Nova Launcher Terancam Dihentikan Setelah Satu-Satunya Developer Pergi

Reading time:
September 9, 2025

Nasib Nova Launcher kini berada di ujung tanduk. Ini karena sang founder dan satu-satunya pengembang launcher itu memutuskan untuk pergi. Dengan perginya satu-satunya developer tersebut, maka kemungkinan besar pengembangan Nova akan terhenti.

Nova Launcher

Hal ini disampaikan langsung oleh penemu dan pengembang pertama Nova Launcher, Kevin Barry. Disampaikan kalau ia tidak lagi terlibat dalam pengembangan launcher itu. Barry menyebut kalau ia diminta oleh Branch Metrics, selaku perusahaan yang mengakuisisi Nova, untuk berhenti mengembangkan launcher itu.

Baca Juga: Ini Dia 4 Fitur Baru Android Paling Asyik yang Bakal Hadir

Sebagai informasi, Nova Launcher telah diakuisisi oleh Branch Metrics pada tahun 2022. Setelah dua tahun akuisisi, Branch memecat hampir 100 orang termasuk karyawan yang bekerja untuk Nova. Kini setelah Kevin Barry pergi, kemungkinan besar pengembangan Nova akan berhenti.

Banyak yang Bereaksi Atas Kepergian Satu-satunya Pengembang Nova Launcher

Dengan perginya Kevin Barry dari Nova dan dihentikannya pengembangan launcher itu, banyak pengguna yang bereaksi atas kabar ini. Beberapa pengguna telah memberi apresiasi dan penghormatan kepada launcher ini. Bahkan ada yang menyebut kalau Nova merupakan launcher legendaris.

Untuk saat ini, Nova masih bisa diunduh di Play Store dan bisa dipakai seperti biasanya. Namun karena satu-satunya developer launcher itu telah pergi dan pengembangannya telah berhenti, maka dapat dipastikan pengguna tidak akan mendapatkan update. Selain itu, akan ditemukan beberapa kendala di launcher itu seiring dengan perkembangan dan update Android.

Dengan pengembangan Nova Launcher yang kemungkinan besar terhenti, pengguna disarankan untuk beralih ke launcher pihak ketiga lain seperti Lawnchair, Niagara, atau launcher lainnya. Bagaimana menurut kalian, apakah masih menggunakan launcher pihak ketiga atau sudah cukup nyaman dengan UI bawaan smartphone?

Sumber: 1 | 2

Load Comments

Reviews

January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…
January 7, 2026 - 0

Review ADVAN Macha: Smartphone 5G yang Tipis dan Bikin Kaget?

ADVAN Macha! Ini smartphone kedua yang dihadirkan ADVAN di tahun…
December 23, 2025 - 0

Review OPPO A6x: Smartphone OPPO Rp 1 Jutaan Ternyata Bisa Begini!

Sejak channel ini berdiri, ini pertama kalinya kami membuat video…
December 22, 2025 - 0

Review Huawei MatePad 12X (2026): Tablet Huawei Yang Layarnya Makin Spesial!

Ini adalah Huawei MatePad 12 X Edisi 2026, tablet baru…

Accessories

February 21, 2025 - 0

Review Baseus Bowie MC1: OWS Tampilan Unik Dengan Harga Terjangkau!

Ini adalah Baseus Bowie MC1, OWS atau Open Wearable Stereo …
June 18, 2024 - 0

Review Kiip TH90: Wireless Headphone Over-Ear Rp 300 ribuan, Suara Makin Lama Makin Bagus

Mencari headphone berkualitas dengan harga terjangkau sering kali menantang, tapi…
April 23, 2024 - 0

Dua Speaker Bluetooth Tahan Air Xiaomi Terindikasi Akan Masuk Indonesia

Beberapa waktu lalu Xiaomi memperkenalkan dua speaker Bluetooth untuk keperluan…
December 27, 2023 - 0

Review CMF Buds Pro: Rp 700 Ribuan, Suara Jernih dan Punya Tiga Mode ANC

Nothing memasarkan produk baru lewat sub-brand baru mereka yaitu CMF,…

Wearables

January 9, 2026 - 0

Review Huawei FreeClip 2: OWS Premium, Nyaman Dipakai, Audio Mumpuni, Naik Kelas!

Ini Huawei FreeClip 2! Secara umum desain buds-nya mungkin mirip…
November 25, 2025 - 0

Review Soundcore R60i NC: Kemampuan Berkelas Harga Terjangkau!

TWS murah terbaru dari Soundcore, R60i NC! Harga launching-nya cuma…