in: Reviews | October 24, 2017 | by: Yufianto Gunawan

Review Smartphone Vivo V7+

Kesimpulan

Vivo V7+ - 08

(+)

  • Layar “modern” dengan rasio 18:9 (2:1)
  • Performa SoC Snapdragon 450 yang terbilang baik, sangat mirip dengan 625
  • Bodi kokoh
  • Tray SIM Card non-hybrid
  • Kamera selfie 24 MP, lengkap dengan wide selfie
  • Fitur bokeh di kamera selfie yang terbilang cukup natural
  • Kamera utama cukup baik dan dilengkapi mode manual yang lengkap
  • Respon yang sangat baik di UI
  • Daya tahan baterai yang baik
  • Fitur FaceAccess, Beautify Mode untuk live streaming/video chat
  • Siap digunakan out-of-the-box dengan hadirnya pelindung layar dan softcase

(+/-)

  • Bodi licin, tetapi diatasi Vivo dengan menyertakan case di paket penjualan

(-)

  • Tidak ada dukungan untuk fast charging
  • Belum mendukung WiFi AC
  • Tidak memiliki NFC
  • Hasil foto cenderung agak terlalu terang. Terutama untuk selfie
  • White balance kamera selfie, terkadang agak kebiruan di dalam ruangan dengan lampu fluorescent
  • Belum ada OIS dan EIS

WhatsApp Image 2017-10-23 at 17.38.20

Bila dibandingkan dengan smartphone Vivo yang pernah kami uji selama ini, V7+ ini terlihat berbeda, menawarkan desain baru mereka yang terbilang menarik. Salah satu hal yang mendukung tampilan V7+ yang lebih menarik ini tentu saja adalah layarnya, dengan rasio 18:9, serta bezel tipis di sekelilingnya. Layar V7+ memang hanya menawarkan resolusi 1440 x 720 piksel, yang terkesan rendah untuk layar 5.99″. Namun, secara keseluruhan, kami tidak melihat hal itu menjadi masalah bagi smartphone ini, di mana tampilan layar tidak memberikan kesan buruk sama sekali. Resolusi tersebut juga membantu smartphone memberikan pengalaman navigasi yang sangat baik, karena membuat respon UI menjadi sangat baik.

Performa dari SoC Snapdragon 450, sebuah SoC baru dengan fabrikasi 14 nm, pun ternyata terbilang baik, dan mendukung pengalaman penggunaan yang baik untuk smartphone ini. Secara umum, performanya berada sedikit di bawah Snapdragon 625, dengan selisih yang tidak terlalu jauh. Penggunaan SoC ini juga mendukung daya tahan baterai yang baik dari smartphone, yang dibuktikan dari pengujian kami. Hanya, cukup disayangkan smartphone ini belum mendukung fast charging.

Kamera selfie 24 MP, serta kamera utama 16 MP, di smartphone ini tidak bisa dibilang mengecewakan. Hasil yang didapatkan memang tidak bisa dikatakan sangat spesial, tetapi sudah terbilang baik untuk kamera selfie, terutama dengan resolusinya yang sangat tinggi. Kamera utamanya dilengkapi dengan mode manual yang sangat mumpuni untuk kebutuhan pemotretan yang lebh serius. Sayangnya, tidak tersedianya OIS dan EIS membuat video menjadi kurang stabil saat melakukan perekaman sambil berjalan kaki.

Akhir kata, kami ingin menggarisbawahi bahwa, layar dan performa smartphone ini terhitung baik. Tidak seburuk yang diperkirakan banyak orang. Bahkan, kami berasa bahwa navigasinya tergolong sangat mulus dan teks kecil pun terbaca dengan mudah. Konektivitasnya yang menjadi kelemahan smartphone ini. Sementara itu, kameranya tergolong berada di atas rata-rata kelasnya. Vivo V7+ hadir sebagai smartphone berpenampilan kekinian dengan layarnya barunya dan menyuguhkan kemampuan kamera yang baik.

WhatsApp Image 2017-10-23 at 17.49.07

Produk Vivo V7+
Layar 5.99” HD+ 18:9 (1440 x 720 piksel)
SoC/Processor Snapdragon 450
Octa Core CPU (8x Cortex A53 1.8 GHz)
GPU Adreno 506
Memory/Storage 4 GB/64 GB
Baterai 3225 mAh
Konektivitas Dual-SIM Nano, Micro SD, 2G/3G/4G, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Hotspot, Bluetooth 4.2
Kamera Kamera belakang: 16 MP. PDAF, LED Flash
Kamera selfie: 24 MP
Sistem Operasi Android 7.1.2 “Nougat” + Funtouch OS 3.2
Harga Rp 4.7 juta
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: , , ,

COMMENTS