Review Shokz OpenFit Pro: TWS Open Ear Terbaik dengan Noise Reduction dan Suara Premium!

TWS Open Ear ini punya Open-Ear Noise Reduction! Unik banget!
Ini adalah Shokz OpenFit Pro! Ya, Shokz menggunakan slogan “Open-Ear Audio. Reimagined” untuk TWS Open Ear ini! Apa yang ditawarkan OpenFit Pro ini memang berpotensi jadi pengalaman baru ya di dunia Open-Ear Wireless Stereo. Tapi, tentunya bukan cuma Noise Reduction saja yang jadi andalan Shokz di perangkat baru ini.

Mereka juga menawarkan “superior sound” dengan detail suara kelas atas. Ada dukungan Dolby Atmos lengkap dengan fitur head tracking. Daya tahan baterainya juga cukup panjang, sampai 12 jam dalam sekali isi ulang penuh. Ada juga rating IP55! Selain itu, TWS Open Ear ini juga tetap mengusung gaya khas Shokz, open ear premium yang nyaman digunakan, yang memungkinkan kita lebih awas dengan apa yang terjadi di sekitar kita.
OK, langsung saja, kita coba kemampuan Shokz OpenFit Pro ini!
Shokz, salah satu fokus dari brand audio yang satu ini adalah perangkat audio yang tidak intrusif masuk kanal telinga. Jadi, tidak heran ya kalau mereka punya banyak varian Open-Ear Wireless Stereo, atau TWS Open Ear, atau kadang disebut juga sebagai OWS.

Termasuk salah satunya adalah OpenFit Pro ini yang baru saja diluncurkan di Indonesia ini. OpenFit Pro ini lahir sebagai jawaban Shokz atas kebutuhan pengguna perangkat mereka yang ingin suara yang lebih jernih di lingkungan yang berisik. Dengan upaya seperti itu, tidak heran kalau Shokz ini berhasil menjadi Top Selling, No. 1 Open-Ear Headphone dari Frost & Sullivan. Ini adalah salah satu badan analis pasar ternama dunia.
Kali ini, kita akan kenalan dengan Shokz OpenFit Pro ini, kita mulai dengan melihat isi paket penjualannya!
Paket Penjualan

Isinya:
- Sepasang open earbud
- Charging case
- Kabel USB C to C untuk isi ulang charging case
- Support Accessory untuk earbud
- dan Paket Dokumen
Desain dan Spesifikasi
OpenFit Pro ini menggunakan desain “signature” Shokz yang umum digunakan untuk TWS Open Ear tipe earhook mereka.

Untuk bagian yang mungkin bersentuhan dengan telinga kita, Shoks menggunakan Ultra-Soft Silicone 2.0. Ini disebut membuat perangkat ini menawarkan tekstur lembut yang nyaman. Apalagi, ini kan sebuah TWS Open Ear. Tidak ada eartip yang masuk ke lubang telinga kita. Ini disebut juga mendukung kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu panjang.
Untuk opsi warna, ada White dan Black.

Shokz menggunakan Ni-Ti Alloy untuk flexible hook earbud ini. Jadi, hook ini lentur dan bisa mudah menyesuaikan dengan bentuk telinga kita. Tapi, hook ini dipastikan tetap kuat menahan agar open earbud ini tidak mudah lepas dari telinga kita.
Di bagian dalam hook, ada penanda earbud kiri atau kanan serta ada proximity sensor. Ini untuk mendeteksi apakah open earbud tengah terpasang ke telinga kita atau tidak. Lalu, ada juga ada dua konektor untuk charging earbud lewat pogo pin di case di pangkal hook. Ada satu lubang microphone di luar hook yang menghadap ke depan. Sementara di posisi yang berlawanan ada satu tombol pengendalian.

Beralih ke bodi earbud, ada area dengan bodi unibody aluminum alloy serta bagian dengan bantalan silikon di bagian bawah. Di bantalan silikon ini, ada satu lagi lubang microphone. Secara keseluruhan, ada tiga microphone di setiap earbud. Total, ada enam microphone di TWS Open Ear ini.
Lalu, di mana satu microphone lagi? Ternyata ini ada di sisi yang menghadap ke dalam, mengarah ke telinga kita. Ini adalah feedback microphone untuk mendeteksi in-ear noise. Microphone ini ditempatkan di Noise Reduction Ring yang desainnya disebut sudah dioptimalkan untuk menangkap noise dari dalam kanal telinga kita.

Untuk area tempat keluarnya suara, tentunya juga ada di sisi yang menghadap ke dalam ini. Shokz menggunakan dual 11 x 20 mm driver. Nah, Synchronized Dual Diaphragm Design ini disebut memungkinkan earbud ini menawarkan treble yang jernih serta bass yang memadai. Untuk bass, penggunaan Premium Silicone Diaphragm juga membuat bass disebut makin terasa. Ditambah dengan OpenBass 2.0, ini disebut menawarkan bass yang lebih dalam.
Lalu, Shokz juga menawarkan desain DirectPitch 3.0. Ini disebut membuat kebocoran suara bisa ditekan, membuat apa yang kita dengar lewat TWS Open Ear ini sulit didengar orang di sekitar kita. Untuk rating ketahanan earbud, ada rating IP55. Jadi, aman ya kalau dipakai saat kehujanan atau kalau kita berkeringat saat olahraga.

Sekarang, kita lihat charging casenya. Warnanya kurang lebih sama dengan warna earbud. Case ini memang bukan yang terbilang ringkas. Tapi ini masih relatif wajar untuk open earbud tipe over ear seperti ini. Dimensinya sekitar 7.9 x 6.5 x 2.5 cm.

Saat dibuka, kita bisa lihat ada tempat untuk memasang kedua earbud. Ada juga satu tombol di area depan sisi dalam. Untuk lampu indikator, ini ditempatkan di sisi depan. Sementara port USB C ada di sisi belakang. Ada juga dukungan Wireless Charging. Jadi, kalau case diletakkan di charging pad seperti ini, daya baterai di case bisa diisi ulang.
Terkait daya tahan baterai, Shokz menyebutkan earbud TWS Open Ear ini bisa bertahan hingga 12 jam tanpa ANC, serta sekitar 6 jam dengan ANC. Kalau dengan case, total waktu pakainya disebut sekitar 50 jam. Jadi, case bisa digunakan mengisi ulang kedua earbud sekitar 3x.

Untuk bobot, masing-masing earbud ini bobotnya sekitar 12.4 gram. Terbilang agak berat. Sementara untuk case bobotnya di kisaran 75 gram. Jadi, total bobot TWS Open Ear ini mendekati 100 gram.
Sementara untuk dukungan Bluetooth, ini sudah mendukung Bluetooth 6.1.
Simak pembahasan lengkapnya di video berikut ini:














