Huawei Berhasilkan Tingkatkan Efisiensi Kirin 9020 di Pura X
Pastinya kita sudah tahu kalau Huawei sudah cukup lama tidak meluncurkan smartphone dengan teknologi 5G, lantaran lama tertahan akibat sanksi Amerika Serikat. Untuk mengakali pembatasan yang melarang Huawei mengakses chip canggih dari luar negeri, perusahaan ini menggandeng SMIC—produsen chip terbesar di Tiongkok.

SMIC berhasil membuat chip Kirin 9000s menggunakan proses fabrikasi 7nm. Meski teknologi ini tertinggal dibanding TSMC dan Samsung yang sudah mengembangkan chip 2nm, tapi ini tetap jadi perkembangan penting buat Huawei.
Baca Juga: YouTube Music Uji Coba Fitur “Consistent Volume,” Stabilkan Suara Antar Lagu • Jagat Gadget
Namun demikian, Huawei masih sulit untuk beralih dari teknologi 7nm ke litografi berikutnya. Dan kini mereka sedang menguji teknologi alternatif bernama laser-induced discharge plasma (LDP), yang diklaim mampu menghasilkan panjang gelombang serupa dengan EUV.
Peningkatan Kirin 9020 di Huawei Pura X
Huawei juga telah meningkatkan chip mereka, dan salah satu yang menarik perhatian adalah Kirin 9020 yang disematkan pada smartphone lipat inovatif mereka, Pura X. Meski masih dengan nama yang sama seperti chip di Mate 70 Pro, tapi SoC Kirin 9020 di Pura X kabarnya membawa sejumlah peningkatan.
SoC ini disebut 5% lebih hemat daya dan memiliki sistem kemasan chip yang baru, yang membantu meningkatkan efisiensi transmisi data dan pembuangan panas. Hasilnya, kinerja jadi lebih stabil dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Ke depan, Huawei juga tengah menyiapkan seri flagship Pura 80 yang direncanakan rilis awal 2026. Belum jelas apakah seri ini akan membawa SoC baru atau lagi-lagi hanya peningkatan dari SoC Kirin yang sudah ada.















