in: Reviews | June 4, 2018 | by: Friska

Hands-On Smartphone Android: Oppo F7

Smartphone masa kini memiliki tren yang sedikit bergeser jika dibandingkan dengan smartphone yang lebih dulu rilis beberapa tahun sebelum ini. Selain sekedar sebagai alat komunikasi, smartphone juga lebih sering digunakan untuk sebagai ganti kamera digital, bahkan untuk melakukan aktivitas hiburan seperti menonton video atau bahkan bermain game.

Tren smartphone yang hadir mulai beberapa bulan belakangan ini termasuk di antaranya terdapat layar 18:9, Notch, serta kemampuan kamera belakang maupun depan yang semakin berkualitas, bahkan tak jarang yang menghadirkan fungsi kamera ganda untuk memaksimalkan kemampuannya memberikan efek bokeh terhadap foto. Oppo F7 termasuk smartphone kelas menengah ke atas yang turut menghadirkan tren smartphone kekinian seperti layar Full View hingga notch. Tapi berbeda dengan smartphone kekinian lainnya, Oppo F7 justru memberikan opsi layar lebih besar di rasio 19:9, serta tidak memberikan fungsi kamera ganda dan masih mengandalkan masing-masing satu buah kamera saja untuk kamera utama dan kamera depannya. Tapi apa artinya kamea dari Oppo F7 tidak lebih baik dibandingkan mereka yang menggunakan kamera ganda? Hal ini tentunya akan dibahas lebih lanjut melalui artikel review kali ini.

Desain dan Spesifikasi

Melihat desain keseluruhan dari Oppo F7, mungkin akan mengingatkan Anda terhadap desain sebuah smartphone kelas premium. Oppo F7 memiliki desain yang tipis, dengan sudut-sudutnya yang tumpul, dan dilengkapi dengan material glossy yang membuat smartphone ini kian menawan dan terlihat elegan. Pilihan warna yang terdiri dari Moonlight Silver, Solar Red, dan Diamond Black pun bisa menjadi pilihan baik bagi mereka yang menginginkan smartphone dengan warna yang mendukung personality dan fashion penggunanya.

Layar dari Oppo F7 ini sendiri memiliki besar 6,23 inch. Namun karena telah mengusung layar Full View, maka layar besar ini bisa muat secara compact di dimensi smartphone yang lebih kecil daripada smartphone dengan layar 5,5 inch pada umumnya yang belum menggunakan Full View Display rasio 19:9 sebagai salah satu fiturnya.  Karena memiliki bingkai yang sangat tipis, layar Oppo F7 ini memiliki rasio body-to-screen sebesar 88%. Dengan kata lain, penggunanya bisa dengan lebih leluasa untuk menonton video maupun bermain game dalam kondisi fullscreen. Layar dari Oppo F7 yang merupakan tipe LTPS IPS TFT ini memiliki resolusi besar 2280 x 1080 pixel FHD+ dengan 16 juta warna, membuat layar mampu memberikan kualitas gambar atau video dengan kontras dan warna yang terbaik.

Karena layarnya merupakan layar rasio 19:9, Oppo F7 tidak memiliki tombol Home secara fisik dan hanya memberikan tombol on-screen sebagai operasi utamanya. Karena hal ini, agak disayangkan juga, Oppo F7 tidak memiliki opsi pilihan untuk menggunakan One Nav Button seperti yang umum hadir di sistem operasi Android 8 Oreo. Notch yang terletak di bagian atas layar juga saat ini tidak bisa dihilangkan untuk memberikan layar fullscreen yang maksimal, dan hal ini juga turut disayangkan akan sedikit mengganggu ketika hendak menonton video atau bermain game secara fullscreen.

Oppo F7 yang memiliki dimensi 156 x 75,3 x 7,8 mm dan bobot 158 gram, memposisikan tombol volume-nya di sisi kiri smartphone, sementara tombol power ON/OFF berada di sisi kanannya. Untuk port microUSB, speaker utama dan jack audio 3.5mm berada di sisi bawah smartphone.

Slot untuk SIM/microSD card berada persis di samping tombol power, di mana pengguna perlu menggunakan pin untuk membuka slot tersebut. Tray ini merupakan jenis hybrid, di mana artinya pengguna bisa menaruh dua buah SIM card untuk bisa berjalan bersamaan, atau harus mengorbankan satu tray untuk bisa menaruh microSD card untuk tambahan storage.

Untuk spesifikasi utamanya, Oppo F7 menggunakan SoC MediaTek Helio P60 octa-core 2.0GHz dengan GPU ARM Mali-G72 MP3 800MHz. Untuk RAM dan kapasitas storage-nya, bergantung dari varian warna Oppo F7. Warna Moonlight Silver dan Solar Red memiliki RAM 4 GB dan kapasitas internal 64 GB, sementara varian Diamond Black memiliki RAM 6 GB dan kapasitas internal 128 GB. Storage internal ini bisa ditambahkan hingga 256 GB.

Kamera selfie yang menjadi keunggulan utamanya memiliki sensor Sony IMX576 25 MP dengan bukaan  F/2.0. Sedangkan kamera belakang memiliki sensor 16MP dengan bukaan F/1.8. Walau menggunakan masing-masing satu buah sensor kamera untuk kamera depan dan belakangnya, Oppo F7 turut membenamkan teknologi AI Beauty terkini yang bisa didapatkan dari SoC Helio P60 ini, sehingga hasil dan kualitas foto bisa lebih cerah, kontras baik dan terlihat natural terutama dalam kondisi pencahayaan terang.

Untuk kelengkapan lainnya, Oppo F7 telah mendukung konektivitas 4G LTE dengan bands 1/3/5/8/40, WiFi 2.4/5GHz 802.11 a/b/g/n/ac. Perangkat ini juga sudah melengkapi dual SIM card, Bluetooth 4.2, GPS, dan OTG. Sayangnya, Oppo F7 belum mendukung fitur NFC yang saat ini tengah marak hadir untuk beberapa jenis smartphone seri terbaru yang beredar di publik. Sensor yang dimilikinya juga tergolong lengkap, dengan di antaranya terdapat sensor Fingerprint, Magnetic Induction, Light Sensor, Proximity, serta G-sensor/Acceleration.

Untuk kapasitas baterainya, Oppo F7 memiliki kapasitas baterai sebesar 3400mAh yang sayangnya belum didukung juga dengan fitur Quick atau Fast Charging, memiliki sistem operasi ColorOS 5.0 yang terbaru, yang merupakan basis dari Android 8.1 Oreo.

Paket penjualan dari Oppo F7 ini sendiri tergolong sangat lengkap, dengan telah memiliki adapter, headset, kabel microUSB, buku informasi dan panduan pemakaian, kartu garansi, pin untuk membuka slot SIM card, screen protect film, serta soft case tambahan yang bisa langsung digunakan untuk menghindari perasaan licin saat digenggam atau digunakan.

MediaTek Helio P60

Harus diakui bahwa di dunia smartphone Android, terdapat stigma yang sulit untuk dilepaskan mengenai SoC buatan MediaTek. Tidak sedikit juga yang telah mencemooh SoC MediaTek ini dengan basis alasan bahwa SoC dari MediaTek tidak memiliki performa yang lebih baik jika dibandingkan dengan SoC lainnya yang lebih populer di kalangan pengguna smartphone Android. Nyatanya, SoC MediaTek tidak selamanya lebih rendah dibandingkan SoC lainnya, dan hal ini yang hendak dibuktikan melalui keberadaan Oppo F7 yang menggunakan SoC high-end dari MediaTek, Helio P60.

MediaTek menjanjikan performa tinggi untuk SoC Helio P60 ini, disebut hingga 70% lebih tinggi dari Helio P30, baik dari sisi CPU maupun GPU. Untuk CPU, MediaTek menawarkan konfigurasi octa-core untuk CPU SoC baru ini, dengan 4x Cortex A73 2.0 GHz dan 4x Cortex A53 2.0 GHz. Sementara untuk GPU, mereka menggunakan Mali-G72 MP3 800 MHz. SoC ini sendiri diproduksi dengan litografi 12 nm. Hal itu membuat MediaTek mengklaim SoC ini 12% ~ 25% lebih efisien dalam penggunaan daya untuk berbagai skenario penggunaan.

SoC ini juga disebut bisa menawarkan performa ekstra berkat penggunaan AI. MediaTek menyebutkan bahwa mereka juga menyertakan AI Processing Unit di dalam SoC ini, yang bila dikombinasikan dengan fitur NeuroPilot, bisa membawa peningkatan performa untuk SoC ini. NeuroPilot sendiri disebut bisa membagi beban kerja ke CPU, GPU, serta AI Processing Unit, sehingga meningkatkan efisiensi SoC dalam melakukan proses tertentu, karena beban kerja bisa disesuaikan dengan keunggulan masing-masing unit.

Di SoC Helio P60 ini, MediaTek juga menawarkan 3 ISP (Image Signal Processor). Hal ini ditujukan untuk mengakomodasi setup kamera masa kini yang makin banyak digunakan oleh produsen smartphone, terutama untuk konfigurasi dual-camera. ISP di Helio P60 mendukung dual-camera 20 MP + 16 MP atau single-camera 32 MP. MediaTek juga menyebutkan bahwa 3 ISP ini bisa bekerja sama dengan AI Processing Unit untuk menawarkan perluasan kemampuan yang bisa menghasilkan foto dan video yang lebih baik lagi.

Helio P60 ini sendiri mampu memberikan mekanisme alokasi sumber yang lebih pintar, dengan setiap beban pekerjaan di Oppo F7 telah dipersenjatai dengan 4 GB octa-core dan prosesor Dual-AI-core yang secara eksklusif hadir untuk Helio P60 dan bekerja lebih efisien di titik efisiensi tertinggi pada smartphone. Aktivasi aplikasi lebih cepat 30%, tingkat pengolahan gambar lebih cepat hingga 46%, dan akselerasi ketika bermain game pun juga meningkat secara signifikan karenanya. Teknologi AI yang diberikan melalui Helio P60 ini akan lebih signifikan terhadap penggunaan kamera, performa secara keseluruhan, serta daya tahan baterainya.

Daftar Isi
Pages: 1 2
: , , ,

COMMENTS