Apple Tertarik Gunakan DeepSeek untuk Apple Intelligence di China

Author
Irham
Reading time:
February 3, 2025

Apple dikabarkan sedang mempertimbangkan kerja sama dengan model kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, untuk menghadirkan fitur Apple Intelligence di pasar China. Ya, pemerintah China sendiri memang punya aturan ketet yang memaksa perusahaan asing seperti Apple menggunakan model AI lokal, bukan yang dikembangkan di luar negeri.

Apple Intelligence DeepSeek

Sebelumnya, Apple sempat kesulitan memenuhi persyaratan ini karena model AI-nya dirancang untuk pasar global. Namun, kehadiran DeepSeek—yang lebih murah secara operasional dan sudah memenuhi standar hukum China—dipandang sebagai solusi tepat waktu.

Apple Tanpa AI, Gagal Bersaing di China

Peluncuran Apple Intelligence di China dinilai penting untuk meningkatkan daya saing iPhone, yang selama ini kalah bersaing dengan merek lokal seperti Huawei dan Xiaomi. Data terbaru menunjukkan penurunan penjualan iPhone di China karena konsumen lebih memilih smartphone buatan dalam negeri dengan fitur lengkap dan harga terjangkau.

Baca Juga: Apple Batalkan Proyek Kacamata AR, Kenapa? • Jagat Gadget

Jika Apple Intelligence berhasil diintegrasikanmenggunakan DeepSeek, tentu Apple bisa jadi kembali menarik minat pasar. Meski demikian, Apple Intelligence sendiri masih menghadapi sejumlah masalah mendasar. Fitur andalannya, seperti Siri generasi baru yang dijanjikan lebih canggih, masih tertunda hingga 2025 atau 2026.

Selain itu, kemampuan AI Apple kerap dikeluhkan pengguna karena gagal menjalankan tugas sederhana, seperti merangkum pesan atau berita dengan akurat. Hasilnya kadang justru menyesatkan atau mengandung kesalahan lucu yang membingungkan.

Kolaborasi dengan DeepSeek disebut sebagai langkah strategis Apple untuk mengakali tantangan regulasi sekaligus menghemat biaya. Namun, kesuksesan jangka panjang tetap bergantung pada kemampuan perusahaan memperbaiki kelemahan Apple Intelligence.

Banyak analis menilai, kehadiran AI saja tidak cukup jika fitur intinya belum matang atau terus tertunda. Pasar China, yang sangat kompetitif, mungkin tidak akan memberi banyak toleransi jika Apple gagal memenuhi ekspektasi.

Sumber

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…