Huawei GR3: Smartphone Murah yang Tidak Sesuai Perkiraan

Reading time:
July 5, 2016

Hasil Foto Kamera Utama

Hasil pemotretan dengan GR5 bisa dikatakan cukup baik. Kami tidak melihat bahwa sensor yang digunakan adalah sensor kelas atas. Akan tetapi pengendalian hasil fotonya cukup bisa diandalkan hingga hasil fotonya masih tergolong baik.

Jika GR5 memiliki sistem autofocus yang terasa sangat sigap, GR3 menyuguhkan hal serupa, meski tidak sama baiknya. Dalam kondisi pencahayaan buruk, GR3 mampu memfokus dengan mudah dan akurat, meski tidak secepat GR5. Hal ini kemungkinan merupakan efek dari bukaan yang lebih kecil pada GR3 (f/2.2).

GR3-outdoor (2)
Foto outdoor: AF cukup akurat

 

GR3-outdoor (1)
Foto outdoor: detail cukup melimpah dalam kondisi pencahayaan cukup
GR3-indoor (2)
Indoor: Cukup baik, tapi detail mulai berkurang

 

GR3-indoor (1)
Foto Indoor: Meski pencahayaan cukup merata, tapi foto di dalam ruangan memang kurang dapat dikendalikan dengan baik oleh GR3.

 

Hasil foto kamera selfie

Meski di atas kertas kamera GR3 ini sama dengan GR5, kami menemukan bahwa hasil foto kamera selfie-nya berbeda. GR3 menghasilkan gambar yang tidak sebaik GR5. Meski demikian, kami masih pernah melihat kamera selfie 5 megapixel lain yang lebih buruk dalam menjaga detail dibandingkan GR3 ini.

GR3-outdoor-selfie
Selfie outdoor: Warna agak hangat, detail cukup baik. Meski terlihat ada efek lensa yang kurang baik di sana-sini.
GR3-indoor-selfie
Selfie indoor: Sama dengan foto kamera utamanya, pemotretan di dalam ruangan memang bukan keunggulan GR3 ini.

 

Pengujian Baterai

GR3 dijual dengan baterai 2200 mAh. Ya, Anda mungkin langsung tidak tertarik melihat spesifikasi ini. Akan tetapi ternyata hasil pengujian menunjukkan hal yang berbeda. Pada pengujian PCMark, Huawei GR3 dengan baterai hanya 2200 mAh ini mampu mencapai nilai 8 jam lebih. Padahal, rata-rata smartphone dengan baterai 3000 mAh pada rentang harga hingga 3 juta rupiah, hanya bisa mencapai nilai 7 jam. Bahkan, ada yang lebih rendah. Kami angkat topi untuk pencapaian ini. Baru pertama kali kami menemukan sebuah smartphone dengan SoC yang cukup kencang dan baterai kecil mampu mencapai nilai pengujian baterai yang tinggi.

Screenshot_2016-06-13-20-48-45 PCMark-Batt
Load Comments

Reviews

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 24, 2026 - 0

Review OPPO Reno15 Pro Max 5G: OPPO Reno Series Pengalaman Pakainya Mirip Flagship

Spesifikasi SoC: Dimensity 8450 Ini adalah SoC yang sama dengan…
January 23, 2026 - 0

Review HUAWEI nova 14 Pro: Kamera Flagship di Harga Rp 8 Jutaan?!

Fitur Kamera Flagship HUAWEI, sekarang ada di nova! Budget kalian…
January 22, 2026 - 0

Review Redmi Note 15 5G: Smartphone Rp 3 Jutaan Desain Keren, Body Tipis, dan All Rounder dari Redmi!

Spesifikasi Utama SoC: Snapdragon 6 Gen 3. Ini adalah SoC…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Pengalaman Penggunaan Pairing Pairing-nya mudah, cukup menyalakan headphone, lalu sambungkan…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Kesimpulan Secara keseluruhan, Nothing CMF Buds Pro memberikan pengalaman audio…

Wearables

January 27, 2026 - 0

Review Vinko S10-NC: TWS Kualitas Mumpuni, Harganya Kok Cuma Segini?!

Ini Vinko S10-NC, TWS yang saya jamin terjangkau tapi punya…
January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…