in: Featured - Reviews | April 11, 2018 | by: Dedy Irvan

Xiaomi Redmi 5 vs Redmi 5 Plus: Mana yang Lebih Baik?

3. BATERAI

Untuk urusan baterai, kami menggunakan pengujian daya tahan baterai dan kecepatan pengisian baterai. Hal yang cukup unik terjadi dalam pengujian ini. Sejak awal, kami mencurigai bahwa perbedaan prosesor, ukuran layar, resolusi layar, dan ukuran baterai, bisa membuat kedua smartphone ini memiliki daya tahan baterai yang sama. Ternyata, dalam kenyataan, memang keduanya memiliki daya tahan baterai yang sangat mirip.

Pengisian baterai Redmi 5 mencapai 2 jam 23 menit, sementara Redmi 5 Plus berada di kisaran 2 jam 39 menit. Ini berarti ada perbedaan hanya sekitar 15 menit dalam pengisian baterai dan keduanya membutuhkan waktu di atas 2 jam untuk mengisi dari kondisi mati.

Kesimpulan Baterai: Kedua smartphone ini cenderung sama daya tahan baterainya. Redmi 5 hanya unggul tipis sekali di kecepatan pengisian baterai. Secara umum keduanya sama saja.

4. PERFORMA

Untuk urusan performa, kami akan membahas dari 2 aspek performa. Aspek pertama adalah performa umum. Ini akan menampilkan performa keseharian dalam menggunakan socmed, multitasking, editing video, dan aplikasi umum lainnya. Sementara itu aspek kedua adalah untuk performa 3D Gaming. Ini adalah indikasi kenyamanan bermain game.

A. Performa Umum

Kami menggunakan beberapa aplikasi seperti GeekBench dan PCMark untuk melihat performa keseharian secara umum. Perhatikan bahwa GeeKBench hanya menilai performa prosesor (single dan multitasking). Sementara PCMark yang umumnya adalah perwakilan performa keseharian yang lebih umum.

Dalam pengujian performa umum ini, terlihat bahwa Redmi 5 Plus unggul dengan selisih performa sekitar 10-15%. Jadi, Redmi 5 Plus akan lebih unggul untuk urusan performa aplikasi non-gaming atau yang tidak membutuhkan GPU. Aplikasi sosial media dan aplikasi produktifitas akan (teoritis) sedikit lebih mulus dibandingkan Redmi 5.

B. Performa Gaming

Ini agak “tricky”. Sebab, kebanyakan aplikasi benchmark akan menggunakan pengukuran “off screen”. Ini berarti, resolusi layar tidak dipedulikan. Pengujian macam ini akan cocok untuk membandingkan performa GPU atau membandingkan antar SoC. Akan tetapi tidak menggambarkan performa gaming sesungguhnya.

Jika kita menggunakan 3DMark Sling Shot Unlimited (pengujian dengan resolusi sama), Redmi 5 Plus unggul sangat tipis, di kisaran 5-6%. Sayang, pada umumnya game akan memanfaatkan resolusi yang dimiliki smartphone. Itu sebabnya, beberapa smartphone memiliki fitur untuk menurunkan resolusi layar. Ini membuat kami merasa harus mencari benchmark yang bisa bekerja pada resolusi native (bukan off screen). Itulah sebabnya kami beralih ke GFX Bench.

 

Pengujian dengan GFX Bench menunjukkan hasil yang sangat mengejutkan. Pada pengujian off screen, Redmi 5 Plus unggul sangat tipis. Sementara pada pengujian on screen yang menyesuaikan dengan resolusi layar, performa Redmi 5 berada cukup jauh di atas Redmi 5 Plus (30-45%). Hal ini tentunya disebabkan perbedaan resolusi layar yang terdapat pada kedua smartphone ini.

Performa Umum: Redmi 5 Plus unggul tipis. Jika Anda jauh lebih mementingkan performa socmed, editing, dan sebagainya, mungkin Redmi 5 Plus akan sedikit lebih baik.

Performa Gaming: Secara spesifik, kami melihat bahwa Redmi 5 unggul karena resolusi layarnya yang lebih rendah. Ini seharusnya membuat game berjalan dengan lebih mulus.

KESIMPULAN

Terlepas dari apa jenis prosesornya (SOC-nya), Redmi 5 dan Redmi 5 Plus ternyata “bisa diadu”. Ini kembali ke argumen awal kami, di mana Snapdragon 625 dan Snapdragon 450 itu sangat tipis beda performanya. Dalam pengalaman penggunaan kami untuk kebutuhan sehari-hari, kedua smartphone ini bahkan susah ditemukan bedanya. Sementara, performa gaming pun bahkan bisa dimenangkan pengguna Snapdragon 450 karena dipadukan dengan resolusi layar lebih rendah.

Secara keseluruhan, cukup susah memilih di antara kedua smartphone ini. Layar lebih besar akan menyenangkan untuk keseharian. Sementara ukuran bodi lebih mungil akan lebih nyaman dibawa dan dioperasikan. Mungkin sedikit keunggulan diperoleh Redmi 5 saat digunakan untuk gaming, karena performa gaming yang relative lebih kencang akibat resolusi layar lebih rendah. Oleh sebab itu, secara umum pilihan di antara keduanya akan menjadi seperti di bawah ini.

Pilih Redmi 5 Plus jika:

Butuh layar lebih besar dan performa multitasking keseharian lebih diutamakan (meski nyaris tidak berbeda sih).

Pilih Redmi 5 jika:

Lebih suka harga lebih murah, ukuran bodi lebih kecil, lebih ringan, performa gaming lebih baik, dan performa umum (socmed, video editing, dsb) tidak perlu ekstra kencang.

*Catatan tambahan:
Untuk perbandingan kali ini, ada teman yang menitipkan, agar saya bisa mengungkap pilihan pribadi saya. Secara pribadi, saya akan cenderung memilih Redmi 5 3GB/32GB karena:

  • Harga lebih murah 300ribu (di kisaran Rp 1.900.000)
  • Performa untuk socmed sudah mencukupi. Bagi saya pribadi, tidak ada beda dengan Redmi 5 Plus
  • Performa gaming terbukti baik dan lancar. Bahkan kadang terasa lebih mulus ketimbang Redmi 5 Plus
  • Layar sudah cukup besar, tidak terlalu jauh berbeda dibandingkan Redmi 5 Plus
  • Daya tahan baterai sama dengan Redmi 5 Plus
  • Lebih ringan dan lebih ringkas untuk dibawa-bawa.

Jika memang mencari smartphone dengan harga terjangkau, Redmi 5 akan menjadi pilihan terbaik untuk yang mencari performa tinggi dengan harga di bawah 2 juta rupiah, atau sering disebut 1 jutaan rupiah.

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2
: , , ,

COMMENTS