HMD Perpanjang Lisensi Nokia Buat Ponsel Fitur
HMD dilaporkan telah memperpanjang lisensinya dengan Nokia. Kesepakatan tersebut membuat mereka dapat terus menggunakan brand Nokia untuk membuat feature phone hingga dua atau tiga tahun lagi, setelah kesepakatan awal yang berakhir pada 2026 mendatang.
Perpanjangan lisensi ini sendiri belum dikonfirmasi secara resmi baik oleh HMD Global maupun Nokia. Namun, menurut sumber orang dalam, kesepakatan sudah diamankan dan tampaknya tinggal menunggu waktu sampai pengumuman resminya keluar.
Seperti diketahui, HMD Global memegang lisensi eksklusif sejak 2016 untuk menggunakan brand Nokia di segmen perangkat mobile, baik feature phone atau smartphone. Kendati demikian, belakangan perusahaan tersebut mulai memakai brand mereka sendiri untuk smartphone sementara untuk feature phone tetap memakai Nokia.
Bukan tanpa alasan, brand Nokia memang masih sangat kuat di ranah ponsel fitur alias perangkat yang hanya menawarkan fungsi dasar seperti panggilan telepon dan SMS. Meski di sebagian besar wilayah mungkin sudah tergeser dengan smartphone, tapi di India dan China – dua negara dengan penduduk terbanyak – masih banyak diminati.
Menurut data dari IDC, HMD Global masih memimpin pasar feature phone di India dengan brand Nokia-nya. Pangsa pasarnya dilaporkan lebih dari 22% berdasarkan volume dan hampir 21% berdasarkan nilai dari data pada 2024 lalu dan perpanjangan lisensi ini memungkinkan mereka untuk meneruskan dominasinya di sana.
Di Indonesia sendiri, ponsel fitur Nokia sampai sekarang masih terus bertahan, meskipun peminatnya memang sangat kecil bila dibandingkan smartphone. Kalian sendiri masih pakai featur phone di zaman sekarang?














