Apa Kabar VR di Smartphone?

Author
Irham
Reading time:
October 9, 2022

Belakangan ini, teknologi VR kembali menjadi tren. Banyak perusahaan teknologi menggarap produk VR Standalone, dan juga berlomba-lomba menghadirkan platform VR mereka masing-masing.metaverse VR

Ini tentunya juga dilatar belakangi oleh konsep metaverse yang baru-baru digaungkan oleh Meta, yang sebelumnya adalah Facebook.  Lewat dunia “Metaverse,” nantinya orang-orang dapat terhubung di dunia digital, namun dapat berinteraksi virtual layaknya sedang bertemu di dunia nyata. 

Ide soal Metaverse ini, juga diharapkan bisa menggantikan aktivitas sosial media, yang sekarang ini masih menjadi tren komunikasi orang-orang.

Nah, bersamaan dengan konsep Metaverse ini, headset VR maupun AR bakal menjadi alat pendukung utama di ekosistem digital yang baru tersebut. Dengan headset virtual ini, orang-orang nantinya Ini akan memberikan pengalaman baru dalam berinteraksi secara digital.

VR di Smartphone: Sempat Populer

Tapi sebelum VR diasosiasikan sebagai perangkat pendukung untuk ekosistem metaverse, sebenarnya belum lama juga perangkat VR sempat populer, bahkan pada perangkat mobile.

Beberapa produsen mengembangkan teknologi VR menggunakan perangkat smartphone, yang dipasangkan pada aksesori VR tambahan.

VR di Smartphone

VR di perangkat smartphone ini, idenya sangat sederhana. Yaitu membagi konten di layar smartphone menjadi dua, dan didekatkan dengan lensa pada perangkat VR, untuk kemudian menampilkan ruang virtual di hadapan pengguna.

tampilan konten VR Smartphone
Tampilan konten VR di Smartphone

Memang tidak cukup canggih untuk menampilkan konten layaknya perangkat VR Standalone seperti misalnya di konsol PS VR. Tapi setidaknya ini cukup untuk kebutuhan sederhana seperti sarana edukasi, simulasi aktifitas kerja, dan sebagainya.

Beberapa perangkat VR smartphone pun dihadirkan, mulai dari yang sangat sederhana, seperti Google cardboard. 

Carboard

Ini hanya berupa kardus, dan ditambahkan dengan lensa di dalamnya. Kemudian pengguna meletakan smartphone mereka di dalam cardboard tersebut lalu jadilah sebuah perangkat VR. Tentunya ini masih sebatas pengalaman VR basic, tapi setidaknya bisa menggambarkan bagaimana sistem kerja VR dengan alat yang cukup sederhana tersebut.

Sampai ada juga yang lebih serius dan cukup populer seperti misalnya Gear VR dari Samsung. Samsung pertama kali merilis Gear VR di tahun 2015, yang bisa kompatibel dengan beberapa perangkat flagship mereka seperti Galaxy S dan Note series.

Google juga punya produk VR Google Daydream, yang juga serupa dengan Gear VR, dan dilengkapi kontroler tambahan.

Kendala VR di Smartphone

Tapi belakangan kemudian tren VR di smartphone malah meredup. Samsung juga bahkan akhirnya menghentikan produk Gear VR di tahun 2018 lalu, meskipun masih mendukung ke beberapa perangkat smartphone flagship mereka, hingga Galaxy Note 9 dan S10 series.

Meski konsep VR di smartphone cukup bagus, tapi juga masih ada kendalanya yang kemudian membuat tren VR di smartphone jadi tenggelam. Salah satunya yaitu soal performa smartphone. 

Pengalaman VR di smartphone menggunakan Samsung Gear VR
Pengalaman VR di smartphone menggunakan Samsung Gear VR

Saat itu, performa Soc di smartphone dianggap masih belum begitu mumpuni untuk kebutuhan VR. Konten VR membutuhkan smartphone dengan performa yang tinggi, untuk menampilkan kualitas grafis yang tinggi agar bisa ditampilkan secara mulus di layar.

Bukan cuma performa SoC, layar smartphone juga masih kurang mumpuni untuk menampilkan pengalaman virtual reality. Resolusi dan refresh rate layar smartphone saat itu masih rendah, dengan rata-rata maksimal masih di 60Hz.

Ini tentunya bikin pengalaman VR di smartphone terasa kurang memuaskan. Tak jarang malah bikin pengguna sakit kepala, bahkan untuk pemakaian yang sebentar.

Selain dari sisi smartphone, dukungan aksesori pendukung terutama untuk kontroler juga sangat minim. Memang, pengguna bisa pakai controller bluetooth untuk VR, tapi pengguna masih ribet lagi dengan kompatibilitasnya. Karena Tidak ada standar yang berlaku untuk memberikan kompatibilitas antara smartphone, aplikasi VR hingga kontroler.

Ini juga menyebabkan minimnya developer aplikasi yang menghadirkan aplikasi/game VR di smartphone secara serius. Jadi sepertinya memang harus membutuhkan kolaborasi dengan produsen hardware itu sendiri, dalam hal ini yaitu vendor smartphone.

Load Comments

Reviews

June 21, 2024 - 0

Review realme GT 6: Smartphone Terbaik realme 2024!

realme GT IS BACK! Dari tahun lalu banyak banget yang…
June 19, 2024 - 0

Huawei MatePad 11.5”S: Tablet Layar Unik dari Huawei

Ini adalah Huawei MatePad 11.5”S, tablet baru dari Huawei yang…
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
June 18, 2024 - 0

Review vivo X Fold3 Pro: Smartphone Foldable Terbaik 2024?

Foldable premium yang tipis dan ringan ini hadir resmi ke…

Accessories

June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…
September 12, 2023 - 0

Review Brica B Steady Pro Ultimate: Pakai Gimbal Smartphone untuk Apa?

Mungkin kamu pernah bertanya, untuk apa sebenarnya gimbal smartphone? Ketika datang…

Wearables

March 26, 2024 - 0

Bose Ultra Open Earbuds Resmi Rilis Indonesia, Berapa Harganya?

Bose secara resmi meluncurkan Bose Ultra Open Earbuds, perangkat true…
March 22, 2024 - 0

Infinix Turut Luncurkan Dua Smartwatch Baru: Watch GT Pro dan Watch 1

Selain meluncurkan lini ponsel Note 40 Series di Indonesia, ternyata…
December 30, 2023 - 0

Review CMF Watch Pro: Smartwatch dengan Layar 1,96 Inci AMOLED dan Desain Unik

CMF Watch Pro dibanderol dengan harga Rp1.149.000. Dengan harga tersebut…
October 3, 2023 - 0

Review Samsung Galaxy Watch6 Classic: Smartwatch Fashionable Tipe Klasik, yang Terbaik!

Samsung Galaxy Watch6 Classic hadir kembali, setelah di seri Watch5…