Variable Aperture Bakal Hidup Lagi di iPhone 18 Pro Series?
Kalau kalian sempat mengamati tren kamera smartphone, beberapa tahun lalu Samsung pernah membawa satu fitur yang cukup menarik dan terobosan baru di eranya,yaitu variable aperture. Meskipun kemudian Samsung tidak lagi menggunakannya di seri terbaru, tapi kabarnya Apple justru mau mengusung fitur tersebut.

Apple ramai dirumorkan akan membawa variable aperture ke iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max tahun ini. Buat yang belum tahu apa itu variable aperture, teknologi ini memungkinkan bukaan lensa berubah sesuai kondisi cahaya, jadi kamera bisa lebih fleksibel antara situasi terang dan gelap.
Variable Aperture Pernah Dipakai di Galaxy S Series
Samsung sendiri dulu pernah menggunakannya di Galaxy S9 dan Galaxy S10, pada kamera utama. Setelah itu, Samsung menghentikannya mulai generasi Galaxy S20 pada 2020, dan sejak saat itu tidak lagi dipakai.
Kabar soal Apple yang bakal pakai fitur tersebut, membuat Samsung disebut ikut memantau dengan serius. Perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk kembali memakai variable aperture di smartphone flagship mereka.
Baca Juga: 3 Smartphone Dreame Mulai Unjuk Gigi • Jagat Gadget
Jika benar dihidupkan lagi, variable aperture diperkirakan baru akan muncul di keluarga Galaxy S27 series tahun depan. Itu berarti ada jarak sekitar tujuh tahun sejak terakhir kali Samsung memakai teknologi ini di lini Galaxy S.
Keputusan final disebut belum dibuat. Samsung masih menilai apakah akan benar benar memakai sistem dual aperture atau bentuk variable aperture lain. Di sisi lain, proses teknisnya sudah mulai berjalan. Samsung Electro Mechanics dan MCNEX dilaporkan telah memproduksi sampel modul variable aperture dan mengirimkannya ke Samsung Electronics untuk evaluasi lebih lanjut.
Situasi ini menunjukkan pola yang cukup menarik. Fitur yang dulu sempat ada, lalu ditinggalkan, kini berpeluang kembali ketika kompetitor besar mulai bergerak ke arah yang sama.
Tentunya kita penasaran, sejauh apa variable aperture membawa peningkatan di kamera smartphone saat ini yang juga makin advance. Atau justru sekadar fitur teknis yang jarang terasa di pemakaian harian?














