Migrasi Dari 4G ke 5G, Secepat Apa?

Author
Irham
Reading time:
January 25, 2018
Shanedy Ong

Perpindahan penerapan dari suatu teknologi ke teknologi lain, tak dipungkiri membutuhkan waktu yang cukup lama dalam hal adposi dan adaptasi. Melirik ke belakang saat teknologi 3G diperkenalkan, migrasi dari GSM ke 3G penerapannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat diadopsi secara menyeluruh oleh masyarakat di tanah air. Bahkan sampai sekarang pun, masih masih menyisakan masyarakan yang lebih memilih telepon dan sms dengan jaringan GSM ketimbang menggunakan apliaksi pesan singkat dan voice call.

Pun demikian saat migrasi dari 3G ke 4G. Meskipun masyarakat sudah populer akses internet mobile dengan jaringan broadband, namun kendala penerapannya pun mash ada bahkan cukup kompleks. Yang mana kendala ini lebih banyak muncul pada pemain industri komunikasi itu sendiri. Tentu saja, mengubah jaringan 3G ke 4G membutuhkan perubahan terkait regulasi frekuensi dan juga perubahaan infrastruktur. Sampai saat ini pun jaringan 4G LTE hanya bisa dinikmati secara maksimal oleh masyarakat di kota-kota besar.

Lalu muncul pertanyaan bagaimana dengan migrasi 4G ke 5G? Apakah juga memakan waktu yang lama hingga bertahun-tahun?

Menjawab pertanyaan tersebut Shanedy Ong dari Qualcomm memaparkan, bahwa migrasi dari 4G ke 5G kemungkinan besar tidak akan sesulit migrasi dari GSM ke 3G maupun dari 3G ke 4G. Karena infrastruktur teknologi yang saat ini telah diimplementasikan di jaringan 4G bersifat futureproof, yaitu telah dipersiapkan untuk teknologi terbaru yang akan datang termasuk teknologi 5G.

Adapun tantangan yang tentunya tetap dihadapi dalam penerapan 5G akan lebih banyak pada perumusan regulasi. Termasuk dengan penentuan frekuensi jaringan yang akan digunakan ditanah air. Pemerintah disarankan untuk segera mendiskusikan tentang regulasi frekuensi untuk penerapan 5G di waktu mendatang.

Beberapa negara lain yang telah memulai penerapan 5G kebanyakan memilh frekuensi di 3-4GHz. Seperti US, Kanada, Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Jepang, Korea dan Australia. Jika Indonesia memilih jalur frekuensi yang sama, maka idealnya penerapan perangkat teknologi tersebut di terapkan akan lebih mudah. Karena harga device juga akan lebih terjangkau, sebab diproduksi secara massal.

Dengan perangkat yang lebih murah, masyarakat juga akan lebih mudah mengadopsi teknologi baru tersebut. Tentu saja, adopsi teknologi di masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Akan menjadi percuma, bila teknologi tersedia namun masyarakat masih kesulitan menggunakan karena harga perangkat mendukung yang masih tinggi. Sebaliknya, jika masyarakat telah siap dengan perangkat mendukung, teknologi tersebut pasti nantinya akan digunakan.

Tags:

Load Comments

Reviews

July 22, 2026 - 0

Review Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Komplit, Kencang, Tablet Layar Besar dgn Harga Menarik!

Tablet Android layar besar, kencang, paket lengkap dengan stylus dan…
July 18, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Tab Gen 5: Ringkas Tapi Ngebut, Warna Fresh, dgn Fitur Melimpah!

Tablet gaming resmi terkencang saat ini di Indonesia! Lenovo Legion…
July 17, 2026 - 0

Review Moto Razr Fold: Smartphone Foldable Terbaik Motorola 2026

Moto Razr Fold akhirnya resmi masuk Indonesia. Ini adalah smartphone…
July 15, 2026 - 0

HUAWEI Matepad Pro Max: Tablet HUAWEI Tertipis, Tercanggih dan Terbaik Tahun 2026!

Ini adalah HUAWEI Matepad Pro Max, tablet Flagship HUAWEI paling…

Accessories

March 5, 2026 - 0

Update Produk RAPAtech: Aksesoris Keren! Power Bank Wireless Kencang & Charger dengan Kabel Rollable

Cari charger dan power bank yang mumpuni, aman, kualitasnya terjaga,…
February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…

Wearables

July 14, 2026 - 0

Review OPPO Enco Clip2: Modern, Nyaman Dipakai, dgn Suara Berkelas

Ini TWS Open Ear yang Berkelas! Menggunakan Flagship Dual-Drive Acoustic…
June 16, 2026 - 0

Review ADVAN Ultra Watch: Smartwatch ADVAN Paling Canggih dengan Fitur Outdoor Melimpah!

Ini adalah ADVAN Ultra, smartwatch dengan kasta tertinggi dari ADVAN.…
May 28, 2026 - 0

Review Haylou Solar Ultra: Smartwatch Keren, Bisa Telepon, Layarnya Terang!

Ini adalah Haylou Solar Ultra, smartwatch Haylou dengan kasta tertinggi…
May 13, 2026 - 0

Review Shokz OpenFit Pro: TWS Open Ear Terbaik dengan Noise Reduction dan Suara Premium!

TWS Open Ear ini punya Open-Ear Noise Reduction! Unik banget!…