Samsung Galaxy XR Laris Manis Sampai Kehabisan Stok
Samsung baru saja resmi meluncurkan Galaxy XR, yang tersedia perdana untuk wilayah Korea Selatan dan Amerika Serikat. Dibanderol seharga USD 1.800 atau sekitar Rp29 jutaan, tampaknya minat terhadap perangkat XR perdana dari Samsung itu jauh melebih ekspektasi. Dilaporkan stok di Korea Selatan menipis, sementara di AS ludes.
Bahkan, untuk wilayah Amerika Serikat, Galaxy XR langsung habis tidak lama setelah perangkat tersebut resmi dijual lewat website Samsung dan hingga kini kabarnya belum ada informasi terkait restock. Ini meninggalkan calon konsumen di AS yang berniat untuk membeli perangkat XR tersebut harus menunggu lebih lama lagi.
Bakal Bertahan atau Menurun?
Kalau mau berbicara secara jujur, Apple Vision Pro juga mendapatkan minat yang tinggi saat awal diluncurkan. Namun, penjualannya mulai menurun seiring berjalannya waktu. Nah, apakah nasib yang sama juga bakal terjadi dengan Samsung Galaxy XR, tentunya masih harus kita lihat beberapa bulan mendatang.

Terlepas itu, Galaxy XR sendiri menawarkan berbagai keunggulan dibanding Vision Pro, terutama dari segi harganya yang jauh lebih terjangkau. Sementara Samsung memasarkannya dengan harga USD 1.800, Apple membanderol perangkat XR mereka dengan harga USD 3.500 atau sekitar Rp58 jutaan. Hampir separuhnya!
Baca Juga: YouTube Kenalkan Fitur Likeness Detection Untuk Kurangi Penyalahgunaan AI • Jagat Review
Selain harga lebih terjangkau dengan spesifikasi teknis head-to-head, keunggulan paling killer adalah dari sisi software dibandingkan dengan Vision Pro. Galaxy XR hadir berbasis Android XR yang tidak terikat pada satu merek. Artinya, aplikasi yang dibuat untuk Galaxy XR dapat dengan mudah di-porting ke headset Android XR lainnya di masa mendatang, sehingga potensi ekosistem software yang bakal berkembang jauh lebih cepat.















