in: News | January 11, 2019 | by: Irham

Sering Pamer Teknologi Baru Lewat Protoype, VIVO Tak Takut Dicontek

Brand Vivo yang mungkin masih dikenal di tanah air sebagai smartphone selfie, menjadi pionir dalam teknologi terbaru di smartphone beberapa waktu terakhir. Seperti misalnya teknologi in-display-fingerprint dan elevate camera, menjadi teknologi yang pertama kali diluncurkan oleh Vivo.

Namun demikian saat pertama kali dipamerkan di ajang MWC 2018, baru diluncurkan dalam produk komersil Vivo Nex selang beberapa bulan kemudian. Dalam penggarapan produk, tak jarang inovasi terbaru kemudian dicontoh oleh brand lain yang bahkan lebih dahulu meluncurkan produk komersil.

Meski demikian, pihak Vivo tidak merasa takut ide-ide teknologi tersebut akan dicontoh oleh para rivalnya. Charles Ding selaku Product Manager Vivo Global mengatakan, “Siapapun bisa mengklaim menjadi yang nomor satu, namun selamanya yang menjadi nomor satu itu adalah penciptanya,” ujar Charles.

Baginya, dengan merilis teknologi dalam bentuk prototype juga akan memberikan pengenalan kepada para masyarakat luas. Terutama bagi para enthusiast teknologi, yang akan dapat memberikan feedback bagi teknologi yang dikembangkan oleh Vivo tersebut. Sehingga nantinya Vivo bisa memberikan fitur yang benar-benar sesuai dengan ekspektasi pengguna.

Ia juga menambahkan, bahwa Vivo tidak ingin terburu-buru dalam menghadirkan inovasi teknologi yang akan diterapkan pada produk yang dipasarkan. Vivo tidak ingin hanya menjadi yang tercepat dalam menghadirkan inovasi, namun kualitas fiturnya belum sempurna dan akhirnya tidak dapat diandalkan. Dan itulah peran R&D bekerja, agar menghasilkan produk yang benar-benar berkualitas.

Seperti pada pembuatan elevate camera yang digunakan pada Vivo Nex, membutuhkan waktu yang cukup panjang yaitu sekitar enam bulan untuk menguji fitur tersebut. Tim R&D menguhi ketahanan slider camera hingga lebih dari 5000 kali dalam sehari untuk memastikan durabilitas produk.

Tim R&D Vivo bekerja secara mandiri untuk menciptakan inovasi-inovasi terbaru tanpa dukungan dari vendor atau perusahaan IT luar. Tim R&D Vivo terus bereksplorasi, baik dari segi hardware, software dan user epxerience untuk menghasilkan produk yang paling inovatif dan berkualitas bagi pengguna.

: ,

COMMENTS