in: News | June 13, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Vivo Rilis Smartphone Wujud Asli dari Konsep Apex!

Masih ingat dengan smartphone konsep dari Vivo yang disebut sempat ditampilkan di MWC 2018, Febuari 2018 lalu? Saat mencoba smartphone tersebut beberapa minggu lalu, kami sempat merasa bahwa masih butuh waktu yang cukup panjang sebelum smartphone wujud asli dari Apex itu hadir ke pasar. Namun, pendapat kami ternyata salah! Vivo baru saja mengumumkan, tidak hanya satu, tetapi dua, smartphone yang mewujudkan Apex menjadi produk untuk dipasarkan!

NEX S & NEX A: Wujud Asli dari Apex

Vivo baru saja memperkenalkan NEX S dan NEX A. Kedua smartphone ini hadir dengan beberapa elemen yang sudah ditampilkan Vivo di Apex, termasuk SoundCasting, di mana smartphone tidak butuh earpiece untuk menghasilkan suara saat menerima telepon; serta kamera selfieperiscope“, yang akan muncul dari bagian atas smartphone saat mode selfie diaktifkan. NEX S ditawarkan sebagai smartphone high-end, sementara NEX A diposisikan di kelas yang lebih rendah.

Belum tahu apa itu Vivo Apex? Anda bisa mencoba berkenalan dulu dengan smartphone konsep itu dengan menonton video berikut ini:

Spesifikasi Premium di NEX S

NEX S hadir dengan SoC Snapdragon 845, SoC premium terbaru besutan Qualcomm untuk smartphone saat ini, dengan RAM 8 GB serta opsi storage internal 128 GB atau 256 GB. Layar smartphone ini berukuran 6.59″ dengan rasio 19.3:9, resolusi 2316 x 1080 piksel, yang hadir hampir memenuhi sisi depan smartphone, tanpa notch. Tidak adanya notch dimungkinkan karena Vivo menggunakan dua hal yang sudah disebut di atas, yaitu SoundCasting dan kamera selfie “periscope”. Bila dibandingkan dengan sisi depan, Vivo menyebutkan bahwa smartphone ini memiliki screen-to-body ratio di atas 91%!

Smartphone ini hadir dengan fingerprint scanner di balik layar, hal yang sempat ditampilkan Vivo di Apex dan juga sudah digunakan di X21. Untuk kamera selfie “periscope”, Vivo menggunakan sensor 8 MP f/2.0, sementara untuk kamera utama tersedia dual-camera 12 MP f/1.8 dan 5 MP f/2.4. Baterai smartphone ini mengusung rating kapasitas 4000 mAh, dengan charger 22.5 W yang seharusnya bisa mengisi ulang baterai dengan cepat. Vivo menggunakan FunTouch OS 4.0 untuk smartphone ini, dengan basis Android 8.1.

NEX A Gunakan Snapdragon 710!

Sebagai smartphone yang serupa tapi tak sama dan diposisikan di kelas yang lebih rendah, NEX A tentu saja tidak dibekali dengan SoC Snapdragon 845. Sebagai gantinya, Vivo menggunakan Snapdragon 710, SoC baru dari Qualcomm untuk smartphone kelas atas yang lebih terjangkau, dengan RAM 6 GB dan storage internal 128 GB. Hal lain, selain SoC, yang membedakan smartphone ini dengan NEX S adalah fingerprint scanner, di mana smartphone ini masih menggunakan sensor yang ditempatkan di sisi belakang.

Smartphone ini menawarkan layar 6.59″ yang sama dengan yang ada di NEX S, serta setup kamera yang juga sama, dengan kamera selfie 8 MP f/2.0 dan kamera utama 12 MP f/1.8 + 5 MP f/2.4. Baterai smartphone ini juga menggunakan rating kapasitas yang sama dengan NEX S, 4000 mAh, dengan charger 22.5 W. Funtouch OS 4.0 dengan Android 8.1 juga terpasang di smartphone ini. Fitur SoundCasting juga tersedia untuk smartphone ini.

Jovi: Voice Assistant dari Vivo

Satu hal yang menarik di lini NEX ini, Vivo menghadirkan satu tombol fisik tambahan untuk kedua smartphone untuk mengakses Jovi. Jovi ini adalah voice assistant besutan Vivo, serupa dengan Google Assistant dan Bixby. Berdasarkan informasi awal, Jovi ini memungkinkan pengguna menggunakan beberapa perintah voice command standar, serta mendukung pengoperasian aplikasi hanya dengan input suara saja.

Siap Dipasarkan Dalam Waktu Dekat

Kedua smartphone ini disebut Vivo akan siap dipasarkan dalam waktu dekat ini, mulai 23 Juni 2018, sayangnya hanya di negara asal mereka, China. NEX S disebut akan dipasarkan dengan harga sekitar USD 700 untuk varian 8 GB/128 GB dan USD 780 untuk varian 8 GB/256 GB. Sementara NEX A akan dipasarkan dengan harga lebih rendah, sekitar USD 600. Belum diketahui apakah Vivo akan menghadirkan smartphone tersebut di negara-negara lain. Namun, besar kemungkinan hal itu akan mereka lakukan.

: , , ,

COMMENTS