Qualcomm Akan Terima Denda Besar di Korea Selatan

Reading time:
July 18, 2016

Raksasa chip perangkat mobile, Qualcomm, dikabarkan tengah diusut oleh Fair Trade Commission di Korea Selatan terkait praktik lisensi paten mereka. Berdasarkan apa yang diamati oleh FTC di Korea Selatan, praktik tersebut melanggar peraturan yang ada. Bisa jadi, akibat dari pengusutan tersebut, Qualcomm harus membayar denda yang besar, hingga KRW 1 triliun, atau sekitar USD 900 juta.

Qualcomm Snapdragon

Lisensi Paten Tinggi, Berdasarkan Harga Jual Perangkat

FTC di Korea Selatan menganggap apa yang dilakukan oleh Qualcomm terkait lisensi paten berdampak tidak baik pada persaingan usaha di negara tersebut. Qualcomm disebut memberlakukan biaya lisensi sesuai dengan harga jual perangkat, yang berimbas pada tingginya biaya lisensi yang harus dibayar per perangkat. Berdasarkan FTC, Qualcomm disebut mendapatkan setidaknya USD 1.27 miliar dari biaya lisensi tersebut dari produsen asal Korea Selatan, LG dan Samsung.

Qualcomm disebut seharusnya mematok biaya lisensi tetap per chip yang mereka kapalkan, bukan berdasarkan harga jual perangkat jadi dengan chip tersebut. Namun, Qualcomm berpendapat bahwa mereka layak melakukan hal tersebut karena teknologi yang digunakan di smartphone dari paten mereka menjadi pendorong perangkat bisa dijual dengan harga tinggi. Penyidikan terhadap potensi denda untuk Qualcomm ini sendiri diharapkan bisa menghasilkan keputusan akhir dalam tahun 2016 ini.

Bukan Pertama Kalinya Terkena Denda

Sebelumnya, Qualcomm juga mendapatkan denda akibat kasus serupa di China. Saat itu, denda yang harus dibayar Qualcomm disebut berada di kisaran yang sama dengan potensi denda di Korea Selatan ini. Sementara terkait denda di Korea Selatan, bila jumlah itu benar akhirnya diputuskan sebagai denda yang harus dibayar Qualcomm, jumlah itu disebut merupakan yang terbesar yang pernah dibebankan FTC ke suatu perusahaan.

Tags:

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…