Review itel CITY 100: Smartphone Rp 1.2 jutann TERBAIK?

Smartphone kelas 1 jutaan dari itel akhirnya muncul lagi nih. Ini adalah itel CITY 100.
- SoC UNISOC T7250
- Sudah pakai Storage UFS
- Baterai sangat awet
- Desain keren
- IP64
- Masih ada fingerprint di samping
- Layar 90 Hz
- Dan yang unik, smartphone ini punya Always on Display
Bisa kami bilang untuk sekarang, ini adalah opsi paling menarik untuk kalian yang cari smartphone dengan budget terbatas di 1 jutaan kecil. Tapi ada satu hal aja sih yang pentiiiing banget untuk kalian perhatikan, bahaya kalau gak hati-hati. Biar lebih jelas simak review kami kali ini ya.
Oke, City 100, ini merupakan lini produk itel terbaru. Sebagian dari kalian mungkin kenalnya itel S23, S25, atau itel P Series, atau mungkin RS4 kemarin. Kami sudah tanyakan ke pihak itel, kenapa ada lini City? City ini lebih ditujukan untuk penamaan baru aja, soalnya kalau dari yang sebelum-sebelumnya cenderung mirip seperti nama smartphone dari brand lain kan. Dan untuk kelasnya sendiri tetap sangat terjangkau di kelas 1 jutaan. Karakteristik CITY disebut itel sebagai smartphone yang Fun, Slim, dan Practical.
Hebatnya di debut pertamanya aja, ternyata banyak sekali kejutan di sini, kita mulai dari paket penjualannya dulu.
Paket Penjualan

- Unit dengan screen protector yang sudah terpasang.
- Charger 18 W
- Kabel USB-A to C
- Hard Case dengan ring mag safe
- SIM ejector
- Kartu Ucapan
- Dokumen

Selain itu untuk 3000 pembeli pertama akan mendapatkan sebuah speaker bluetooth, yang bisa ditempel ke case magsafe nya tadi. Lumayan bermanfaat ya, karena jika dibandingkan dengan speaker bawaan, jelas suaranya lebih lantang dan bass nya juga lebih terasa di speaker bluetoothnya ini.
Desain

Bagi kami desainnya termasuk yang cakep, dari sisi belakang sama sekali tidak kelihatan murahan. Frame dan back cover dari polikarbonat. Saat pertama pegang kami malah mengira ini kaca, karena back covernya ini terasa cukup solid. Mungkin yang akan kalian protes dari sisi layar aja yang masih pakai desain notch. Tapi mengingat ini kelas 1 juta kecil, menurut kami ini bukan hal yang perlu diprotes.
Untuk varian warna ada Ungu seperti unit kami ini, tapi kalau dirasa terlalu cantik atau kayak buat cewek banget, ada opsi warna satu lagi yang Titanium, yang ini lebih polos.
Dimensi:

- Tinggi 167.69 mm
- Lebar 77.47 mm
- Tebal: 7.65 mm
Berat: kisaran 185 gram


Saat digenggam memang terasa ringan, Smartphone ini juga sudah memiliki rating IP64, artinya sudah tahan debu dan tahan cipratan air tipis-tipis. Kalau kehujanan dikit masih aman, tapi yang jelas tidak untuk direndam atau dibawa berenang.
Sisi-Sisi Smartphone



Sisi Kanan: Tombol power sekaligus fingerprint scanner dan tombol volume up/down.
Sisi Atas: Kosong
Sisi Kiri: Ada SIM Tray Triple Slot, bisa Dual SIM dan pasang satu MicroSD sekaligus.
Sisi Bawah: Ada headphone jack 3,5mm, microphone, Port USB-C, dan juga grill Speaker.
Speakernya ini mono dengan kualitas yang sesuai harga aja, masih wajar kalau kelas segini speakernya belum stereo.
Sisi Depan:

- Layar 6.75 Inci
- Panel IPS, ini info yang kami dapat dari pihak itel.
- Yang unik Always on Display juga tersedia, tapi belum benar-benar always, cuma sekitar 10 detik bakal mati AoD nya.
- IPS tapi punya AoD? Memang bisa?
Namanya fitur software, bisa-bisa aja kok. Tapi jujur di awal kami sempat bingung, karena hitamnya itu pekat sekali saat AoD aktif, layar sekitarnya tetap terlihat hitam solid. Apa jangan-jangan layarnya OLED? Tapi harga 1,2 juta, pihak itel juga tidak mengklaim ini OLED.
- Karena penasaran kami coba tes sendiri dan ternyata contrast ratio nya masih di 2700an banding 1, dengan nilai area hitamnya atau black luminance ada di 0,15 alias belum Infinity.
- Hasil tes ini mengindikasikan kalau layarnya masih IPS.
Tapi ini terhitung IPS yang cukup berkualitas.
- Oke kita lanjut dulu, untuk resolusinya sendiri HD+, 720 x 1600 piksel
- Refresh Rate up to 90Hz, Adaptive dari 60-90 Hz.
- Pengalaman scrolling, geser-geser menu, memang terasa licin dan mulus.
- Brightness diklaim bisa sampai 700 nits di mode HBM
Saat kami coba tes penggunaan indoor, brightness yang dihasilkan ada di kisaran 530an nits. Kemudian saat kami aktifkan fitur HBM angka nya naik menjadi 650an nits, terbilang sudah sangat terang dan mendekati klaimnya. Memang untuk outdoor siang terik belum yang super jelas, itu biasanya butuh 1000 nits lebih. Tapi lagi-lagi INGAT HARGA ya!
- Color Gamut
Untuk tes color gamut kita tes apa adanya saja karena di sini belum ada setting warna layar. Color Gamut Coverage 97,2% sRGB dan Volume di 114,8% sRGB, sedikit melebihi 100% sRGB. Untuk editing foto tipis-tipis masih cocok lah.
Belum ada info klaim menengai touch sampling rate. Tapi sudah kami uji di berbagai kondisi, hasilnya tidak terasa ada delay yang mengganggu pas ngetik, scrolling-scrolling, masih cukup responsif layar nya. Tapi kalau untuk game beda cerita, cukup terasa delay nya, tapi ya masih kami maklumi, yang penting penggunaan lainnya masih aman.
Untuk layar sentuhnya ini juga sudah support sampai 5 jari sekaligus, belum 10 jari, tapi harusnya mayoritas pengguna harusnya gak akan terlalu terganggu karena hal ini.

Untuk bezel layar memang bukan yang super tipis, tapi ini bukan hal yang perlu diprotes, masih ada kok smartphone kisaran 3 sampai 4 juta yang punya desain seperti ini. Bahkan kelebihan yang jarang dimiliki smartphone di kelas segini adalah komponen layarnya ini sudah rata sejajar dengan framenya. Biasanya smartphone terjangkau masih pakai panel layar yang menonjol, yang membuatnya jadi ekstra tebal, tapi kalau di sini sudah rata dan membuatnya jadi terasa smartphone-smartphone kelas menengah.
Kamera

Lanjut kita ke atas layarnya, terdapat earpiece untuk nelpon, dan Kamera Selfie 8MP Fixed Focus
- Video Recording up to 1080p 30 FPS.
Ada juga LED Flash untuk selfie di bezel atas layarnya ini, bisa berguna sebagai notifikasi, dan untuk foto atau video di low light juga lumayan membantu.
Sisi Belakang

Ada modul kamera, terlihat ada tiga tapi yang kamera fungsional hanya satu, yang paling atas.
Ini adalah kamera utama 13MP dengan perekaman video hingga 1080p 30 FPS. Sedangkan di bawahnya terlihat seperti kamera tapi ternyata itu adalah Infrared Blaster.
Kami juga sudah coba jadikan remote AC dan memang bisa bekerja. Sedangkan yang paling bawah, itu pajangan aja, kami sudah tes ini bukan kamera makro dan juga bukan depth sensor, kami tutup juga gak berpengaruh apa-apa.
- Fitur ekstra kameranya masih ada beberapa seperti dual video, slow motion, pro mode, documents, night mode dan portrait mode juga ada di sini.
















