Moto G87 Dirilis, Bawa Kamera 200MP dan Layar Lebih Imersif
Motorola kembali meramaikan lini G series lewat kehadiran Moto G87 yang kini hadir dengan sejumlah peningkatan yang cukup terasa. Smartphone ini melanjutkan posisi Moto G77, tetapi membawa perubahan di beberapa titik penting yang langsung terlihat saat melihat spesifikasinya. Android 16 juga sudah tersedia sejak awal, jadi pengguna tidak perlu menunggu pembaruan sistem lagi.

Spesifikasi Moto G87
Layarnya ditingkatkan dengan panel 6,78 inci beresolusi 1.5K yang terasa lebih tajam dibanding Full HD biasa. Refresh rate 120Hz tetap dipertahankan untuk pengalaman visual yang halus, sementara tingkat kecerahan mencapai 5000 nits membuat layar tetap nyaman dilihat di kondisi terang. Dilengkapi juga dengan pelindung layar Gorilla Glass 7i, jadi bisa lebih tahan benturan dan goresan.

Perubahan paling mencolok ada di sektor kamera yang kini mengandalkan sensor utama 200MP. Motorola menambahkan OIS dan teknologi Ultra Pixel yang diklaim meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 16 kali, sehingga hasil foto malam hari diharapkan lebih terang dan detail. Di bagian depan, tersedia kamera 32MP, sementara kamera ultrawide 8MP tetap hadir untuk kebutuhan foto dengan sudut lebih luas.
Baca Juga: Motorola Moto G47 Dirilis, Dibekali Dimensity 6300 • Jagat Gadget
Dari sisi performa, Moto G87 menggunakan SoC MediaTek Dimensity 6400 yang dipadukan dengan RAM hingga 8GB dan penyimpanan sampai 256GB. Kapasitas baterai 5200mAh disiapkan untuk penggunaan seharian, dengan dukungan pengisian cepat 30W. Fitur lain seperti stereo speaker dengan Dolby Atmos, 5G, Wi-Fi 6, hingga NFC ikut melengkapi pengalaman penggunaan yang lebih modern.
Motorola juga memberi perhatian lebih pada daya tahan dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, serta standar MIL-STD-810H. Smartphone ini diklaim mampu bertahan dari jatuh hingga ketinggian 1,2 meter, yang cukup relevan untuk penggunaan harian.
Di Eropa, smartphone ini dipasarkan dengan harga mulai 399 euro atau kisaran Rp 8 jutaan. Tapi tentunya ini tidak bisa dijadikan patokan untuk semua wilayah, apalagi di Asia yang biasanya lebih murah. Kalau masuk pasar Indonesia, kira-kira berapa harga yang pas untuk smartphone yang satu ini?

















