NexPhone Tawarkan 3 OS Dalam Satu Smartphone: Android, Windows dan Linux
Kalau kalian saat ini tidak punya opsi lain di perangkat smartphone selain Android dan iOS, sepertinya smartphone yang satu ini cukup menarik. Nex Computer, perusahaan yang biasa mengembangkan aksesoris laptop dan PC, baru saja mengumumkan NexPhone, perangkat smartphone yang menggabungkan Android, Linux, dan Windows 11.

Tiga OS Dalam Satu Smartphone
NexPhone dirancang untuk menjalankan tiga sistem operasi dalam satu perangkat. Lewat NexOS, smartphone ini dapat digunakan sebagai perangkat Android 16 untuk kebutuhan harian, menjalankan Linux berbasis Debian di dalam Android, serta boot langsung ke Windows 11.
Dari ketiganya, Windows 11 menjadi bagian yang paling mencuri perhatian. Antarmukanya memakai tata letak berbasis tile dan mendukung progressive web app, desain yang dulu identik dengan Windows Phone. Meski tampilannya terasa familiar, sistem yang dijalankan tetap Windows 11 versi Arm, bukan Windows Phone OS.

Kemampuan NexPhone dapat diperluas ke penggunaan desktop. Perangkat ini bisa dihubungkan ke monitor, keyboard, dan mouse untuk pengalaman layaknya PC. Pengguna bebas memilih bekerja di Android, Linux, atau Windows 11 sesuai kebutuhan.
Desain dan Spesifikasi NexPhone
Secara tampilan fisik, NexPhone terlihat sederhana dan tidak mengejar kesan premium. Nex Computer justru menaruh fokus pada ketahanan. Smartphone ini memenuhi standar MIL-STD-810H dan mengantongi sertifikasi IP68 serta IP69K, sehingga dirancang untuk penggunaan di lingkungan berat.

Layarnya berukuran 6,58 inci dengan panel LCD beresolusi 2403 x 1080 piksel dan refresh rate 120 Hz, dilapisi Gorilla Glass 3. Spesifikasi ini lebih diarahkan ke keandalan dibanding tampilan visual semata.
Baca Juga: Google Rilis Fitur Intrusion Logging di Android 16, Apa Fungsinya? • Jagat Gadget
Untuk performa, NexPhone mengandalkan SoC Qualcomm QCM6490, platform Arm yang kompatibel dengan Windows dan mendapat dukungan jangka panjang hingga 2036. SoC ini dipadukan dengan RAM 12 GB, GPU Adreno 643, serta penyimpanan internal 256 GB yang masih bisa diperluas lewat microSD.
Urusan konektivitas mencakup Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.2, NFC, serta USB-C 3.1 dengan dukungan video-out. Nex Computer juga menyediakan USB-C hub agar NexPhone bisa langsung dipakai sebagai perangkat kerja ringkas.
Baterai berkapasitas 5.000 mAh menopang aktivitas harian, dilengkapi pengisian cepat 18 W, pengisian nirkabel, kamera belakang 64 MP dan 13 MP ultra-wide, serta kamera depan 10 MP untuk video call.
Nex Computer tidak menempatkan NexPhone sebagai pengganti smartphone flagship. Perangkat ini lebih pas sebagai smartphone sekunder yang tangguh, sekaligus PC portabel untuk tugas berbasis Linux atau Windows.
Berapa Harganya?
NexPhone dibanderol USD 549, atau sekitar Rp 9 jutaan . Pemesanan awal sudah dibuka dengan deposit USD199, dengan pengiriman dijadwalkan mulai kuartal ketiga 2026. Apakah kombinasi tiga sistem operasi dalam satu smartphone seperti ini benar-benar dibutuhkan, atau justru terlalu eksperimental untuk kebanyakan pengguna?














