Paten Google Buat Desain Baterai Tanam Lebih Mudah Diperbaiki

Author
Mahfud
Reading time:
January 18, 2026

Google tengah mencari cara baru untuk merancang baterai ponsel agar lebih mudah diperbaiki. Lewat pengajuan paten terbarunya, raksasa teknologi ini ingin mengurangi ketergantungan pada lem yang selama ini menyulitkan proses servis dan menariknya desain baru ini tetap mempertahankan bodi tipis khas perangkat modern.

baterai smartphone

Selama ini, baterai tanam dikenal merepotkan karena dilem permanen demi menjaga ketahanan air dan dukungan pengisian daya wireless. Namun, ini bikin proses bongkar pasang sering berisiko merusak komponen lain. Google mencoba mencari solusi agar perangkat tetap rapat, tetapi tidak menyulitkan teknisi.

Dalam dokumen paten yang diajukan ke kantor paten Amerika Serikat, Google menjelaskan konsep baterai dengan struktur khusus. Alih-alih direkatkan kuat ke rangka, baterai ditempatkan dalam semacam bingkai logam pelindung. Sistem ini membuat baterai lebih aman sekaligus lebih mudah dilepas saat perbaikan.

Desain yang diajukan menggunakan mekanisme pengunci mekanis, seperti interlock dan penahan tekanan. Fungsinya untuk memastikan baterai tetap kokoh meski ponsel terjatuh atau tertekuk. Dengan begini, penggunaan lem bisa dikurangi secara signifikan.

Hal yang menarik adalah bahwa desain dari Google ini tak mengorbankan fitur seperti wireless charging, ketahanan air, hingga desain ramping. Karena biasanya smartphone yang termasuk mudah diperbaiki hadir dengan bodi lebih tebal serta menghilangkan daya tahan airnya.

Paten ini juga tidak hanya ditujukan untuk ponsel biasa. Diagram yang ditampilkan menunjukkan potensi penerapan pada ponsel lipat, tablet, laptop, hingga perangkat wearable. Meski begitu, perlu diingat bahwa paten bukan jaminan bakal berujung menjadi produk final. Menurut kalian sendiri, konsep semacam ini layak diterapkan secara luas?

Sumber

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…