MediaTek Dimensity 9600 Pro Resmi Diumumkan, Chip 2nm Pertama MediaTek dengan LPDDR6 dan UFS 5.0
MediaTek resmi memperkenalkan Dimensity 9600 Pro, SoC Flagship tebaru mereka. Ini menjadi chip mobile pertamanya yang dibuat menggunakan proses fabrikasi 2nm TSMC, dengan lebih dari 33 miliar transistor di dalamnya.
Spesifikasi dan Peningkatan Dimensity 9600 Pro
Dibanding proses 3nm, MediaTek mengklaim proses 2nm ini mampu meningkatkan performa chip hingga 14% sekaligus menurunkan konsumsi daya 23%.
Dimensity 9600 Pro memakai konfigurasi CPU 2+3+3 dengan desain all-big-core generasi keempat. Isinya dua C2-Ultra berkecepatan 4,55GHz, tiga C2-Pro 4,35GHz, serta tiga C2-Pro 3,10GHz, lengkap dengan total cache 34,5MB. MediaTek juga memberikan cache L2 21% lebih besar dibanding Dimensity 9500 untuk mengurangi jeda saat prosesor harus mengakses memori dalam beban berat.
Baca Juga: Tak Hanya TSMC, Snapdragon 8 Elite Gen 6 Juga Mungkin Diproduksi Samsung
Dari performa CPU, MediaTek mengklaim peningkatan 17% untuk single-core dan 15% untuk multi-core dibanding generasi sebelumnya. Konsumsi daya CPU juga diklaim turun cukup besar, termasuk hingga 61% pada pengujian multi-core dengan performa puncak yang sama.

Memori dan Storage Ikut Naik Kelas
Dimensity 9600 Pro juga membawa perubahan yang bakal terasa di smartphone generasi berikutnya karena menjadi chip mobile pertama yang mendukung LPDDR6 dan UFS 5.0. MediaTek menyebut LPDDR6 menawarkan performa 33% lebih tinggi dibanding LPDDR5X, sedangkan UFS 5.0 mampu menggandakan kecepatan sequential read dan write dibanding dual-channel UFS 4.0.
Untuk grafis, MediaTek menggunakan GPU G2-Ultra NX yang diklaim punya performa puncak 27% lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Konsumsi dayanya turun 24% pada tingkat performa yang sama, sementara kemampuan ray tracing meningkat 18%. GPU tersebut juga mampu mendorong frame rate game hingga 185fps.
Kemampuan kameranya ditangani ISP Imagiq 1290 yang mendukung perekaman video 4K hingga 240fps. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk membuat video slow-motion dengan frame rate tinggi. Chip tersebut juga punya hardware decoding H.266 yang diklaim mengurangi konsumsi daya hingga 23% dibanding decoding yang sepenuhnya mengandalkan software.
NPU Meningkat 51%
MediaTek turut membekali Dimensity 9600 Pro dengan dua NPU, yaitu NPU 1090 generasi ke-10 untuk kebutuhan performa tinggi dan NPU low-power generasi kedua untuk tugas yang berjalan terus-menerus. Performa prefill NPU performa tinggi meningkat 51%, sementara NPU hemat daya diklaim mengurangi konsumsi daya hingga 40%. Artinya, pemrosesan AI di smartphone tidak selalu harus bergantung pada cloud alias online.
Generative AI Engine 3.0 juga menggandakan kemampuan komputasi INT4 dibanding generasi sebelumnya. MediaTek mengklaim Dimensity 9600 Pro mampu menjalankan model mixture-of-experts dengan parameter hingga 30 miliar secara langsung di perangkat. Pemrosesan seperti ini bisa membuka ruang untuk fitur AI yang lebih kompleks tanpa harus terus mengirim data ke server.
Semua kemampuan tersebut dikelola lewat Tianji Intelligent Computing Fusion Architecture yang mengatur CPU, NPU, dan memori sebagai satu sistem. MediaTek mengatakan sistem ini memungkinkan aplikasi biasa tetap berjalan bersamaan dengan model AI berukuran besar tanpa saling berebut sumber daya secara berlebihan.
Dimensity 9600 Pro diharapkan segera hadir bersama beberapa smartphone flagship terbaru. Termasuk diantaranya vivo X500 Series dan OPPO Find X10 Series.

















