Sideloading Android Tidak Jadi Diperketat, Google Siapkan Mekanisme Baru

Author
Irham
Reading time:
January 18, 2026

Google akhirnya mengubah arah kebijakannya soal instalasi aplikasi Android di luar Play Store. Rencana untuk memperketat sideloading secara menyeluruh tidak jadi diterapkan. Sebagai gantinya, Google menyiapkan sistem verifikasi baru yang memberi peringatan risiko, tanpa benar-benar menutup akses instalasi.

Android Sideloading

Sebelumnya, Google sempat mewacanakan kewajiban pendaftaran bagi semua pengembang aplikasi sideloading mulai 2026. Gagasan ini langsung menuai respons negatif karena dianggap membatasi kebebasan pengguna Android yang sudah terbiasa memasang aplikasi dari luar Play Store.

Baca Juga: Paten Google Buat Desain Baterai Tanam Lebih Mudah Diperbaiki • Jagat Gadget

Banyak Diprotes Kalangan Developer, Google Melunak

Setelah mendapat banyak masukan, Google memilih pendekatan yang lebih lunak. Pengguna tetap bisa menginstal aplikasi dari pengembang yang belum terverifikasi, tetapi akan melewati alur instalasi khusus dengan peringatan yang lebih jelas.

Indikasi sistem baru ini mulai terlihat di versi terbaru Google Play. Muncul sejumlah pesan yang menjelaskan bahwa aplikasi tidak bisa diverifikasi, baik karena pengembang belum terdaftar maupun karena perangkat tidak terhubung ke internet. Meski begitu, pengguna masih diberi pilihan untuk melanjutkan instalasi.

Screenshot 18 1 2026 224815 www.androidauthority.com

Peringatan tersebut menegaskan potensi risiko terhadap perangkat dan data pribadi. Namun dari bocoran awal ini, perlindungan tambahannya masih terlihat mirip dengan sistem lama saat mengaktifkan instalasi dari sumber tidak dikenal.

Google tampaknya masih menyempurnakan mekanisme ini sebelum benar-benar diterapkan secara luas. Uji coba awal dijadwalkan mulai September tahun ini, dengan Indonesia masuk dalam daftar negara pertama yang akan merasakannya.

Sekarang pertanyaannya, apakah sistem verifikasi ini cukup efektif membuat pengguna lebih waspada, atau justru hanya menjadi satu layar peringatan tambahan yang mudah dilewati.

Sumber

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…