Acer Hentikan Penjualan Smartphone di India

Reading time:
December 19, 2016

Bagi kebanyakan produsen smartphone, India merupakan salah satu negara yang memiliki pangsa pasar smartphone terbesar kedua setelah Tiongkok. Hampir tiap produsen ternama seperti Samsung, LG dan Nokia sudah memasang target ke negara tersebut untuk menjajakan produk andalannya. Namun tampaknya hal tersebut berbeda dengan Acer.

acerliquidz500-1-500x281

Produsen asal Taiwan yang cukup ternama dengan produk notebook-nya ini memutuskan akan menghentikan penjualan smartphone andalannya di negeri Bollywood tersebut. Acer secara resmi memasuki pasar India pada tahun 1999 mulai dari lini PC mereka. Lalu kemudian menyusul pasar smartphone di India sejak 6 tahun lalu. Sayangnya, perjalanan Acer selama 6 tahun di pasar smartphone India tidak berjalan dengan mulus. Selain itu, Acer juga kewalahan menghadapi masuknya smartphone asal Tiongkok ke India.

Ada beberapa faktor lainnya juga yang menyebutkan Acer sulit bersaing menghadapi persaingan smartphone di India. Harish Kohli, selaku Managing Director, Acer India mengatakan, “Ada beberapa kebijakan dari pemerintah India yang berubah-ubah membuat ponsel Acer kesulitan di sini. Kami juga kesulitan untuk masuk di setiap segmen smartphone. Terlalu banyak merek ponsel di segmen entry-level dan mid-range di pasar smartphone India“.

Tarun Pathak, selaku Senior Analisis dari Counterpoint Research, memiliki pandangan tersendiri akan kegagalan Acer di pasar smartphone India. Kegagalan bisnis smartphone Acer di India dinilai karena perusahaan tidak gesit dalam melakukan tren penjualan, seperti flash sale online yang dilakukan Xiaomi, OnePlus bahkan Yu yang merupakan produsen smartphone lokal asal India.

Tarun juga menambahkan melalui hasil laporan penjualan yang diperolehnya, tahun ini Acer hanya berhasil menjual sebanyak 30.000 unit smartphone. Sedangkan Xiaomi telah berhasil menjual 3 juta unit smartphone antara Juli dan September 2016. Meskipun Acer telah meluncurkan beberapa model smartphone Android dan juga Windows, perusahaan juga dinilai tampak ragu dalam mendorong pemasaran dan logistik di India.

Sumber: Mashable

Load Comments

Reviews

May 22, 2024 - 0

Review iQOO Z9: Andalan iQOO di Kelas Menengah

Smartphone yang satu ini adalah andalan iQOO untuk kelas mid…
May 13, 2024 - 0

Review Huawei Watch Fit 3: Stylish, Tipis dan Ringan, Kaya Fitur, Harga Lebih Terjangkau

Ini adalah Huawei Watch Fit 3, smartwatch yang punya daya…
May 10, 2024 - 0

Review Xiaomi Pad 6S Pro 12.4: Semua Game LANCAR, Tablet Xiaomi Terbaik 2024

Tablet terbaru Xiaomi ini sudah hadir resmi ke Indonesia, Xiaomi…

Accessories

April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…
September 12, 2023 - 0

Review Brica B Steady Pro Ultimate: Pakai Gimbal Smartphone untuk Apa?

Mungkin kamu pernah bertanya, untuk apa sebenarnya gimbal smartphone? Ketika datang…
October 14, 2022 - 0

Review Razer Kishi V2 (iPhone): Reponsif, Nyaman Digenggam

Mencari kontroler yang sesuai untuk perangkat mobile memang tidak begitu…

Wearables

March 26, 2024 - 0

Bose Ultra Open Earbuds Resmi Rilis Indonesia, Berapa Harganya?

Bose secara resmi meluncurkan Bose Ultra Open Earbuds, perangkat true…
March 22, 2024 - 0

Infinix Turut Luncurkan Dua Smartwatch Baru: Watch GT Pro dan Watch 1

Selain meluncurkan lini ponsel Note 40 Series di Indonesia, ternyata…
December 30, 2023 - 0

Review CMF Watch Pro: Smartwatch dengan Layar 1,96 Inci AMOLED dan Desain Unik

CMF Watch Pro dibanderol dengan harga Rp1.149.000. Dengan harga tersebut…
October 3, 2023 - 0

Review Samsung Galaxy Watch6 Classic: Smartwatch Fashionable Tipe Klasik, yang Terbaik!

Samsung Galaxy Watch6 Classic hadir kembali, setelah di seri Watch5…