Review Smartphone Android: Vivo V9 (Snapdragon 660, RAM 6 GB)
Kamera
Dengan tidak adanya perbedaan sensor maupun resolusi pada kamera utamanya yang berkamera ganda 13 MP + 2 MP, maka hasil foto dari Vivo V9 edisi baru ini tidak akan memiliki perbedaan yang sangat signifikan juga. Bekal kamera ganda ini memungkinkan pengguna untuk bisa bermain-main dengan efek bokeh atau depth of field, terutama karena software bawaan perangkat telah membenamkan mode portrait untuk memungkinkan hal tersebut. Dan tidak ketinggalan juga, Vivo turut memberikan beragam jenis mode atau fitur seperti mode Professional (Manual), AI, Selfie, Slow Motion, HDR, dan lain sebagainya.
Sementara yang berbeda dari Vivo V9 kali ini adalah besarnya resolusi kamera depan yang sebelumnya sebesar 24 MP, kini menjadi 12 MP. Apakah ini artinya hasil foto selfie akan lebih buruk? Sama sekali tidak. Hasil foto selfie yang dihasilkan tetap terlihat tajam dengan masih mampu mengambil beberapa detil kecil seperti misalnya helai rambut, serta telah dilengkapi dengan fitur HDR sehingga foto backlight akan terlihat lebih natural karenanya. Hanya saja, mengingat kamera depannya tidak memiliki dua buah sensor seperti kamera belakangnya, maka efek bokeh akan tergantung kepada kepintaran software dalam membuat efek depth of field, dan terkadang di beberapa situasi foto, hasil efek bokeh akan terlihat sedikit berlebihan atau kurang rapi.
Baterai
Besar baterai yang dimiliki oleh Vivo V9 edisi Snapdragon 660 dan RAM 6 GB ini tidak berbeda dengan seri Vivo V9 sebelumnya, keduanya sama- sama memiliki besar baterai 3260mAh yang membuat keduanya diharapkan memiliki daya tahan baterai yang lebih baik. Mengingat Snapdragon 660 juga memiliki arsitektur 14nm, secara teknis manajemen baterai pada smartphone ini akan lebih hemat ketika digunakan. Untuk menguji hal tersebut, maka kami pun melakukan pengujian berupa tes browsing dan tes video.

Protokol pengujian baru kami: tes browsing, dilakukan dengan membangun setup server secara lokal untuk melakukan pengujian browsing pada beberapa smartphone yang digunakan sebagai perbandingan. Smartphone melakukan browsing dengan pergantian halaman setiap 10 detik nonstop. Sama seperti pengujian looping video, perangkat diatur dengan menggunakan Airplane mode, Wi-Fi aktif, serta kecerahan layar non-otomatis dengan slider di tengah. Dalam hasil tes kali ini, Vivo V9 (6GB) dapat bertahan selama 12 jam 7 menit. Angka ini sedikit lebih kecil dibandingkan dengan Vivo V9 sebelumnya yang bisa bertahan hingga 13 jam 27 menit.

Untuk pengujian berikutnya, kami masih menggunakan pengujian berupa mengukur berapa lama smartphone bisa bertahan ketika memutar video kualitas 720p dalam kondisi berulang (looping) menggunakan aplikasi MXPlayer hingga baterai kosong. Hasilnya, Vivo V9 (6GB) dapat bertahan hingga 12 jam 14 menit.

Baterai yang dimiliki oleh Vivo V9 (6GB) tergolong cukup besar di kapasitas 3260mAh, akan tetapi kami tidak menemukan adanya fitur quick charge atau fast charging untuk pengisian ulang yang lebih cepat pada perangkat ini. Dengan menggunakan kabel bawaan paket, Vivo V9 (6GB) membutuhkan 2 jam 1 menit untuk bisa terisi ulang penuh kembali. Tidak bisa dikatakan sangat lambat, tetapi juga tidak cepat sekali mengingat adapter yang diberikan hanya memiliki output voltase di kisaran 5V/2A.


































