Review Smartphone ASUS ZenFone 5Z: Kencang, Menarik, dan (Cukup) Murah

Reading time:
November 12, 2018

Kamera

ASUS menghadirkan kamera utama dual-camera dengan konfigurasi serupa dengan ZenFone 5 di ZenFone 5Z ini. Mereka menggunakan sensor 12 MP f/1.8 digunakan sebagai penangkap gambar utama di sistem kamera utama, disertai dengan sensor 8 MP f/2.0 untuk wide-angle. Sementara untuk selfie, tersedia sensor 8 MP f/2.0. Berikut ini adalah hasil foto dari kamera smartphone baru ASUS ini:

Kamera Utama

Kamera Selfie

Hasil foto dari kamera ZenFone 5Z ini bisa dikatakan baik, terutama di kondisi lingkungan sekitar terang. Detail dan warna yang didapatkan di foto terlihat menunjukkan kelas kamera di smartphone menengah ke atas dengan kualitas yang mumpuni. Memang, kamera di ZenFone 5Z ini bukanlah yang terbaik yang pernah kami jumpai, tetapi terbilang sangat memuaskan, terutama untuk kelas harganya. Menurut kami, hanya sedikit smartphone di kelas harga ZenFone 5Z yang bisa menawarkan kualitas seperti ini.

HDR di kamera ZenFone 5Z ini bisa membantu mengoptimasi hasil foto. Menariknya, karena smartphone ini menggunakan SoC yang kencang, dengan ISP yang sangat mumpuni, ketika HDR diaktifkan, tidak terasa perbedaan kecepatan pengambilan foto bila dibandingkan saat HDR tidak aktif. Ini merupakan sebuah keunggulan yang bisa ditawarkan oleh ISP yang baik di dalam SoC.

Detail
Kamera utama dari ZenFone 5Z menawarkan detail yang baik

Ketika kondisi cahaya berkurang, kualitas hasil foto yang didapatkan pun sedikit berkurang, tetapi menurut kami masih berada dalam batas wajar. Kecepatan pemotretan yang ditawarkan kamera juga berkurang, dan hal ini membuat terkadang hasil foto terlihat sedikit kabur. Berkurangnya kecepatan pemotretan ini disebabkan karena ASUS tampaknya mencoba mengejar detail dan menghindari foto yang terlalu gelap, tanpa ISO tinggi, sehingga dikompensasi dengan shutter speed yang agak diturunkan. Walaupun begitu, tetap, foto yang dihasilkan tetap bisa dikategorikan baik, baik untuk kamera utama maupun kamera selfie.

P 20181106 004928 P 20181106 013342

Portait Mode, untuk foto dengan efek bokeh, tersedia di smartphone ini. Untuk Portait Mode di kamera utama, kita bisa melakukan pengaturan manual untuk menentukan “kekuatan” bokeh. Hasil yang didapatkan bisa dikatakan cukup baik, walaupun memang masih belum benar-benar sempurna. Sayangnya, fitur serupa tidak tersedia di Portait Mode di kamera selfie. Di kamera selfie, “kekuatan” bokeh diatur secara otomatis sesuai konfigurasi ASUS, yang sayangnya menurut kami terlalu “kuat”, menghasilkan efek bokeh yang agak kurang halus.

P 20181106 083348
Hasil foto kamera utama “normal”
P 20181106 083352
Hasil foto kamera utama “wide”

Foto wide angle bisa didapatkan dengan memanfaatkan kamera kedua di sistem kamera utama. Sayangnya, karena ASUS hanya menawarkan sensor 8 MP f/2.0, hasil yang didapatkan tidaklah sebaik hasil foto dari kamera 12 MP f/1.8. Penurunan detail dan kualitas keseluruhan hasil foto yang bisa dirasakan terjadi ketika menggunakan kamera wide angle ini. Memang, area yang lebih luas bisa ditangkap dengan memanfaatkan kamera wide ini, tetapi saran kami, gunakan bila memang dibutuhkan saja, karena kualitas foto yang lebih rendah mungkin akan dirasa kurang memuaskan.

Beberapa fitur tambahan pun disediakan ASUS untuk kamera dari ZenFone 5Z ini, seperti Selfie Master untuk optimasi penggunaan kamera selfie, termasuk untuk Beauty Live, di mana kita bisa merasakan efek dari fitur Beautification saat melakukan live streaming, serta ZeniMoji, di mana ekspresi wajah kita bisa digunakan untuk mengatur raut wajah dari beberapa karakter yang disediakan. Tersedia juga opsi Panorama, GIF Animation, Slow Motion, dan Time Lapse, serta Super Resolution untuk membuat foto resolusi super tinggi dengan kamera utama ZenFone 5Z ini. Integrasi dengan Google Lens pun tersedia di aplikasi kamera dari ZenFone 5Z ini.

Sedangkan untuk perekaman video, kualitas video yang dihasilkan terbilang memadai, sesuai dengan kelasnya, terutama ketika menggunakan kamera “normal” di sistem ko. EIS untuk mengurangi guncangan di video, yang akan membantu mendapatkan video yang lebih stabil, tersedia, walaupun hanya sebatas untuk resolusi Full HD @ 30 fps saja. Perekaman video di resolusi yang lebih tinggi, atau di Full HD @ 60 fps, masih belum didukung oleh EIS. Ketika menggunakan kamera wide, hasil video yang didapatkan tidak sebaik kamera utama, tetapi akan berguna bila memang wide angle dibutuhkan. Perlu diingat, resolusi yang ditawarkan juga tidak setinggi kamera “normal” di sistem kamera utama, tetapi tetap menawarkan EIS hingga resolusi Full HD @ 30 fps.

Baterai

Beralih ke baterai, ASUS melengkapi smartphone ini dengan baterai 3300 mAh. Kapasitas baterai di kisaran ini memang cukup banyak digunakan oleh smartphone kelas menengah ke atas belakangan ini, dan bila dikombinasikan dengan SoC 10 nm akan mendukung hadirnya smartphone dengan daya tahan baterai yang terbilang baik, setidaknya dari pengalaman kami. Untuk melihat daya tahan baterai ZenFone 5Z ini, kami melakukan pengujian, yaitu dengan tes standar web browsing kami serta PCMark Work 2.0 Battery Test.

Grafik Battery Test Web Browsing

Di tes web browsing, kami mendapatkan daya tahan sekitar 14 jam untuk ZenFone 5Z. Terbilang cukup panjang untuk sebuah smartphone dengan SoC kencang kelas premium, dengan baterai di kisaran 3000 mAh, bukan yang terbaik di kelasnya, tetapi tetap memuaskan. Sementara di PCMark Work 2.0 Battery Test, kami mendapatkan daya tahan sekitar 10 jam 44 menit, sesuai hasil yang ditampilkan aplikasi. Kami masih belum bisa memberikan grafik perbandingan untuk daya tahan baterai di PCMark Work 2.0 untuk smartphone kelas menengah ke atas karena data yang kami miliki masih terbatas, tetapi hasil ini menunjukkan daya tahan baterai ZenFone 5Z ini terbilang cukup baik.

Update: Akhirnya, kami selesai juga melakukan tes charging untuk smartphone ini. Dengan menggunakan charger bawaan yang ada di paket penjualan ZenFone 5Z ini, baterai 3300 mAh di dalam smartphone ini bisa diisi ulang hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit. Waktu itu bisa dikatakan baik, menunjukkan bahwa smartphone ini mendukung pengisian ulang daya baterai secara cepat dengan charger dalam paket penjualannya.

Load Comments

Reviews

December 1, 2021 - 0

VIDEO: Membahas MediaTek Dimensity 1200 pada Xiaomi 11T

Bodi dan Desain Xiaomi 11T Smartphone ini adalah satu dari…
November 30, 2021 - 0

Review Huawei nova 9: Smartphone Ala Flagship dengan HarmonyOS

Hasil Pengujian AnTuTu 9: 470 rb (Normal), 516 rb (Performance)…
November 26, 2021 - 0

Review realme 8i: Rp 2,4 Juta, Layar 120Hz, Helio G96, Kamera 50MP

Pengujian Performa Benchmark Antutu 8: 283209 Geekbench 5: Single Core:…
November 22, 2021 - 0

Review OPPO A95: Seri A Teratas dari OPPO

Harga Oppo A95 dijual dengan harga resmi Rp 3.999.000. Penutup…

Accessories

October 26, 2021 - 0

Review Vivo TWS 2 ANC & Vivo TWS 2e

Pengalaman Penggunaan Kenyamanan Pakai Untuk kami, kenyamanan maksimal baru didapatkan…
September 18, 2021 - 0

Video – Review: TWS Vivan Liberty T300NC

Mungkin semua tidak asing lagi bila mendengar kata Vivan. Ya,…
August 30, 2021 - 0

Review Sony WF-1000XM4: Karakter Bisa Diatur, Fitur Berlimpah

Pengalaman Penggunaan Kenyamanan pakai dalam aktivitas Selama beraktivitas kami merasa…
July 13, 2021 - 0

Video – Review OPPO Enco Buds: Baterai Awet, Tahan Air, Bass Kencang

Produk earphone TWS tentu sudah sangat beragam saat ini, dengan…

Wearables

October 29, 2021 - 0

Review HUAWEI Watch GT3 dengan HarmonyOS: Smartwatch Sejati, Mewah dan Irit Baterai

Sudah hadir di dalam lab pengujian Jagat Gadget, adalah smartwatch…
October 25, 2021 - 0

IT Luncurkan Produk-Produk Smart Home di Indonesia, Apa Saja?

IT: Immersive Tech, resmi menghadirkan produk smart home premium dengan…
October 19, 2021 - 0

Tech Uncensored: Smartphone Belum Lengkap Tanpa Smartwatch dan TWS?

Memiliki satu atau lebih smartphone di masa sekarang nampaknya sudah…
September 18, 2021 - 0

Video – Review: TWS Vivan Liberty T300NC

Mungkin semua tidak asing lagi bila mendengar kata Vivan. Ya,…