in: News - Reviews | September 14, 2020 | by: Irham

Review Helio G25 & G35: Beneran SoC Gaming Murah?

Uji Performa

Di review SoC Helio G25 dan Helio G35 ini, tentunya kita melakukan pengujian performa pada untuk mengetahui lebih lanjur seperti apa kemampuan sesungguhnya dari kedua SoC ini. Seperti biasa kita melakukan pengujian dengan menjalankan beberapa benchmark seperti diantaranya AnTuTu, Geekbench, 3DMark serta GFXBench untuk melihat performa secara keseluruhan.

Benchmark

AnTuTu 7

review Helio G25 G35

AnTuTu 8

review Helio G25 G35

Geekbench 4

review Helio G25 G35

Geekbench 5

review Helio G25 G35

3DMark Sling Shot Extreme (OpenGL ES 3.1)

GFXBench T-Rex

Dari hasil benchmark yang terlihat skor Helio G35 di Redmi 9C dan realme C15 terlihat berbeda karena ada kemungkinan penggunaan “Sports Mode”, di mana SoC akan bekerja di kecepatan tinggi secara konstan saat mendeteksi ada benchmark dijalankan.

Namun secara keseluruhan, SoC ini masih memliki performa yang sekelas dengan Snapdragon 625 dan Snapdragon 450. Bahkan dengan berbagai teknologi HyperEngine seperti yang disebutkan oleh MediaTek, SoC ini belum bisa lebih baik dibandingkan dengan SoC  Exynos 850.

Gaming

Selain melakukan pengujian menggunakan aplikasi benchmark, kami juga melakukan pengujian dengan menjalankan game secara langsung.  Kami mengujinya dengan menjalankan game yang menurut kami bisa dibilang cukup mainstream untuk game berkategori eSports saat ini yaitu PUBG Mobile. Dan hasilnya adalah sebagai berikut

  • Helio G25 (Default: Smooth – Medium): 24 fps
  • Helio G35 (Default: Smooth – Medium): 24 fps
    • Note: Dapat diunlock ke Smooth – High (30 fps), dan ini lebih nyaman untuk digunakan.
  • Helio G70 (Default: Smooth – Ultra): 40 fps
    • Note:Dapat di-unlock ke Smooth – Extreme, dan pengguna bisa mendapatkan 48 – 55 fps

Penutup

Melihat secara keseluruhan hasil review, Helio G25 dan Helio G35 menawarkan kinerja dan fitur yang cukup baik sebagai SoC kelas entry level. Ini memungkinan produsen smartphone menghadirkan fitur-fitur kekinian seperti multi camera  dan teknologi konektivitas terbaru pada smartphone kelas entry level dengan harga Rp 1 jutaan.

Namun menyebutnya sebagai SoC Gaming kelas entry level, sepertinya akan terlihat ambigu, melihat performa yang ditampilkan pun masih setara dengan SoC kelas menengah kebawah yang telah rilis sejak tahun 2016 silam.

Baca Juga: Review realme C15: HP Murah, Baterai Besar

Lalu bisakah SoC ini disebut sebagai SoC gaming? Kalau sekedar menjalankan game casual yang tidak membutuhkan performa tinggi, SoC ini memang bisa menjalankannya dengan baik.

Tapi jika menyebutkan ini sebagai SoC gaming untuk game mainstream, sepertinya MediaTek perlu mendefenisikan ulang game mainstream seperti apa yang dimaksud.   Karena, jika menyebutkan game mainstream adalah yang sedang ramai dimainkan saat ini seperti game PUBG Mobile, SoC ini masih belum dapat menjalankannya di level kompetitif.

Daftar Isi
Pages: 1 2
: , , , ,

COMMENTS