Nova Launcher Terancam Dihentikan Setelah Satu-Satunya Developer Pergi
Nasib Nova Launcher kini berada di ujung tanduk. Ini karena sang founder dan satu-satunya pengembang launcher itu memutuskan untuk pergi. Dengan perginya satu-satunya developer tersebut, maka kemungkinan besar pengembangan Nova akan terhenti.
Hal ini disampaikan langsung oleh penemu dan pengembang pertama Nova Launcher, Kevin Barry. Disampaikan kalau ia tidak lagi terlibat dalam pengembangan launcher itu. Barry menyebut kalau ia diminta oleh Branch Metrics, selaku perusahaan yang mengakuisisi Nova, untuk berhenti mengembangkan launcher itu.
Baca Juga: Ini Dia 4 Fitur Baru Android Paling Asyik yang Bakal Hadir
Sebagai informasi, Nova Launcher telah diakuisisi oleh Branch Metrics pada tahun 2022. Setelah dua tahun akuisisi, Branch memecat hampir 100 orang termasuk karyawan yang bekerja untuk Nova. Kini setelah Kevin Barry pergi, kemungkinan besar pengembangan Nova akan berhenti.
Banyak yang Bereaksi Atas Kepergian Satu-satunya Pengembang Nova Launcher
Dengan perginya Kevin Barry dari Nova dan dihentikannya pengembangan launcher itu, banyak pengguna yang bereaksi atas kabar ini. Beberapa pengguna telah memberi apresiasi dan penghormatan kepada launcher ini. Bahkan ada yang menyebut kalau Nova merupakan launcher legendaris.
Untuk saat ini, Nova masih bisa diunduh di Play Store dan bisa dipakai seperti biasanya. Namun karena satu-satunya developer launcher itu telah pergi dan pengembangannya telah berhenti, maka dapat dipastikan pengguna tidak akan mendapatkan update. Selain itu, akan ditemukan beberapa kendala di launcher itu seiring dengan perkembangan dan update Android.
Dengan pengembangan Nova Launcher yang kemungkinan besar terhenti, pengguna disarankan untuk beralih ke launcher pihak ketiga lain seperti Lawnchair, Niagara, atau launcher lainnya. Bagaimana menurut kalian, apakah masih menggunakan launcher pihak ketiga atau sudah cukup nyaman dengan UI bawaan smartphone?














