Menggenggam realme GT 8 Pro Dream Edition: Flagship “Impian” dari realme
Jakarta, 16 Desember 2025 – Dalam sesi media gathering yang digelar realme Indonesia kemarin, kami berkesempatan menggenggam langsung perangkat realme GT 8 Pro Dream Edition. Sebuah hasil kolaborasi spesial antara realme dengan tim F1, Aston Martin Aramco.

Hands-On realme GT 8 Dream Edition
Dari paket penjualan yang disediakan, terlihat cukup kompleks. Setiap aksesori yang disertakan menguatkan tema kolaborasi dengan tim F1 Aston Martin Aramco. Terksan sangat ekslusif dan mewah.
Di tangan, unit smartphone utamanya terasa kokoh dengan warna Racing Green khas mobil balap dan logo tim yang tercetak jelas. realme juga memberikan dua pilihan case pelindung sekaligus, menunjukkan perhatian pada detail paket premium ini.

Yang paling unik di dalam kotak ini adalah alat-alat kecil yang juga disematkan didalamnya. Ada modul kamera tambahan berwarna, obeng kecil, dan baut pengganti. Ya, ini menjadi keunikan sendiri di perangkat ini, dimana tersedia fitur modularitas di mana pengguna bisa melepas dan mengganti desain modul kameranya, antara bentuk kotak atau bulat.
Ini sebuah sentuhan kustomisasi yang belum pernah ada di smartphone lain. Bahkan realme juga menyediakan dua buah casing untuk menyesuaikan dengan bentuk modul kamera tersebut.
Baca Juga: realme GT 8 Pro Tidak Masuk ke Indonesia, Siapkan Kejutan Lain di 2026 • Jagat Gadget
Realme juga menyertakan kepala charger besar 120W dan kabel USB di dalam boxnya. Ini memastikan pengguna bisa langsung merasakan kecepatan pengisian daya yang dijanjikan.

Secara spesifikasi internal, perangkat ini menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan baterai 7000 mAh. Layarnya LTPO AMOLED 2K yang terang banget, serta kamera periskop 200MP untuk zoom jarak jauh yang tajam. Semua fitur ini sebenarnya sudah cukup menjadikannya flagship yang sangat kompetitif.
Namun, ada satu catatan penting bagi kita di Indonesia. realme telah mengonfirmasi bahwa GT 8 Pro Dream Edition ini, termasuk versi regulernya, tidak akan masuk resmi ke pasar Indonesia. Ya, ini artinya smartphone “impian” ini hanya bisa didapat lewat jalur impor tidak resmi dengan segala risikonya.
Langkah ini memang disayangkan. Namun, semoga saja kita bisa melihat inovasi lain yang tak kalah keren dari realme yang diboyong resmi ke Indonesia dalam waktu dekat.



















