in: News | May 15, 2020 | by: Friska

Google Chrome akan Blokir Iklan yang “Membebani” Smartphone

Google Chrome masih menjadi salah satu browser internet yang populer dan sering digunakan, mengesampingkan berbagai komplain dari penggunanya di mana mengatakan Chrome ini termasuk browser yang memakan RAM cukup besar dan tidak jarang membuat baterai perangkat cepat habis.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Chrome memiliki rencana untuk mengurangi jumlah iklan atau ads yang hadir di setiap situs yang diakses oleh Chrome, terutama iklan-iklan yang dicurigai akan membuat baterai perangkat pintar, misalnya smartphone, cepat habis karenanya.

Melalui posting blog Chromium, Chrome hendak mengikuti aturan Better Ads Standards untuk memberikan proteksi lebih dari berbagai hal yang mengancam perangkat pintar yang dipakai untuk membuka browser tersebut. Iklan-iklan yang diblokir ini termasuk di antaranya iklan yang ternyata melakukan mining crytocurrency, yang diprogram secara berantakan, hingga yang tidak sesuai dengan penggunaan jaringan pada umumnya.

Untuk bisa mengurangi kejadian seperti pengurasan daya tahan baterai hingga kuota karena iklan yang tidak sesuai standar tersebut, Chrome akan melimitasi resources pada sebuah iklan di sebuah situs. Jika iklan telah melebihi resources yang diperbolehkan, akan ada pesan “error” di mana iklan secara otomatis dihilangkan oleh Chrome.

Adapun pembatasan dari pihak Chrome untuk iklan adalah sebagai berikut: network data 4MB atau 15 detik penggunaan CPU (CPU usage) dalam 30 detik, atau 60 detik dari total penggunaan CPU. Chome mengatakan bahwa iklan yang melebihi batas yang telah ditentukan tersebut terdeteksi ada total sebanyak 0,3% per hari ini, tetapi iklan berat tersebut telah menggunakan 27% network data para penggunanya serta telah memakan penggunaan CPU sebanyak 28%.

Pembatasan iklan di browser Chrome ini akan dikembangkan dalam beberapa bulan ke depan sebelum akhirnya akan dirilis resmi secara stabil di bulan Agustus 2020 mendatang.

:

COMMENTS