Review vivo V25 Pro 5G: Kamera Keren, Baterai Awet, Desain Premium
Pengujian Performa
Hasil Benchmark
AnTuTu 8: 613136 (tanpa fan); 618223 (dengan fan)
AnTuTu 9: 682642 (tanpa fan); 693371 (dengan fan)
Geekbench 5: SC 854/MC 2354

CPU Throttling Test

Tanpa kipas, turun ke kisaran 69% setelah tes selama 30 menit.
Kalau dengan fan grip, turun ke 78% saja dalam 30 menit. Tapi ini menarik, karena kalau dilihat dari grafik pengujian, penurunan itu hanya terjadi 2x saja dalam 30 menit, sebentar saja. Di luar itu, ya performa CPU bisa dipertahankan di 90% ke atas.
3DMark Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1 (Graphics): 8823

3DMark Wild Life Stress Test

Tanpa Kipas
- Best Score: 4421
- Lowest Score: 3714
- Stability: 84%
Dengan Fan Grip
- Best Score: 4557
- Lowest Score: 4507
- Stability: 98.9%
GFXBench: Manhattan 3.1 1080p Offscreen: 89 fps

Car Chase 1080p Offscreen: 52 fps

Gaming
vivo menyediakan Ultra Game Mode dengan Game Boost Mode untuk optimasi saat bermain game. Semua game yang kami uji kami masukkan ke dalam Ultra Game Mode dan kami jalankan dengan mode Boost yang diaktifkan lewat overlay, yang bisa diakses dari dalam game.
Genshin Impact
Tentu saja, kami menjalankan game ini di setting yang tinggi, Highest – 60.
Di awal, game ini bisa mencapai kisaran 45 – 50 fps, tapi setelah beberapa menit, framerate lebih banyak ada di kisaran 38 – 45 fps dan bisa turun sampai sekitar 38 fps saat battle.
Setelah sekitar 20 menit, framerate yang kami dapatkan sedikit menurun, ke kisaran 30 – 35 fps saat battle dan bisa terkadang mencapai 40 fps saat menjelajahi map saja.
Tidak ada penurunan lagi sampai kami memainkan game ini total selama 45 menit.
Setelah sekitar 45 menit itu, kami coba mengukur suhu permukaan dari smartphone ini. Di Sisi depan, terlihat kalau panas disebarkan merata sekali, hampir ke seluruh permukaan.
Titik terpanas ada di area atas layar, dengan suhu mendekati 41°C. Sementara area tengah dan bawah layar, suhunya ada di sekitar 37°C. Masih relatif tidak terasa panas, hanya sedikit hangat saja.
Lalu untuk sisi belakang, suhu tertinggi sekitar 39°C – 40°C dan terpusat di area tengah sisi belakang serta beberapa bagian frame dekat kamera.
Bagaimana kalau kita pakai fan grip? Kami mulai mengukur framerate di menit ke 25, dan hasilnya kami mendapatkan sekitar 37 – 47 fps.
Lebih banyak ada di atas 40 fps saat hanya mengitari dunia game ini, lalu di 37 – 42 fps saat ada battle. Hasil ini terus bertahan sampai game ini kami mainkan total lebih dari 35 menit.
Jadi, kalau pakai kipas, hasilnya memang sedikit lebih baik.
Nah, di dalam Ultra Game Mode, ada setting “Frame Rate Priority” dan Genshin Impact termasuk dalam salah satu game yang didukung.
Fitur ini disebut vivo akan membuat game dijalankan di resolusi lebih rendah dengan tujuan agar framerate yang didapatkan lebih tinggi.
Jadi, kami coba menggunakan setting ini. Tanpa fan grip, setelah 20 menit, framerate yang kami dapatkan ada di kisaran 35 – 45 fps. Saat battle, framerate lebih banyak di kisaran di bawah 40 fps, tapi tidak turun mendekati 30 fps seperti saat tidak pakai fitur khusus ini.
Sementara saat menggunakan fan grip, terasa ada sedikit peningkatan, walaupun tidak terlalu jauh. Saat jalan-jalan, kami bisa mendapatkan sekitar 42 – 48 fps, sementara saat battle bisa sedikit turun ke 38 fps. Itu di sekitar menit ke 20 – 30 ya. Rata-ratanya sedikit lebih tinggi dari saat fitur frame rate priority ini tidak aktif ya.
Secara keseluruhan, Genshin Impact masih terbilang relatif nyaman di smartphone yang satu ini. Framerate yang didapatkan memang bukan termasuk yang luar biasa, tapi naik-turunnya framerate masih terjaga, tidak yang terlalu drastis yang membuat game jadi terasa tidak nyaman dimainkan.
PUBGM
Sayang sekali, hanya setting tampilan Smooth saja yang bisa dijalankan di framerate Extreme, alias 60 fps. Setting ini ya tentu saja terlalu ringan untuk kelas Dimensity 1300.

Framerate di setting ini rata di 60 fps. Seharusnya, dengan setting tampilan HDR pun, game ini bisa berjalan lancar di 60 fps di SoC dengan tingkat performa setinggi ini.
Bagaimana dengan gyro untuk aiming? Terbilang akurat dan responsif, memang menggambarkan sebuah smartphone kelas atas.
Apex Legends
Di game ini, untuk framerate 60 fps, kita hanya bisa menggunakan setting kualitas tampilan Smooth dan Normal saja. Untuk setting di atas itu, framerate akan dibatasi sampai dengan 50 fps saja.

Ya ini masih cukup nyaman untuk game ini, walaupun 60 fps pastinya akan lebih nyaman. Saat kami coba, dengan setting kualitas tampilan tinggi, Extreme HD, kami bisa mendapatkan framerate cukup rata di 60 fps, dan ini terus kami dapatkan sampai tiga match berturut-turut.
Mobile Legends
Setting framerate ultra, atau 120 fps, sebenarnya bisa dipilih di sini. Sayangnya, saat game dibuka, refresh rate layar otomatis turun ke 60 Hz. Jadi, game ini hanya bisa dinikmati di maksimal 60 fps saja.

Saat kami coba memainkan match dengan setting Ultra, HD, dan Shadow On, kami bisa mendapatkan framerate rata di 60 fps. Framerate tersebut terus kami dapatkan sampai 3 match berturut-turut dengan durasi total sekitar 35 menit.
Subway Surfers

Refresh rate layar juga otomatis turun ke 60 Hz saat game ini dibuka, jadi ya kita cuma bisa menikmatinya di 60 fps saja, tapi terbilang sangat stabil di 60 fps terus-menerus ini.
Asphalt 9

Setting framerate 60 fps sudah bisa diakses di sini. Game ini jadi bisa dinikmati di 60 fps, dan saat kami coba ya berjalan stabil sekali di 60 fps. Jauh lebih nyaman dimainkan dibandingkan saat banyak sekali smartphone cuma bisa menjalankannya di maksimal 30 fps..
Uji Kamera
Kamera
Untuk kamera selfienya, smartphone ini memiliki sensor beresolusi 32MP Eye AF Front Camera. Ya, ini mendukung auto focus, sehingga akan tetap fokus saat kita jauh maupun dekat dari kamera.
Aperture kamera di f/2.45, dengan perekaman video maksimal di 1080p60. Cukup jarang ditemui untuk kamera selfie, perekaman video dengan resolusi dan refresh rate yang tinggi ini.
Lalu untuk kamera belakang terdapat tiga sensor yang diantaranya:
- 64MP OIS Night Camera, ISOCELL GW1, f/1.89, OIS, AF
- 8MP Super Wide-Angle Camera, f/2.2, FoV 120°
- 2MP Super Macro Camera, f/2.4
Perekaman video maksimal di 4K/60FPS. Lalu juga ada fitur Slow Motion up to 720p240 atau 1080p240.
Sistem kamera ini mendukung Real-Time Extreme Night Vision, yang memungkinkan tampilan preview saat kita menggunakan kamera dibuat mendekati atau bahkan bisa sama dengan hasil dari Night Mode.
Jadi, ini diharapkan membuat Night Mode memberikan hasil yang lebih sesuai dengan yang kita inginkan, karena kita jadi bisa melakukan tuning hasil jadi lebih terang atau lebih gelap sesuai dengan preview yang tampil.
Fitur lainnya yang tersedia yaitu Hybrid Image Stabilization, Super Night Portrait, Super Night Video, Bokeh Flare Portrait, Boleh Portrait Video, Multi-Style Portrait (Motion Blur), RAW HDR 3.0, Dual-View Video, Vlog Movie, Pro (Photo), 64 MP, Double Exposure, Pro Sports, Long Exposure, Time Lapse, dll.
Untuk hasil kamera vivo V25 Pro 5G bisa disimak di video review lengkapnya di Youtube Jagat Review
Baterai
Konsumsi Daya:
- Local Video Playback 1080p: Saat tes ini, layar berjalan di 60 Hz dan daya tahan baterainya bisa mencapai 22 jam 43 menit. Terbilang baik untuk baterai 4830 mAh. Banyak smartphone kelas atas belakangan ini yang cuma bisa bertahan belasan jam saja.
- Streaming YouTube 1080p30 Non HDR 30 Menit: Baterai berkurang 3% dalam 30 menit. Layar berjalan di 60 Hz.
- TikTok 30 Menit: Baterai berkurang 3% dalam 30 menit dengan layar berjalan di 60 Hz.
- Genshin Impact: Baterai berkurang 14% dalam 30 menit untuk setting Highest – 60 tanpa fan. Kalau pakai fan, baterai berkurang 16%.
Charging

- 1% – 50%: 22 menit
- 1% – 100% Full: 57 menit
Kalau melihat hasil akhir charging di mana baterai terisi penuh dalam 57 menit, hasil ini memang terasa biasa saja.
Namun, kalau diperhatikan detail kecepatan pengisiannya. 50% dicapai dalam 22 menit saja dan dalam 30 menit baterai sudah terisi 66%. Ini kencang sih. Setelah itu proses charging terlihat melambat hingga penuh dalam 57 menit.
Kemungkinan hal ini memang sengaja dilakukan vivo untuk menjaga umur baterai smartphone ini.
- Paket Penjualan, Desain
- Spesifikasi,
- Pengujian Performa, Kamera, Baterai
- Lain-lain, Harga, Kesimpulan




































