VR Dipakai Untuk Pengobatan Sakit Kepala, Sampai Produksi Susu Sapi

Author
Irham
Reading time:
January 14, 2022

Perusahaan platform AR, Magic Leap, baru-baru ini meluncurkan kacamata VR yang dihadirkan khusus untuk bidang kesehatan, yaitu Magic Leap 2. SyncThink menjadi salah satu perusahaan yang mengadopsi kacamata VR Magic Leap 2 tersebut.

Magic Leap 2

Dengan headset VR ini, SyncThink dapat mengembangkan alat diagnosis bagi pasien yang mengalami gangguan sensor kepala, atau yang mengalami gegar otak. Menggunakan sensor pemindai mata dan kamera yang ada di VR tersebut, ahli medis bisa mengetahui gerakan mata abnormal yang berkaitan dengan gangguan vestibular, dimana ini menyebabkan pusing pada pasien. Dengan alat ini tentunya mempermudah para dokter untuk memberikan penanganan medis yang cepat.

Scot Anderson selaku Chief Clinical Officer SyncThink, sangat senang dengan kehadiran VR khusus medis ini.  Selama ini biasanya headset VR hanya dikembangkan untuk kebutuhan konsumer, seperti untuk aktivitas entertainment.

Baca Juga: Charger Dock Ini Bisa Cegah Smartphone “Menguping” Pembicaraan Pengguna • Jagat Gadget (jagatreview.com)

Ia menyebutkan bahwa headset VR Magic Leap 2 ini memiliki kamera dan sensor fidelity dengan akurasi yang tinggi, untuk bisa digunakan di level medis.Sebelumnya, mereka harus membeli kacamata VR konsumer dan mengkustomya dengan berbagai sensor tambahan, agar memiliki akurasi deteksi yang tinggi.

Bukan hanya di dunia medis. Kabar lainnya di Rusia, ada sebuah peternakan yang menggunakan kacamata VR untuk meningkatkan produksi susu sapi mereka. Jadi, karena musim dingin, sapi-sapi tidak keluar dari kandang, dan pemilik peternakan akhirnya menggunakan kacamata VR untuk simulasi seolah berada di luar. Cara ini ternyata berhasil meningkatkan produksi susu sapi,  dari 5,7 galon perhari, menjadi 7 galon perhari.

Ya, ini tentunya juga mengubah mindset banyak orang, yang mungkin sebelumnya mengira kalau teknologi VR cuma untuk alat hiburan seperti main game atau nonton film. Tapi seiring perkembangannya, ternyata teknologi VR bisa memberikan banyak manfaat di kehidupan manusia.

Sumber: 1 | 2

 

Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Ini adalah OPPO Reno15 Pro Max 5G, smartphone terbaru OPPO…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Ini adalah Redmi Note 15 5G, Smartphone baru dari Redmi…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…