Samsung Galaxy XR Rilis, Headset XR Terbaru dengan OS Android
Samsung baru saja merilis Galaxy XR, headset Extended Reality terbaru dengan OS Android. Headset ini adalah bentuk kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm.

Samsung Galaxy XR pakai layar micro-OLED beresolusi 3552 x 3840 piksel. Layar itu disebut punya total resolusi 27 megapiksel. Layar tersebut punya cakupan 109° secara horizontal dan 100° secara vertikal.
Galaxy XR disebut punya bobot 545 gram termasuk bantalan di bagian dahi. Bobot tersebut tidak termasuk pelindung cahaya atau pengatur ukuran bantalan. Samsung menyebut kalau frame headset itu telah didesain untuk mendistribusikan tekanan di dahi dan bagian belakang kepala agar lebih nyaman dipakai.
Baca Juga: Aplikasi Android untuk Samsung Galaxy XR Mulai Bermunculan Jelang Perilisan
Lalu terdapat pula baterai eksternal dengan bobot 302 gram. Baterai yang terpisah dari perangkat utama disebut akan mengurangi beban pada kepala dan leher. Untuk ketahanan baterainya sendiri, Samsung Galaxy XR diklaim bisa tahan 2.5 jam untuk menonton video YouTube.
Samsung Galaxy XR Pakai SoC Snapdragon XR2+ Gen 2
Untuk spesifikasi, Samsung Galaxy XR pakai SoC Snapdragon XR2+Gen 2. Chipset ini diklaim punya CPU 15% lebih ngebut serta GPU 15% persen lebih cepat dari XR2 Gen 2. SoC ini dipadukan dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 256 GB.
Samsung Galaxy XR memiliki dua kamera yang dapat digunakan untuk melihat dunia luar saat memakai headset tersebut. Kamera itu juga dapat digunakan untuk foto maupun video secara 3D. Keduanya pakai resolusi 6.5 MP dengan bukaan f/2.0.
Lalu terdapat 6 kamera yang dipakai untuk tracking posisi tanpa perlu perangkat eksternal tambahan. Kamera tersebut juga dipakai untuk tracking tangan sebagai metode input utama ke headset. Terdapat pula beberapa sensor seperti depth sensor, akselerometer, gyroscope, dan flicker sensor untuk pengalaman penggunaan yang lebih baik.
Untuk saat ini, Samsung Galaxy XR masih dijual di negara tertentu dengan harga USD 1.800, atau hampir Rp 30 jutaan. Kira-kira apakah headset ini akan masuk resmi ke Indonesia?
















