Analis: Samsung Terlalu Cepat Tinggalkan Layar Datar

Author
Friska
Reading time:
December 13, 2016
Samsung Galaxy S7 edge

Mungkin sejak pertama kali Samsung memperkenalkan smartphone miliknya yang berlayar lengkung di kedua sisinya, dimulai dari Galaxy S6 Edge, kini smartphone kelas premiumnya pun memiliki varian yang sama dengan ciri khas layar lengkungnya. Dilaporkan juga bahwa untuk Samsung Galaxy S8 mendatang, pihaknya hendak meniadakan varian layar datarnya dan lebih fokus kepada layar lengkung tersebut.

Walau mungkin rumor mengenai Samsung Galaxy S8 masih belum bisa dipastikan benar atau tidaknya, menurut beberapa pakar mengatakan bahwa mungkin terlalu awal bagi Samsung untuk meniadakan varian smartphone layar datar. Hal ini dikarenakan, menurut para analis tersebut, bahwa masih tidak begitu banyak pengguna yang menginginkan smartphone layar lengkung dan masih bergantung kepada smartphone layar datar.

Laporan yang dilansir dari The investor ini, mengutip dari analis dari Korea Institute for Industrial Economics & Trade bagian industri elektronik, Choo Dae-young, mengatakan bahwa belum ada permintaan yang tinggi untuk smartphone berlayar dual-edge atau layar lengkung karena sebagian masih melihatnya tidak begitu memudahkan aktivitas mereka. Hal ini dikarenakan masih ada pengguna yang kerap melakukan kesalahan sentuh di kedua sisi smartphone tersebut. Fungsi dari display yang tidak berbingkai tersebut tidak terlalu tinggi terutama untuk smartphone kecil yang portabel dibandingkan dengan televisi.

Pihak NH Investment & Securities, Peter Lee, juga mengatakan bahwa pihak Samsung nampaknya memaksakan layar dual-edge tersebut untuk alasan desain ketimbang dari perspektif efisiensinya. Untuk membuat fungsinya menjadi lebih efisien, Samsung butuh untuk membuat perangkat foldable (lipat), di mana bisa digunakan sebagai smartphone maupun tablet.

Bagaimana dengan komentar Anda yang mungkin sudah pernah mencoba atau bahkan menggunakan perangkat Samsung dengan layar lengkung tersebut?

Load Comments

Reviews

December 7, 2025 - 0

Review iQOO 15: Snapdragon 8 Elite Gen 5 Pertama di Indonesia!

Ini adalah iQOO 15, smartphone flagship terbaru dari iQOO untuk…
December 1, 2025 - 0

Saran Belanja HONOR di 2025: Mulai dari Smartphone Sampai Laptop, Ekosistemnya Lengkap!

Sadarkan kalian kalau ada brand teknologi yang menawarkan ekosistem lengkap…
November 28, 2025 - 0

Review vivo X300: Non-Pro Naik Kelas!

Ini vivo X300! Ini smartphone flagship compact terbaru dari vivo!…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

November 25, 2025 - 0

Review Soundcore R60i NC: Kemampuan Berkelas Harga Terjangkau!

TWS murah terbaru dari Soundcore, R60i NC! Harga launching-nya cuma…
November 25, 2025 - 0

Review KOSPET TANK T4: Smartwatch Keren & Tangguh untuk Petualang!

Biasanya smartwatch itu identik dengan gaya modern dan fitur canggih,…
October 31, 2025 - 0

Tech Podcast feat. Dr Chris: Jaga Berat Badan dengan Tidur dan Gadget Wearable?

Tech Podcast kali ini mengundang Dr Chris, seorang ahli gizi…