Google dan Spotify Akui Punya Kesepakatan Biaya Play Store

Author
Friska
Reading time:
November 22, 2023
Spotify logo 2020 1024x578 1

Dalam perseteruan antara Google dengan Epic yang masih berlangsung hingga saat ini, terdapat kesaksian baru yang diungkapkan dalam pengadilan Epic vs Google tersebut di mana disebutkan bahwa Spotify membayar komisi 4% saja kepada Google jika penggunanya memilih melakukan pembayaran dengan Google. Angka ini jauh lebih rendah dari biaya umum Google yang biasaya sebesar 15%.

Hal ini diungkap oleh kepala kemitraan global Google, Don Harrison, bahwa jika pengguna memilih membayar langsung dari Spotify, tidak ada komisi yang perlu dibayarkan.

Google berjuang untuk merahasiakan angka Spotify ini secara privat dalam perseteruan antara Epic dan Google, dikarenakan kekhawatiran hal ini bisa menimbulkan bentrok terhadap negosiasi dengan pengembang aplikasi lain yang juga menginginkan rate yang juga tidak kalah rendahnya.

Sebelumnya, Google pernah meluncurkan Google’s User Choice Billing Program di mana para pengembang bisa memotong komisi yang perlu dibayarkan ke Google Play Store hingga potongan 4% jika mereka menggunakan sistem pembayaran milik mereka sendiri. Sehingga, biaya untuk berlangganan hanya sebesar 11% dari standar biaya 15%.

Spotify ini, bisa dibilang, merupakan kasus yang cukup unik karena mereka tidak perlu membayar komisi sebesar itu. Harrison sendiri menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena Spotify sendiri adalah aplikasi yang sangat populer di Android, dan mayoritas pengguna Android menuntut aplikasi ini untuk bisa bekerja dengan baik di perangkat mereka. Sebagai bagian dari kesepakatan ini, kedua belah pihak juga setuju untuk memberikan masing-masing US$ 50 juta untuk “dana sukses”.

Tidak hanya Spotify, Google akui bahwa ada aplikasi lain yang juga memiliki kesepakatan unik bersama yang juga memiliki keuntungan terhadap pembayaran komisi lebih kecil terhadap Google. Namun tidak disebutkan oleh pihak terkait aplikasi apa saja yang memiliki kesepakatan tersebut.

(sumber)

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…