in: Featured - Reviews | February 12, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Review: Hasil Tes Benchmark Qualcomm Snapdragon 845 Pertama!

Awal Desember 2017 lalu, Qualcomm memperkenalkan SoC premium terbaru mereka melalui sebuah acara di Hawaii. SoC itu tentu saja adalah Snapdragon 845, SoC premium 10 nm generasi kedua Qualcomm, yang merupakan penerus dari Snapdragon 835. SoC ini disebut mengusung beberapa hal baru yang membuat performanya lebih tinggi dari pendahulunya, sembari tetap menawarkan efisiensi daya yang tinggi. Berdasarkan kabar, SoC ini akan hadir di beberapa smartphone premium yang akan dirilis beberapa produsen di paruh awal tahun 2018 ini.

Hadirnya sebuah SoC baru, terlebih lagi dari kelas premium, tentu saja membuat banyak orang penasaran, salah satunya terkait performa yang ditawarkan. Ya, hal itu juga kami rasakan, terutama setelah mendengarkan penjelasan Qualcomm terkait “isi” dari Snapdragon 845 tersebut. Semula, kami merasa kami hanya bisa menunggu smartphone dengan SoC tersebut hadir di lab. tes kami sebelum kami bisa merasakan performanya. Namun, sebuah undangan tak terduga dari Qualcomm, ke San Diego, AS, membuat kami bisa merasakan performa SoC baru tersebut lebih cepat dari perkiraan kami, dan hasilnya akan kami sajikan untuk Anda semua dalam artikel hands-on performa ini!

Spesifikasi Qualcomm Snapdragon 845

Sebelum membahas performa dari Snapdragon 845, kami ingin terlebih dahulu membahas spesifikasi dari SoC premium baru tersebut. SoC ini masih diproduksi dengan litografi 10 nm, tetapi dengan revisi produksi terbaru yang bisa menawarkan chip dengan performa yang lebih baik serta efisiensi daya yang lebih baik pula dari revisi awalnya. Namun, bukan itu saja hal yang menjanjikan Snapdragon 845 menawarkan performa lebih baik dari pendahulunya, Qualcomm juga menyuntikkan beberapa hal baru yang dipastikan akan membuat SoC ini memiliki performa jauh lebih baik!

Di sisi prosesor, Qualcomm menawarkan prosesor dengan konfigurasi octa-core untuk Snapdragon 845, dengan 4x Kryo 385 2.8 GHz sebagai cluster “big” dan 4x Kryo 385 1.77 GHz sebagai cluster “LITTLE”. Kryo 385 sendiri merupakan custom core dengan basis Cortex A75. Menariknya, prosesor di Snapdragon 845 ini dilengkapi dengan L3 Cache sebesar 2 MB yang diharapkan bisa membantu mendorong performa yang ditawarkan, menjadi jauh lebih tinggi dari Snapdragon 835.

Untuk pengolah grafis, Qualcomm menawarkan Adreno 630, yang merupakan pengolah grafis baru, yang disebut oleh Qualcomm sebagai Visual Processing Subsystem, yang terdiri dari GPU, VPU, dan DPU. Qualcomm tampaknya menawarkan arsitektur baru di Adreno 630 ini, sehingga performanya disebut cukup jauh di atas Adreno 540. Peningkatan yang dijanjikan disebut mencapai 30%!

DSP baru, Hexagon 685, dengan kapabilitas on-device AI; modem baru, Snapdragon X20 LTE; ISP baru, Spectra 280; serta SPU dan Aqstic Audio juga dihadirkan di SoC baru ini. Sebuah cache tambahan, untuk keseluruhan SoC, juga ditawarkan Qualcomm di Snapdragon 845 ini. SoC Cache tersebut menawarkan kapasitas 3 MB.

Smartphone Pengujian: Prototipe dari Qualcomm

Kami, beserta beberapa perwakilan media dari berbagai negara di dunia yang diundang Qualcomm ke San Diego, AS, mendapat kesempatan untuk melakukan benchmark terhadap smartphone prototipe dari Qualcomm dengan Snapdragon 845. Smartphone ini hadir dengan RAM 6 GB, tentu saja dengan jenis LPDDR4 sesuai yang didukung oleh Snapdragon 845. Sayangnya, tidak ada informasi mengenai konfigurasi RAM yang digunakan, termasuk jumlah channel serta kecepatan.

Smartphone prototipe tersebut menggunakan sistem operasi Android 8.0 “Oreo”. Layar smartphone tersebut berukuran 6.0″ yang menawarkan resolusi 2560 x 1440 piksel (QHD). Storage di smartphone tersebut hanya terdeteksi berkapasitas 10 GB saja, yang tidak terlalu mengherankan mengingat statusnya sebagai perangkat prototipe.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: , ,

COMMENTS