in: Featured | May 17, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Preview Smartphone ASUS ZenFone 5

Akhir Febuari 2018 lalu, ASUS memperkenalkan keluarga ZenFone 5, keluarga smartphone baru unggulan mereka untuk periode paruh awal tahun 2018 ini. Terdapat tiga smartphone ZenFone 5 yang diperkenalkan, yaitu ZenFone 5, ZenFone 5Z, dan ZenFone 5 Lite (ZenFone 5Q). Kali ini, kami akan membahas secara singkat salah satu dari ketiga smartphone tersebut, yang menjadi andalan ASUS di kelas menengah-atas, yang juga baru saja resmi diperkenalkan di Indonesia, yaitu ZenFone 5 (ZE620KL). Hal menarik apa saja yang ditawarkan oleh smartphone ini, dan bagaimana gambaran kemampuannya? Kami akan mencoba memberikan gambaran terkait hal itu!

Sekilas Mengenai ASUS ZenFone5

ZenFone 5 dengan kode ZE620KL ini hadir sebagai smartphone dengan layar modern dengan rasio 18.7:9 dengan ukuran diagonal 6.2″. Layar tersebut menawarkan resolusi 2246 x 1080 piksel. ASUS menghadirkan desain layar dengan notch untuk ZenFone 5 ini, di mana bagian atas layar akan “terpotong” untuk mengakomodasi bezel yang digunakan untuk meletakkan earpiece, kamera selfie, dan beberapa sensor. Desain ini memang makin marak digunakan belakangan ini, dan ke depan tampaknya akan makin banyak digunakan di smartphone kelas menengah ke atas.

Layar di ZenFone 5 memiliki notch di bagian atas.

ASUS menawarkan konfigurasi dual-camera untuk kamera utama smartphone ini, yaitu dengan 12 MP f/1.8 dan 8 MP f/2.0, yang disertai dengan phase-detection auto-focus, dual-tone LED flash, serta Gyro EIS untuk fungsi stabilisasi saat perekaman video. Sementara untuk kamera selfie, smartphone ZenFone 5 ini dibekali dengan sensor 8 MP f/2.0, juga dengan Gyro EIS. Smartphone ini juga dibekali kemampuan perekaman video hingga resolusi 4K 30 fps dan 1080p 30 fps/60 fps untuk kamera utama, serta 1080p 30 fps untuk kamera selfie.

Kamera utama menggunakan konfigurasi dual-camera.

WiFi Dual-Band hadir di ZenFone 5, dengan dukungan untuk standar 802.11 a/b/g/n/ac. Bluetooth 5.0 dan NFC juga telah didukung oleh smartphone ini. ASUS menggunakan konektor USB Type C untuk konektor utama smartphone ini, suatu hal yang memang cukup banyak dilakukan produsen smartphone untuk produk kelas menengah dan kelas atas mereka. Smartphone ini sudah hadir dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo.

Hal Menarik di ZenFone 5: AI Boost

Smartphone ASUS ZenFone 5 ini hadir dengan mengusung SoC kelas menengah dari Qualcomm yang masih terhitung sebagai SoC baru, Snapdragon 636, dengan prosesor Kryo 260 Octa-Core, GPU Adreno 509, dan juga DSP Hexagon 680. ASUS melengkapi smartphone tersebut dengan RAM 4 GB atau 6 GB, serta storage internal 64 GB. Menariknya, ASUS juga menyertakan fitur AI Boost untuk smartphone tersebut, yang disebut akan bisa membantu meningkatkan performanya.

AI Boost bisa diaktifkan dari sini.

Ya, AI Boost ini merupakan salah satu fitur unggulan di keluarga ZenFone 5, di mana ASUS bisa melakukan beberapa hal untuk membantu mendorong performa smartphone mereka, memanfaatkan komponen yang ada di dalam SoC. Untuk melihat efek dari fitur yang satu ini, tentu saja kami akan melakukan pengujian performa dengan dan tanpa AI Boost dihidupkan. Sekilas hasil pengujian tersebut bisa Anda lihat di bawah ini, setelah tabel spesifikasi berikut ini:

Spesifikasi ASUS ZenFone 5 (ZE620KL)

Produk ZenFone 5 (ZE520KL)
Layar 6.2” Full HD+ (2246 x 1080 px) 18.7:9
SoC/Processor Snapdragon 636
Kryo 260 Octa-Core (4x 1.8 GHz + 4x 1.6 GHz)
GPU Adreno 509
Memory/Storage 6 GB/64 GB; 4 GB/64 GB
Baterai 3300 mAh
Konektivitas Dual-SIM Nano, Micro SD (Hybrid), 2G/3G/4G, Wi-Fi 802.11 2.4 GHz & 5 GHz, Wi-Fi Hotspot, Bluetooth 5.0
Kamera Kamera belakang: 12 MP + 8 MP; PDAF, Dual-LED Dual-Tone Flash; Gyro EIS
Kamera selfie: 8 MP; Gyro EIS
Sistem Operasi Android 8.0 “Oreo”
Harga TBA

 

Uji Performa Singkat

Sepintas, AI Boost terlihat bisa memberikan peningkatan performa di beberapa benchmark yang kami ujikan. Peningkatan yang didapatkan pun bervariasi antara satu benchmark dengan benchmark lain. Namun, satu hal yang pasti, fitur tersebut terlihat memang bisa menjanjikan performa yang relatif lebih tinggi dari Snapdragon 636 yang digunakan secara “standar”, tetapi dengan sedikit pengorbanan, yaitu dari sisi daya tahan baterai. Hanya saja, dengan Snapdragon 636, performa yang ditawarkan oleh ZenFone 5 ini seharusnya sudah bisa dikategorikan baik, sekalipun untuk kelas menengah atas.

ASUS menawarkan kelengkapan yang terbilang sesuai dengan kelasnya untuk smartphone ini. Sebagai smartphone kelas menengah atas, ASUS selain menawarkan smartphone dengan layar modern dengan notch, juga menawarkan desain yang terbilang menarik, serta fitur kekinian seperti WiFi AC, NFC, serta EIS untuk kamera utama dan kamera selfie. Perusahaan dari Taiwan tersebut juga menyebutkan bahwa akan ada rangkaian fitur terkait AI di smartphone ini, bukan hanya AI Boost, tetapi juga beberapa yang lain.

Harga dan ketersediaan smartphone ini di Indonesia akan diumumkan ASUS dalam beberapa jam ke depan. Mereka juga akan mengumumkan varian mana dari smartphone ini yang akan mereka pasarkan, apakah 4 GB/64 GB atau 6 GB/64 GB, atau keduanya. Mari kita tunggu saja pengumuman resmi dari ASUS tersebut!

Sebagai catatan, hasil pengujian di atas didapatkan di perangkat sample yang dipinjamkan ASUS untuk kami sebelum waktu rilis smartphone tersebut. Kami melihat, ada beberapa fitur yang belum dihadirkan oleh ASUS di versi yang kami dapatkan ini, yang mungkin saja baru akan dibuka di update sistem operasi yang akan dihadirkan setelah waktu rilisnya nanti. Oleh karena itu, untuk pengujian penuh kami nanti, kami akan coba mencari konfirmasi dari ASUS terkait waktu kehadiran update tersebut sebelum melakukan pengujian penuh. Jadi, hasil pengujian di sini mungkin saja akan sedikit berbeda dari pengujian di review nanti.

: , ,

COMMENTS