[VIDEO] Menguji Ekosistem Huawei: Hubungan Antar Gadget yang Canggih

Author
Friska
Reading time:
October 27, 2020

Beberapa waktu yang lalu, Huawei akhirnya mengumumkan sebuah ekosistem smartphone dan IoT miliknya yang disebut sebagai Huawei Ecosystem. Ekosistem yang seluruhnya merupakan gabungan besar dari seluruh perangkat milik Huawei tersebut ditujukan agar pengguna bisa tetap produktif kapan pun dan di mana pun berkat kemampuannya untuk bisa saling terhubung satu dengan yang lainnya.

Huawei Ecosystem ini jelas diperuntukkan bagi para pengguna perangkat Huawei, dengan smartphone Huawei sebagai poros utama dari rencana ekosistem besar 1 + 8 + N.

Adapun konsep 1 + 8 + N ini terdiri dari:

  • 1 sebagai Smartphone Huawei yang memiliki penghubung antar perangkat, yakni Huawei Share.
  • 8 sebagai IoT-nya yang terdiri dari AR/VR, produk tablet Pad, produk PC/laptop, TV, Watch atau Wearables, Speaker, Vehichle Terminal yang masih coming soon, serta Earphones atau TWS.
  • Tanda + merupakan perangkat Huawei maupun non-Huawei yang dapat dihubungkan berkat HiLink. Contohnya seperti perangkat router dan jaringan terutama untuk 4G/5G.
  • Sementara N merupakan perangkat dan kompatibilitas perangkat lain yang masih luas dan bisa dihubungkan.

Seperti apa cara kerja ekosistem ini?

Sesungguhnya, sangat mudah. Pengguna Huawei hanya perlu menyalakan Huawei Share di perangkat-perangkat Huawei yang dimiliki, dan menghubungkan smartphone dengan perangkat Huawei lainnya tersebut dengan sekali tap, dan perangkat pun akan mudah langsung terhubung.

Untuk bisa terhubung, pengguna tentunya akan membutuhkan Huawei ID di mana memungkinkan segala perangkat ini jadi mudah untuk tersinkronisasi. Misalnya, ketika menggunakan tablet dan smartphone Huawei, isi Gallery bisa tersinkronisasi berkat fungsi Cloud yang dimiliki oleh Huawei dan telah terhubung dengan Huawei ID yang sama.

Berbagai skenario pun bisa dilakukan dengan keberadaan Huawei Ecosystem, mulai dari Screen Mirroring, Sharing File, hingga menghubungkan perangkat wearables dengan mudah karena terdeteksi secara otomatis.

Lebih lengkapnya, simak pembahasa kami tentang Huawei Ecosystem berikut ini:

Load Comments

Reviews

February 15, 2021 - 0

Review Infinix Hot 10 Play: Baterainya Jagoan!

Memasuki tahun 2021, Inifnix kembali merilis produk terbaru mereka Yaitu…
February 4, 2021 - 0

Review Oppo Reno5 5G: Smartphone 5G Termurah Saat Ini

Kali ini tim Jagat Review telah kedatangan smartphone Oppo Reno5…
January 22, 2021 - 0

Review Poco M3: Layak Disebut Entry Level Killer?

Setelah sebelumnya merilis Poco F2 Pro sebagai “Flagship Killer”, Poco…
January 4, 2021 - 0

Review Samsung Galaxy A12: Kamera Keren, RAM dan Storage Besar

Tidak semua smartphone dirancang untuk menjadi smartphone gaming, seperti yang…

Accessories

November 17, 2020 - 0

Review OASE QCY T7: Audio Bagus, Rp 300ribuan

Oase mungkin dikenal sebagai produk aksesoris yang dekat dengan brand…
November 5, 2020 - 0

Review Brica B-Steady XS: Gimbal HP 3-Axis Paling Ringan di Dunia

Kali ini tim Jagat Review kedatangan produk aksesori gimbal untuk…
October 12, 2020 - 0

Review Charger BASEUS 24W-120W: Pengganti Charger Asli Gadget Anda!

Jika berurusan dengan barang gadget atau elektronik, pastinya Charger merupakan…
May 12, 2020 - 0

Memilih Gimbal 1 Jutaan Terbaik untuk Smartphone: Brica BSteady PRO atau Moza Mini Mi?

Setiap kami menguji smartphone terutama untuk membuat video, menggunakan gimbal…

Wearables

January 5, 2021 - 0

Review Bose QuietComfort Earbuds: TWS dengan Noise Cancelling Terbaik

Bose Didirikan tahun 1964 dan sudah sangat terkenal dengan perangkat…
December 4, 2020 - 0

Review Casio G-Shock GA-900: Stylish, Tahan Banting, Baterai 7 Tahun

Jam tangan ini memang bukan smartwatch. Akan tetapi, Casio G-Shock…
November 17, 2020 - 0

Review OASE QCY T7: Audio Bagus, Rp 300ribuan

Oase mungkin dikenal sebagai produk aksesoris yang dekat dengan brand…
September 28, 2020 - 0

Review Mi Smart Band 5: Tetap Murah, Fitur Tambah

Bagi kalian yang mungkin sedang mencari produk smart band murah,…