Google Bakal Jalankan OS Fuchsia secara Virtual di Android, Untuk Apa

Author
Irham
Reading time:
July 8, 2024

Google sedang mempertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem operasi Fuchsia ke dalam perangkat Android melalui virtualisasi. Fuchsia OS sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2016 dan muncul pada perangkat komersial pertama kali pada tahun 2021 dengan peluncuran Nest Hub generasi pertama.fuchsia virtual di Android

Tapi sampai saat ini, Fuchsia OS belum diimplementasi secara luas, selain hanya untuk perangkat Nest Hub saja. Nah, kabar terbaru menyebutkan kalau Fuchsia OS bakal dijalankan sebagai mesin virtual di perangkat Android. Google dikabarkan punya proyek baru bernama ”microfuchsia” yang tujuannya supaya OS Fuchsia berjalan pada perangkat Android melalui virtualisasi. Lalu apa fungsinya?

Fuchsia OS Lebih Aman

Fuchsia OS sendiri dibangun sejak awal menggunakan mikro kernel bernama Zircon, berbeda dengan pendekatan kernel Linux yang dimodifikasi seperti pada Android dan ChromeOS. Arsitektur mikro kernel ini menawarkan efisiensi, fleksibilitas, dan keamanan yang lebih baik dengan meminimalkan jumlah kode tepercaya dalam sistem.

Nantinya virtualisasi mucrofuchsia menciptakan replika hardware berbasis software, memungkinkan operasi dalam lingkungan komputasi terpisah. Isolasi ini memastikan bahwa program yang berjalan pada OS utama dan dalam mesin virtual tidak saling mengganggu.

Baca Juga: Samsung Galaxy Ring Generasi Mendatang Mungkin Bakal Punya Layar • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Ini bisa digunakan untuk menjalankan tugas-tugas yang memerlukan keamanan tinggi. Laporan dari repositori kode Fuchsia Gerrit menyebutkan bahwa microfuchsia akan menggunakan perangkat lunak virtualisasi seperti QEMU dan pKVM. pKVM yang dikembangkan oleh Google sendiri memang berfokus pada keamanan berlapis untuk eksekusi beban kerja terisolasi.

Meski demikian, belum ada detail yang jelas seperti apa skenario penggunaan dari virtualisasi Fuchsia OS di Android ini. Namun mengingat sebelumnya OS ini digunakan untuk perangkat seperti Nest Hub, ada kemungkinan ini bakal dipakai untuk implementasi ekosistem IoT, yang tentunya seiring perkembangannya sekarang ini, semakin butuh keamanan yang tinggi.

Sumber

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…