Telkomsel Digiland Run 2026 Siap Digelar
Jakarta, 5 Mei 2026 – Telkomsel memastikan Digiland Run 2026 akan berlangsung pada 17 Mei 2026 di Gelora Bung Karno. Event ini mengusung tema The RACEvolution dan menggabungkan olahraga, hiburan, serta teknologi dalam satu rangkaian acara. Antusiasme terlihat sejak awal karena tiket dari berbagai fase langsung habis sejak pendaftaran dibuka.

Lebih dari 12.500 pelari dijadwalkan ikut serta dalam tiga kategori yaitu Half Marathon, 10K, dan 5K. Ajang ini sudah mengantongi label resmi dari World Athletics untuk kategori road race. Rute Half Marathon dan 10K juga sudah tersertifikasi secara internasional sehingga memenuhi standar global.
Pihak penyelenggara menempatkan Digiland Run bukan sekadar lomba lari biasa, tetapi juga pengalaman yang lebih luas bagi peserta. Kehadiran teknologi seperti 5G dan AI disebut akan mendukung pengalaman yang lebih personal dan terhubung. Di sisi lain, dukungan dari pemerintah daerah juga terlihat karena event ini dinilai bisa mendorong sport tourism dan pergerakan ekonomi lokal.
Baca Juga: Friendster Comeback! Sudah Hadir di iOS Duluan • Jagat Gadget
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menyampaikan “Kami mengapresiasi antusiasme dan partisipasi pelanggan serta komunitas Telkomsel yang terus menjadikan teknologi sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Telkomsel Digiland Run 2026 adalah bentuk komitmen kami untuk terus mendampingi pelanggan dalam perjalanan gaya hidup aktif, sehat, dan produktif melalui berbagai solusi digital yang relevan.
Aktivitas Menarik Lainnya di Telkomsel igiland Run 2026
Selain lari, Digiland Run 2026 juga punya tiga area utama yang bisa dijelajahi pengunjung. Area tersebut mencakup hiburan musik, pasar UMKM, serta pengalaman teknologi interaktif. Dari sini terlihat bahwa acara ini mencoba menggabungkan olahraga, gaya hidup, dan ekosistem digital dalam satu tempat.
Program lingkungan juga ikut disisipkan dalam event ini melalui skema penanaman pohon. Setiap peserta akan berkontribusi satu bibit pohon untuk setiap lima kilometer yang ditempuh. Menarik untuk dilihat, apakah konsep gabungan olahraga dan teknologi seperti ini akan jadi standar baru untuk event lari ke depan.
















