Xerendipity Perkenalkan Solusi Pendingin Vapor Pad dan NVMC, Apa Bedanya?

Author
Irham
Reading time:
March 26, 2026

Perkembangan sistem pendingin belakangan ini juga semakin pesat, seiring dengan cepatnya perkembangan chip yang butuh pendinginan yang lebih optimal. Di ajang MWC 2026, perusahaan bernama Xerendipity memperkenalkan dua solusi pendingin terbaru yaitu Vapor pad dan juga NVMC. Lalu apa perbedaan keduanya?

vapor pad NMVC  Xerendipity

Vapor Pad

Vapor Pad secara konsep, ini adalah gabungan antara thermal pad dan vapor chamber dalam satu bentuk yang tipis seperti stiker. Selama ini, thermal pad dikenal praktis dan murah, tetapi performanya terbatas. Di sisi lain, vapor chamber jauh lebih efektif, tetapi butuh desain khusus dan biaya lebih tinggi.

Vapor Pad

Vapor-Pad mencoba mengisi celah itu. Produk ini tetap mudah dipasang seperti thermal pad biasa, tetapi diklaim punya konduktivitas termal hingga 800 sampai 1.200 W per meter Kelvin. Angka ini jauh di atas thermal pad konvensional yang biasanya hanya di kisaran 15 W per meter Kelvin.

Baca Juga: DJI Gugat Insta360, Dianggap Langgar Paten • Jagat Gadget

Penempatannya juga cukup krusial. Vapor-Pad dirancang untuk berada di antara CPU dan heatspreader, bahkan dalam beberapa kasus bisa menggantikan material TIM berbasis solder. Artinya, panas dari SoC bisa langsung dialirkan lebih efisien tanpa harus mengandalkan solusi pendingin yang lebih kompleks.

NVMC

Solusi pendinginan kedua yang ditawarkan oleh Xerendipity yaitu Non-Metal Vapor Chamber atau NVMC. Sesuai namanya, vapor chamber ini tidak menggunakan logam, yang selama ini jadi masalah tersendiri di smartphone.

Thermal Pad Vapor

Material logam pada vapor chamber bisa mengganggu sinyal, terutama Wi-Fi dan 5G. Karena itu, produsen smartphone biasanya harus mengatur desain internal dengan cukup rumit, termasuk menambahkan garis antena di bodi perangkat.

NVMC mencoba menghilangkan masalah tersebut. Tanpa material logam, pendingin ini diklaim bisa meneruskan sinyal sepenuhnya tanpa hambatan. Pada saat yang sama, performa termalnya disebut masih mencapai sekitar 90 persen dari vapor chamber konvensional.

Karena tidak menghantarkan panas ke permukaan dengan cara yang sama seperti logam, suhu bagian luar smartphone bisa terasa lebih dingin saat disentuh. Bobotnya juga lebih ringan, sekitar 80 persen dibandingkan tembaga, yang membuka ruang untuk komponen lain seperti baterai yang lebih besar.

Meski terlihat menjanjikan, Xerendipity masih tergolong pemain baru dan belum punya jejak panjang di industri ini. Namun, kedua produk yang dipamerkan disebut sudah siap produksi, bukan sekadar konsep. Cukup menarik untuk dinantikan apakah kedua solusi pendingin ini bakal benar-benar diimplementasi secara masif di industri smartphone di waktu mendatang.

Sumber

Reviews

November 3, 2026 - 0

Review REDMI 17: Smartphone All-Rounder REDMI yang Harganya Mulai Rp 2 Jutaan?

Ini Redmi 17, smartphone terjangkau 2026 dengan harga mulai Rp…
October 20, 2026 - 0

Review Oraimo Spacebuds 2: Baterai Super Irit! TWS Berkelas dengan Desain Unik dan Fitur Menarik

Oraimo Spacebuds 2, ini TWS premium baru dari Oraimo yang…
October 16, 2026 - 0

Review Samsung Galaxy A08: Rp 2.9 Juta, Helio G99+, Update 6 Tahun, dan Bonus Bundling. Opsi Masuk Akal?

Ini Samsung Galaxy A08, penerus Galaxy A07 yang datang dengan…
October 12, 2026 - 0

Review itel A300+: Smartphone Rp 2 Jutaan 2026 Kok Kayak Begini?

Ini smartphone itel paling unik yang pernah kita review, itel…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

October 20, 2026 - 0

Review Oraimo Spacebuds 2: Baterai Super Irit! TWS Berkelas dengan Desain Unik dan Fitur Menarik

Oraimo Spacebuds 2, ini TWS premium baru dari Oraimo yang…
September 30, 2026 - 0

Review Huawei Watch GT 7 Pro: Baterai 21 Hari, Bisa untuk Android dan iPhone, Tahan Air 5 ATM

Ini adalah Huawei Watch GT 7 Pro, smartwatch flagship terbaru…
September 17, 2026 - 0

Review Anker Soundcore P42i: TWS Buat Nonton Konser Live dan Pelindung Telinga?

Ini Anker Soundcore P42i. Punya -55 dB Adaptive ANC, disebut…
August 22, 2026 - 0

Review Haylou Watch Hyper: Smartwatch Terjangkau Makin Naik Kelas?!

Ini adalah Haylou Watch Hyper, Smartwatch baru Haylou yang rasanya…