ARM Mau Cabut Lisensi Desain Chip Qualcomm, Beri Batas Waktu 60 Hari

Author
Irham
Reading time:
October 24, 2024

Ditengah hebohnya gelaran Snapdragon Summit yang digelar Qualcomm pekan ini, kabar mengejutkan datang dari mitra lama mereka yaitu ARM. ARM dikabarkan telah memberikan pemberitahuan 60 hari kepada Qualcomm terkait pencabutan lisensi desain chip mereka.

ARM cabut lisensi Qualcomm

Ini terjadi gara-gara masalah sengketa lisensi yang terjadi antara ARM dan Qualcomm. Pencabutan lisensi ini bakal bisa berdampak besar pada rencana Qualcomm dalam mengembangkan chipset untuk smartphone, laptop, dan industri otomotif.

Sengketa Lisensi ARM dan Qualcomm

Sengketa ini bermula pada tahun 2022, ketika ARM menggugat Qualcomm atas dugaan pelanggaran kontrak dan merek dagang terkait pengembangan Core Phoenix – cikal bakal dari Core CPU Oryon, tanpa izin dari ARM. Core Phoenix sendiri dikembangkan dengan “akar”nya yang masih berasal dari arsitektur ARM.

Baca Juga: Snapdragon 8 Elite Bakal Dukung Update OS Sampai 8 Tahun • Jagat Gadget

Qualcomm yang saat ini bisa dibilang adalah salah satu pelanggan terbesar ARM, diperkirakan akan mengalami kerugian besar jika lisensi tersebut benar-benar dicabut. Meskipun Qualcomm kini sudah menggunakan teknologi Oryon yang tidak lagi bergantung pada Core ARM, tapi mereka masih tetap memerlukan instruksi set ARM untuk menghubungkan perangkat keras dan perangkat lunak.

Sampai saat ini, Qualcomm belum memberikan tanggapan resmi mengenai pencabutan lisensi tersebut. Masalah ini diperkirakan akan dibawa ke pengadilan federal di Delaware pada Desember mendatang, namun ada spekulasi bahwa kedua perusahaan bisa mencapai penyelesaian di luar pengadilan sebelum waktu yang ditentukan tersebut.

Sumber

Tags:

Load Comments

Reviews

February 2, 2026 - 0

Review Infinix Note Edge 5G+: Baterai Besar, Body Tipis, XOS 16, Android 16, Gak Pake Iklan!

Ini adalah Infinix Note Edge 5G+. Smartphone terbaru dari Infinix,…
January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…