Review vivo V30: Lebih Murah, Lebih Kencang dan Irit dengan Snapdragon + 3 Kamera 50 MP
Spesifikasi

SoC: Snapdragon 7 Gen 3 dengan fabrikasi 4 nm. Spesifikasi dari SoC ini sudah kami bahas ya di video terpisah.
RAM & Storage ada opsi:
- 8 GB + 8 GB Extended RAM dengan storage 256 GB
- 12 GB + 12 GB Extended RAM dengan storage 512 GB
RAM menggunakan LPDDR4X, storage menggunakan UFS 2.2. Tidak ada slot untuk Micro SD di smartphone ini.

Sistem Pendingin: Ultra Large Smart Cooling System dengan Vapor Chamber dan 11 built-in temperature sensor.
Baterai: 5000 mAh, dengan BlueVolt Battery Technology yang disebut memungkinkan vivo menggunakan baterai 5000 mAh di smartphone dengan tebal hanya 7.45 mm saja.
- 80W FlashCharge, menjanjikan charging penuh hanya dalam 48 menit saja.
- Ada 24-Dimension Security Protection untuk keamanan charging.
Sensor: Accelerometer, Gyro, Proximity Sensor, Ambient Light Sensor, e-Compass, dll.
Konektivitas:
- 2G, 3G, 4G, 5G. Ya, ini kan pakai SoC yang sudah mendukung 5G, jadi sudah kekinian ya.
- Wi-Fi 6
- Bluetooth 5
- NFC Multifunctions. Jadi ini bisa digunakan juga untuk emulasi access card.
- USB OTG
- Output display lewat USB C sayangnya belum didukung
Keamanan: fingerprint (Screen Touch ID), face unlock
OS: Funtouch OS 14, dengan basis Android 14
- vivo menjanjikan update Android dan security sampai 2 tahun.
- Ada 50 Months Fluency Protection, jaminan UI smartphone ini akan tetap terasa mulus digunakan sampai 50 bulan.
- “Layanan ekstra” seperti Global Search dan Lockscreen Poster juga ditawarkan di setup awal smartphone ini. Kalau dirasa tidak dibutuhkan, kita tentu saja bisa menonaktifkan “layanan-layanan” itu.
- Ada beberapa app yang secara standar otomatis di-install setelah setup awal. Untungnya ini bisa dihapus dengan mudah kalau tidak kita butuhkan. Tapi, instalasi aplikasi-aplikasi itu tidak bisa dihentikan. Jadi, untuk setup awal, kami menyarankan untuk pakai Internet tanpa kuota.
- Selain itu, hati-hati juga dengan rekomendasi dari V-Appstore. Kalau asal OK atau asal next, bisa jadi ada lebih banyak aplikasi lagi yang terinstall secara otomatis.
Simak penjelasan kami lewat video berikut ini:



















