Jadi Top 1 Global Smartwatch Brand, Intip Keseriusan Huawei Garap Wearable

Author
Irham
Reading time:
September 24, 2026

Shenzen, 24 September 2026 – Huawei dinobatkan sebagai Global Top 1 Leading Smartwatch Brand, berdasarkan data dari IDC, dan kami kembali berkesempatan ke markas Huawei di Shenzhen, China untuk melihat lebih jauh pengembangan teknologi mereka khususnya perangkat Wearables. Huawei memperlihatkan bagaimana Huawei benar-benar fokus membangun ekosistem kesehatan, berbasis perangkat yang dipakai di tangan pengguna. Bahkan, dari sejak terakhir kami berkunjung di tahun 2023, beberapa fasilitas di lab Huawei Health  juga ditambahkan, termasuk salah satunya yaitu simulasi Ski dan juga olahraga menembak.

Huwei Health Lab

Huawei memperlihatkan bagaimana wearable mereka dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem kesehatan yang mengandalkan sensor, analisis data, kecerdasan buatan, hingga riset bersama institusi medis.

Huawei menyebut pendekatan ini sebagai proactive health management. Data yang dikumpulkan dari smartwatch tidak sekadar ditampilkan sebagai angka, tetapi diolah untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan potensi risiko kesehatan secara lebih dini.

Huawei Health Jadi Pusat Ekosistem Kesehatan

Aplikasi Huawei Health, tentunya jadi poros utama dari ekosistem ini. Aplikasi ini menjadi tempat pengguna melihat berbagai data kesehatan dan olahraga yang dikumpulkan dari wearable Huawei, sekaligus menjadi bagian penting dari ekosistem yang terus dikembangkan perusahaan.

IMG 20260924 WA0005

Huawei tidak hanya mengandalkan sensor yang semakin banyak untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Data dari wearable juga menjadi bahan dalam berbagai penelitian yang dilakukan bersama rumah sakit, universitas, dan institusi medis.

Dari presentasi Huawei, terlihat bahwa cakupan risetnya sudah cukup luas. Ada penelitian mengenai kesehatan jantung dan pembuluh darah, tekanan darah, pernapasan, kesehatan otak, Parkinson, hingga manajemen berat badan.

Huawei juga mengembangkan kemampuan analisis kesehatan dengan memanfaatkan AI. Dengan pendekatan ini, data yang dikumpulkan secara rutin dari perangkat wearable dapat digunakan untuk menghasilkan insight yang lebih relevan bagi kondisi pengguna.

Bukan Sekadar Riset Internal, Huawei Gandeng Dunia Medis

Salah satu hal yang cukup menarik dari pemaparan Huawei adalah banyaknya kerja sama dengan institusi medis. Di China, misalnya, Huawei bekerja sama dengan 301 Hospital untuk penelitian kesehatan jantung dan pemanfaatan AI dalam membantu skrining risiko fibrilasi atrium atau AFib.

Baca Juga: Review HUAWEI MatePad Air (2026): Makin Tipis, Premium, dan Canggih dengan Fitur AI!

Huawei juga bekerja sama dengan Zhejiang University School of Medicine Second Affiliated Hospital dalam penelitian pemantauan pasien setelah operasi katup jantung. Wearable dengan kemampuan ECG digunakan untuk membantu memantau kondisi pasien selama masa pemulihan.

Huawei Health Lab

Untuk kesehatan pembuluh darah, Huawei menggandeng Tongji Hospital yang berafiliasi dengan Huazhong University of Science and Technology. Penelitian ini memanfaatkan data dari sensor ECG dan PPG untuk membantu skrining risiko penyakit kardiovaskular.

Di bidang tekanan darah, Ruijin Hospital yang berafiliasi dengan Shanghai Jiao Tong University School of Medicine bersama Shanghai Institute of Hypertension juga terlibat dalam penelitian menggunakan wearable Huawei. Data fisiologis dari perangkat digunakan untuk mengeksplorasi pemantauan dan penilaian risiko hipertensi secara lebih proaktif.

Kerja sama tersebut tidak berhenti di China. Pada 2026, International Society of Hypertension memilih tiga proyek penelitian independen mengenai teknologi pengukuran tekanan darah berbasis wearable untuk mendapatkan dukungan hibah penelitian dari Huawei. Ketiga proyek tersebut menggunakan HUAWEI WATCH D2 untuk mengeksplorasi penggunaan pemantauan tekanan darah di berbagai skenario klinis.

Huawei juga mencatat penelitian mengenai kesehatan kognitif bersama Zhejiang University, Parkinson bersama Fudan University, serta manajemen berat badan bersama Peking University. Untuk penelitian kesehatan ovarium bersama Fudan University Obstetrics & Gynecology Hospital, Huawei menyebut sekitar 360.000 pengguna perempuan sudah berpartisipasi.

Hasil Riset Dituangkan ke Fitur Smartwatch

Kerja sama dengan dunia medis tersebut kemudian punya kaitan langsung dengan pengembangan produk. Huawei membawa sebagian kemampuan pemantauan dan analisis kesehatan tersebut ke lini wearable yang digunakan konsumen.

Salah satu contohnya adalah HUAWEI WATCH GT 7 Pro. Huawei membawa Coronary Heart Disease & Diabetes Risk Study serta pemeriksaan ECG untuk membantu pengguna mendapatkan informasi mengenai risiko kesehatan kardiovaskular.

IMG 20260924 WA0004

Untuk olahraga, cara yang sama diterapkan dalam bentuk analisis yang lebih mendalam. HUAWEI WATCH GT 7 Pro membawa Ultra Sports Monitoring, Wrist-based Turn Detection, G-Force Detection, Ski Mapping, serta rekomendasi melalui AI Analysis.

Sementara itu, HUAWEI WATCH GT Runner ditujukan untuk pengguna yang lebih serius berlari. Perangkat ini dapat mencatat Running Power, Lactate Threshold, Running Ability Index, dan VO₂ Max, serta menyediakan Intelligent Marathon Mode untuk membantu menghitung pace secara real-time.

Lini lainnya punya fungsi masing-masing. HUAWEI WATCH D berfokus pada pemantauan tekanan darah dengan sensor tekanan berpresisi tinggi, mini pump, dan mechanical airbag, sedangkan HUAWEI WATCH Ultimate ditujukan untuk aktivitas ekstrem seperti olahraga air dan penyelaman.

Pada akhirnya, perangkat-perangkat tersebut menjadi bagian dari sistem yang lebih besar. Wearable mengumpulkan data, Huawei Health mengelola dan menyajikannya, sementara riset bersama institusi medis menjadi salah satu dasar untuk terus mengembangkan kemampuan kesehatan yang tersedia di dalam ekosistem tersebut.

Dari kunjungan ke Shenzhen ini, terlihat bahwa Huawei tidak sekadar mengejar jumlah sensor atau banyaknya fitur pada smartwatch. Mereka sedang membangun hubungan antara perangkat konsumen, software, AI, data kesehatan, dan penelitian medis agar wearable bisa digunakan untuk mendukung pengelolaan kesehatan dalam jangka panjang.

Reviews

November 3, 2026 - 0

Review REDMI 17: Smartphone All-Rounder REDMI yang Harganya Mulai Rp 2 Jutaan?

Ini Redmi 17, smartphone terjangkau 2026 dengan harga mulai Rp…
October 20, 2026 - 0

Review Oraimo Spacebuds 2: Baterai Super Irit! TWS Berkelas dengan Desain Unik dan Fitur Menarik

Oraimo Spacebuds 2, ini TWS premium baru dari Oraimo yang…
October 16, 2026 - 0

Review Samsung Galaxy A08: Rp 2.9 Juta, Helio G99+, Update 6 Tahun, dan Bonus Bundling. Opsi Masuk Akal?

Ini Samsung Galaxy A08, penerus Galaxy A07 yang datang dengan…
October 12, 2026 - 0

Review itel A300+: Smartphone Rp 2 Jutaan 2026 Kok Kayak Begini?

Ini smartphone itel paling unik yang pernah kita review, itel…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

October 20, 2026 - 0

Review Oraimo Spacebuds 2: Baterai Super Irit! TWS Berkelas dengan Desain Unik dan Fitur Menarik

Oraimo Spacebuds 2, ini TWS premium baru dari Oraimo yang…
September 30, 2026 - 0

Review Huawei Watch GT 7 Pro: Baterai 21 Hari, Bisa untuk Android dan iPhone, Tahan Air 5 ATM

Ini adalah Huawei Watch GT 7 Pro, smartwatch flagship terbaru…
September 17, 2026 - 0

Review Anker Soundcore P42i: TWS Buat Nonton Konser Live dan Pelindung Telinga?

Ini Anker Soundcore P42i. Punya -55 dB Adaptive ANC, disebut…
August 22, 2026 - 0

Review Haylou Watch Hyper: Smartwatch Terjangkau Makin Naik Kelas?!

Ini adalah Haylou Watch Hyper, Smartwatch baru Haylou yang rasanya…