Fitur Deteksi Hipertensi Apple Watch Sudah Hadir di India
Apple mulai membuka akses fitur deteksi hipertensi pasif untuk pengguna di India. Setelah lebih dulu hadir di Apple Watch Series 11 dan Watch Ultra 3 pada September lalu, fitur ini sekarang bisa dipakai di perangkat yang lebih lama, termasuk Apple Watch Series 9 dan Watch Ultra 2.

Cara Kerja Fitur Deteksi Hipertensi Apple Watch
Fitur ini bekerja tanpa mengubah cara pengguna memakai jam. Sensor optik yang biasanya dipakai untuk mengukur detak jantung dianalisis kembali untuk melihat bagaimana pembuluh darah bereaksi setiap kali jantung berdetak. Data yang dikumpulkan selama 30 hari diproses di latar belakang dan hasilnya dipakai untuk mencari pola yang menunjukkan potensi darah tinggi
Jika pola itu muncul secara konsisten, pengguna akan menerima pemberitahuan berisi penjelasan dan saran tindak lanjut. Apple menilai pendekatan ini bisa membantu lebih banyak orang mengenali tanda awal tekanan darah tinggi yang selama ini sering terlewat.
Baca Juga: Gokil! iPhone 17 Pro Dipakai Jadi Kamera Resmi di Final MLS • Jagat Gadget
Pengguna tetap perlu mencatat batasan fitur ini. Apple tidak mengaktifkannya bagi pengguna di bawah 22 tahun, mereka yang sudah didiagnosis hipertensi, dan individu yang sedang hamil. Apple juga menegaskan bahwa fitur ini bukan alat medis, melainkan pengingat awal agar pengguna mempertimbangkan pemeriksaan atau perubahan gaya hidup.
Secara global, fitur deteksi darah tinggi ini mulai diluncurkan pada pertengahan September 2025 dan kini sudah tersedia di lebih dari 150 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, sebagian besar Eropa, Kanada, UEA, dan Vietnam. Lalu untuk versi SE juga tetap tidak mendapat dukungan fitur ini. Untuk Indonesia, belum ada konfirmasi resmi bahwa fitur tersebut sudah aktif, sehingga kemungkinan besar belum tersedia.















