in: Reviews | August 26, 2017 | by: Friska

Review Smartphone Android: Zenfone AR

Teknologi smartphone saat ini sudah semakin berkembang, dengan tidak hanya sekedar menjadi sebuah ponsel untuk alat komunikasi saja, tetapi juga sebagai perangkat mobile yang kurang lebih bisa menggantikan beberapa fungsi-fungsi kamera bahkan komputer standar sekalipun. Tentu saja, teknologi yang dihadirkan di sebuah smartphone tak berhenti sampai di situ saja, mengingat pasar Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) juga semakin berkembang setiap saatnya.

zenfone ar (12)

Beberapa proyek dari Google juga melibatkan AR dan VR tersebut, dengan menggunakan Google Tango dan Google Daydream untuk bisa mendukung dua hal tersebut untuk perangkat smartphone. Dan Asus Zenfone AR merupakan smartphone pertama di dunia yang telah memiliki dukungan terhadap keduanya. Bisa dibilang, Zenfone AR ini juga sekaligus membuka peluang dan standar baru terhadap smartphone Android dengan dukungan platform AR dan VR untuk masa yang akan datang.

Mengesampingkan fitur-fitur tersebut, seperti apakah performa dan kualitas dari Asus Zenfone AR ini sendiri? Simak selengkapnya dalam artikel review berikut ini!

Desain

tampak depan
tampak depan
tampak belakang
tampak belakang

Secara desain, Zenfone AR jelas memiliki penampakan yang berbeda jika dibandingkan dengan Zenfone 3 yang lebih dulu hadir di pasaran Indonesia. Jika Zenfone 3 kebanyakan memiliki desain tipis dengan bodi belakang yang rata dan dilapisi glass, Zenfone AR ini justru sedikit lebih menggembung di bagian bodi belakangnya. Alih-alih memiliki lapisan glass, bodi belakang Zenfone AR ini dilapisi dengan lapisan permukaan kulit yang membuatnya tak hanya terlihat lebih lux dan kokoh, tetapi juga lebih mudah digenggam karena tidak licin.

zenfone ar (18)
sisi atas smartphone
zenfone ar (17)
lokasi tombol power dan volume
zenfone ar (16)
posisi port USB Type-C, speaker, dan jack audio 3.5mm

Dimensi 159 x 77 x 9 mm dengan ukuran layar 5,7 inch mungkin akan membuat smartphone terasa lebih besar, akan tetapi body-to-ratio yang dimiliki oleh Zenfone AR ini sebesar 79% dengan bezel tipis 1,73 mm membuat besar layar utamanya sendiri terlihat cukup luas dan besar dibandingkan smartphone berukuran besar lainnya. Panel display smartphone ini sendiri menggunakan Super AMOLED dengan resolusi tinggi 1440 x 2560 pixel. Ukuran layar yang cukup lebar beserta panel display yang beresolusi tinggi ini lah yang menjadi kunci untuk bisa menggunakan smartphone sebagai perangkat VR secara maksimal.

zenfone ar (8)
posisi slot SIM/microSD card

zenfone ar (6)

Tombol operasi secara fisik berada di sisi kanan smartphone, di mana tombol volume dan power berada di sisi ini. Sementara untuk sisi satunya merupakan slot untuk dual SIM card/microSD card yang memiliki jenis hybrid slot.

tombol home yang juga berfungsi sebagai sensor Fingerprint
tombol home yang juga berfungsi sebagai sensor Fingerprint

Tombol Home berada di permukaan bawah smartphone, di mana tombol ini sendiri merupakan lokasi untuk sensor Fingerprint. Tombol operasi lainnya berada di kiri dan kanan posisi tombol Home, di mana tombol tersebut berupa on-screen button. Untuk lokasi port USB Type-C, speaker utama dan port jack audio 3.5mm, berada di bagian bawah smartphone.

zenfone ar (7)
kelengkapan paket penjualan
zenfone ar (5)
kelengkapan paket penjualan
zenfone ar (4)
Google Cardboard juga diberikan dalam paket penjualannya
casing juga diberikan dalam paket penjualannya
casing juga diberikan dalam paket penjualannya

Spesifikasi

cpuz

Asus Zenfone AR dipersenjatai dengan SoC quad-core Qualcomm Snapdragon 821 64-bit 2.35GHz dengan Adreno 530, sementara untuk RAM dan kapasitas internal yang kami terima di meja pengujian Jagat Gadget kali ini adalah yang memiliki RAM 8GB dan kapasitas internal 128GB.

kamera utama yang terdiri dari tiga buah sensor
kamera utama yang terdiri dari tiga buah sensor

Zenfone AR ini dilengkapi dengan kamera utama beresolusi 23 megapixel menggunakan sensor SONY IMX 318 sensor (1/2.6″ besar sensor, 1.0 µm ukuran pixel), PixelMaster 3.0, dengan bukaan f/2.0, Focal Length 27mm, dan lensa 6P. Kamera utamanya juga telah memiliki 4-axis untuk stabilisasi foto, serta 3-axis untuk stabilisasi kamera video. Untuk mendukung auto focus dan tracking yang lebih baik, Zenfone AR ini juga telah dilengkapi dengan Ultra-fast 0.03s instant focus TriTech AF system. Sementara untuk mendukung kualitas foto yang lebih natural, kamera telah memiliki sensor Color correction (RGB) serta Dual real-tone LED flash.

smartphone ini telah mendukung Tango dan Daydream sepenuhnya
smartphone ini telah mendukung Tango dan Daydream sepenuhnya

Karena produk yang satu ini menjadi yang pertama sebagai smartphone yang mendukung teknologi AR Tango sekaligus Daydream VR dari Google secara built-in, maka teknologi ini membutuhkan tiga buah sensor kamera, sehingga selain kamera utama dengan sensor 23 MP, terdapat juga satu buah kamera untuk mengukur kedalaman, dan satu kamera tambahan lain untuk mendeteksi gerakan.

Sementara untuk kamera depan atau selfie, Zenfone AR memang memiliki resolusi kamera depan yang lebih kecil di 8 megapixel dengan menggunakan sensor OV 8856 sensor (1/4″, 1.12um), dilengkapi dengan bukaan f/2.0 serta LED flash.

asus ui

Kelengkapan lainnya dari Zenfone AR ini sendiri tergolong cukup lengkap, dengan konektivitas telah mendukung 4G LTE, NFC, Wi-Fi 802.11a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, serta Wi-Fi direct. Untuk sensornya sendiri, Zenfone AR telah dilengkapi berbagai macam seperti Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Hall sensor, Ambient light sensor, RGB sensor, IR sensor (Laser Focus), Fingerprint, dan Barometer.

Asus Zenfone AR memiliki kapasitas baterai 3300mAh dengan fitur Quick Charge 3.0 serta USB-Type C untuk pengisian daya baterai yang lebih cepat. Untuk sistem operasinya sendiri, smartphone ini berjalan di Android 7.0 Nougat dengan ASUS ZenUI 3.0.

Tango dan Daydream

tango asus tango apps

Teknologi AR yang dihadirkan di Zenfone AR ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Google dengan nama Project Tango. Teknologi ini sendiri sudah sempat digembar gemborkan oleh Google dalam dua tahun terakhir ini, dan Zenfone AR adalah salah satu smartphone yang memiliki dukungan terhadap fitur menarik tersebut. Dengan telah dilengkapi dua sensor kamera pendukung untuk bisa memaksimalkan Tango ini, Zenfone AR pun bisa mendeteksi ruang atau lingkungan sekitar untuk meproyeksikan sekaligus memetakan gambar secara 3 dimensi. Dalam aplikasi Tango sendiri, terdapat berbagai macam aplikasi lainnya di mana para pengguna bisa mengunduh sekaligus menggunakannya untuk beragam jenis aktivitas, seperti misalnya memetakan ruangan untuk memproyeksikan furnitur atau perabotan rumah tangga untuk melihat apakah perabotan yang diletakkan bisa sesuai atau cocok untuk ditempatkan nantinya.

daydream asus

Sementara Daydream merupakan platform virtual reality (VR) yang juga dikembangkan oleh Google untuk bisa memaksimalkan pengalaman VR menggunakan perangkat mobile seperti smartphone. Konsep dari Daydream ini sendiri tidak jauh berbeda dengan teknologi VR yang terdapat pada smartphone lain secara native, atau mereka yang mengunduhnya secara third-party. Akan tetapi, karena telah dikembangkan langsung oleh Google, maka Daydream yang terdapat pada Zenfone AR ini akan terasa lebih optimal dan kaya akan pengalaman VR di dalam sebuah smartphone. Dalam paket kelengkapannya, Zenfone AR memang tidak turut menyertakan Daydream View sebagai perangkat tambahannya, akan tetapi pengguna akan menemukan Google Cardboard yang pada dasarnya bisa digunakan untuk menjadi kacamata VR dan menikmati VR melalui Daydream pada Zenfone AR ini.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
: , ,

COMMENTS

RANDOM ARTICLES
News | September 20, 2017 | Comments

Pelanggan First Media dan BOLT Kini Bisa Nikmati HOOQ

News | October 27, 2017 | Comments

Sambut Ulang Tahun Ke-45, Moto Z 2018 Diumumkan

News | September 8, 2017 | Comments

Foto Panel Depan Huawei Mate 10 Pro Beredar

News | September 29, 2017 | Comments

ZTE Akan Luncurkan Smartphone Foldable Dua Layar