in: Reviews | January 28, 2019 | by: Friska

Review Smartphone Android: Vivo Y91

Kesimpulan

Seperti halnya smartphone kelas menengah kini mengalami masa transisi dan memiliki standar baru, smartphone kelas entry pun sepertinya semakin berkembang dengan standar baru juga seperti yang terlihat pada Vivo Y91 ini. Walau sayangnya masih memiliki RAM dan kapasitas storage internal yang tergolong sangat kecil untuk standar masa kini, Vivo Y91 menawarkan chipset baru yang harus diakui memiliki performa yang cukup baik dan hampir menyerupai performa kelas menengah. Terlihat di beberapa hasil benchmark bahwa Snapdragon 439 pada Vivo Y91 ini memiliki performa lebih tinggi dan tergolong lebih dari cukup sebagai standar kelas smartphone entry. Sedikit sayang bahwa kemungkinan besar performanya masih kurang maksimal karena rendahnya RAM yang diberikan pada Vivo Y91 kali ini, tapi setidaknya, hasil ini membuktikan bahwa smartphone kelas entry masa kini tidak lagi identik dengan kata “lemot” dan masih mumpuni untuk melakukan beberapa multitasking standar.

Dilengkapi dengan bodi warna gradasi serta kamera ganda dengan teknologi AI, tentunya smartphone kelas entry ini akan terasa lebih “wah” karenanya. Apalagi smartphone kelas entry yang sudah memiliki fitur bokeh asli, bukan bawaan software kamera semata, masih belum banyak hadir di pasaran Indonesia saat ini. Dan yang menjadi nilai lebih, efek bokeh atau aperture pada foto bokeh yang diambil tersebut masih bisa diatur kembali sesuai dengan keinginan. Sayangnya, hasil foto menggunakan Vivo Y91 ini masih tergolong kurang maksimal dan memiliki tingkat noise yang tergolong tinggi jika memotret dalam kondisi pencahayaan kurang terang.

Nilai plus lainnya yang bisa dilihat dari Vivo Y91 ini adalah slot SIM/microSD card yang terpisah, sehingga pengguna tak perlu mengorbankan salah satu slot hanya untuk menyematkan microSD card tambahan. Kapasitas baterai yang dimilikinya juga cukup tinggi di 4030mAh, dengan hasil benchmark PCMark Work Battery Life 2.0 mencapai hingga 15 jam lamanya. Dan lagi-lagi, sayangnya lama waktu pengisian ulang kembalinya harus jadi nilai minus karena membutuhkan waktu yang lama untuk bisa terisi ulang kembali. Dan terakhir, soal harga jualnya, Vivo Y91 dibanderol di Rp 1.999.000, harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan smartphone kelas entry pada umumnya. Mengesampingkan harga jual tersebut, Vivo Y91 sendiri menjadi salah satu smartphone kelas entry dengan standarisasi baru, yang menawarkan lebih dari sekedar smartphone kelas bawah yang hanya bisa digunakan untuk telepon atau messaging semata.

Kelebihan (+):

  • Desain bodi dengan gradasi warna menarik dan notch waterdrop
  • Performa keseluruhan yang tergolong tinggi di smartphone kelas entry
  • Baterai yang lumayan hemat daya untuk penggunaan normal
  • Slot dual SIM/microSD card di 3 tray terpisah
  • Kamera ganda dengan teknologi AI

Kekurangan (-):

  • RAM dan kapasitas storage yang kecil
  • Port charging masih menggunakan microUSB 2.0
  • Waktu pengisiang ulang baterai memakan waktu lama
  • Hasil foto kamera belakang dan depan masih tergolong standar atau rata-rata

Key Spec:

Produk Vivo Y91
Layar 6.22” HD+ (720 x 1520 piksel)
IPS Full incell
SoC/Processor Qualcomm Snapdragon 439
Octa-core (2×1.95 GHz Cortex-A53 & 6×1.45 GHz Cortex A53)
GPU Adreno 505
Memory/Storage 2 GB/16 GB
Baterai 4030 mAh
Konektivitas Dual-SIM Nano, Micro SD, 2G/3G/4G, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, Bluetooth 4.2, FM Radio, GPS, microUSB 2.0
Kamera Kamera belakang: 13 MP, f/2.2, PDAF + 2 MP, f/2.4, depth sensor
Kamera selfie: 8 MP, f/1.8
Sistem Operasi Android 8.1 “Oreo”
Harga Rp 1.999.000
Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: ,

COMMENTS