Oura Gugat Empat Brand Cincin Pintar Termasuk Samsung
Gugat menggugat Oura kembali diramaikan. Setelah sebelumnya sukses menang atas Ultrahuman dan Ringconn, kini Oura melayangkan gugatan kepada empat brand cincin pintar lainnya termasuk Samsung. Tuduhannya pun sama yakni perusahaan-perusahaan tadi telah melanggar sejumlah hak paten milik Oura.

Oura menganggap bahwa penempatan komponen elektronik seperti baterai, sensor dan FPCB di antara lapisan cincin bagian dalam dan luar adalah bagian dari inovasi yang sudah mereka patenkan. Samsung, Zepp Helath, Reebok dan Nexxbase dianggap telah memakai pendkeatan serupa tanpa izin resmi dari mereka.
Namun, tuduhan itu sendiri cukup kontroversial. Sejumlah brand terutama Samsung yang lebih vokal menilai bahwa tata letak komponen semacam itu adalah hal yang tidak terhindarkan karena bentuk cincin yang melengkung. Namun, Oura tampak cukup pede karena sebelumnya sukses menang dalam kasus serupa.
Brand cincin pintar minor seperti Ringcon, Circular dan Omate menerima kesepakatan lisensi sementara Ultrahuman dilaporkan bakal melawan balik dan kini tengah mengajukan banding. Kemenangan Oura sendiri berarti brand harus membayar royalti atau jika tidak penjualannya bakal dihentikan, setidaknya di wilayah AS.
Samsung Sudah Prediksi Gugatan Oura
Menarik ke belakang pada Mei 2024 lalu, sebelum Galaxy Ring benar-benar rilis di pasar pada bulan Juli, Samsung sempat mengajukan gugatan preemptif terhadap Oura untuk mencegah tuduhan pelanggaran karena alasan di atas. Namun, gugatan tersebut berujung ditolak oleh pengadilan di San Fransisco, AS.
Oura sendiri harus diakui merupakan brand yang sukses mempopulerkan smart ring di pasar global. Namun, Samsung menyebut bahwa paten Oura terlalu luas karena mencakup hal umum seperti penempatan sensor dan komponen elektronik. Apakah Samsung dkk. juga akan berakhir sama seperti kasus sebelumnya?
















