sumber daya yang kemduian disimpan ke dalam baterai. Mungkin ini mengingatkan kita akan jam konvensional yang cukup terkenal seperti Rolex. Bedanya ini bukan lagi jam analog, melainkan jam pintar. Sedikit yang mungkin menjadi pertanyaan, berapa lama perangkat ini bisa bertahan jika tidak digerakan?

Sama seperti smartwatch lainnya, Sequent juga dilengkapi dengan fitur seperti Heart Rate sensor, traker, GPS, Bluetooth, dan lain-lain. Sequent juga nantinya dapat diintergerasikan dengan smartphone, baik Android maupun iOS. Sequent saat ini sedang dikampanyekan melalui situs crowdfunding Kickstarter dan akan dibanderol dengan harga USD 189. Kira-kira, apakah harga tersebut sesuai dengan teknologi yang dihadirkannya?

: , ,

COMMENTS

RANDOM ARTICLES
News | July 4, 2017 | Comments

Zenfone 4 Max Muncul di Rusia!

News | May 16, 2017 | Comments

Netflix Blokir Smartphone dengan Android “Root”

News | July 21, 2017 | Comments

Instagram Jadi Platform Paling Rentan Cyber Bullying

News | July 4, 2017 | Comments

In-Screen Fingerprint Qualcomm Bermasalah