Developer Sebut OnePlus 3 Punya Latensi Touchscreen yang Buruk

Layar touchscreen pada smartphone belakangan ini mulai berkembang menjadi capacitive touchscreen menggantikan resistive touchscreen, di mana hal ini pun memberikan perubahan baru terhadap era bagaimana penggunanya berinteraksi dengan smartphone yang dimiliki. Capacitive touchscreen sendiri memberikan perkembangan baru terhadap gesture, tipe game yang berbeda, dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan aplikasi. Walau begitu, tidak semua capacitive touchscreen dibuat secara sama, yang dikeluhkan oleh salah satu developer terhadap perangkat OnePlus 3.
Berdasarkan laporan dari developer arter97, pihaknya mengklaim bahwa latensi touch pada OnePlus 3 merupakan yang terburuk yang pernah ia lihat. “OnePlus 3 punya latensi touch yang sangat buruk pada perangkat Android. Keluwesaan tidak berbanding sama dengan latensi. OnePlus 3 punya hardware yang mulus. Dan mulus di sini artinya GPU bisa secara konsisten menangani ouput 60fps. Latensi merupakan hal yang lain lagi, mengingat latensi itu besar, konten di bawah jari selalu menggikuti jarimu secara perlahan (lebih terlihat lagi ketika kamu melakukan scroll secara perlahan).”
Klaim tersebut juga didukung oleh beberapa user lain dalam forum OnePlus, di mana mereka menemukan permasalahan yang sama. Hal ini, diprediksikan, merupakan isu software atau optimasi karena sekitar seminggu yang lalu, OnePlus baru saja melakukan update untuk OnePlus 3T yang juga melakukan peningkatan terhadap firmware untuk panel touchscreen. Di mana, update ini tidak didapatkan untuk OnePlus 3.
Tidak dijelaskan oleh pihak OnePlus sendiri apakah update tersebut akan hadir di OnePlus 3 atau perangkat OnePlus lainnya, sementara penjualan dan produksi OnePlus 3 sendiri akan berhenti terutama di wilayah Amerika Serikat dan Eropa. Tapi diharapkan, pihak terkait menyadari akan isu touchscreen tersebut dan melakukan update secepatnya.
(source)















